Amerika Desak PBB Sanksi Rusia dan Tiongkok Terkait Korea Utara

EpochTimesId – Amerika Serikat akan mengajukan permintaan kepada PBB untuk memberikan sanksi hukuman kepada Tiongkok dan Rusia, akhir pekan ini. Permintaan itu akan disampaikan karena dua negara melanggar sanksi internasional terhadap Pyongyang.
Kedua negara tersebut diyakini telah menjual produk minyak murni kepada Korea Utara.
‘Wall Street Journal’ pada 12 Juli 2018 memberitakan, sesuai dengan isi dari pengarahan intelijen yang disiapkan untuk Komite Sanksi Korea Utara, bahwa perusahaan-perusahaan dari Tiongkok dan Rusia terus membantu Korea Utara mengimpor produk minyak.

Bahkan, jumlahnya melebihi batas yang ditetapkan oleh PBB. Mereka juga menggunakan kapal tanker minyak yang terkena sanksi PBB.

Amerika Serikat dan PBB berharap melalui sanksi, dapat membujuk Pyongyang untuk menghentikan program senjata nuklirnya. Sanksi akan membantu Amerika Serikat dan Korea Utara bernegosiasi untuk mencapai denuklirisasi penuh Semenanjung Korea.

Namun, tindakan yang dilakukan oleh Tiongkok dan Rusia tersebut telah merusak upaya Amerika Serikat. Pejabat kedutaan Tiongkok dan Rusia di Washington DC belum menanggapi permintaan komentar dari The Wall Street Journal.

Tiongkok dan Rusia memprovokasi Korea Utara menentang Amerika Serikat
Sumber itu mengatakan bahwa Amerika Serikat mendesak Komite Sanksi PBB untuk mengeluarkan perintah khusus kepada semua negara anggota PBB. Terutama Tiongkok dan Rusia, untuk segera menghentikan pemasokan semua produk minyak yang dimurnikan ke Korea Utara. Akan tetapi ini mungkin tidak ditanggapi secara serius oleh Beijing dan Moskow.

Ketika Menlu AS Mike Pompeo mengunjungi Pyongyang, Korea Utara tiba-tiba menunjukkan sikap yang tidak bersahabat lagi kepada AS untuk melanjutkan pembicaraan isu program denuklirisasi. Selanjutnya, Trump menuduh Tiongkok merusak perundingan antara Amerika Serikat dengan Korea Utara.

Trump pada 9 Juli 2018 mengirim pesan melalui Twitter yang berbunyi, “Saya yakin bahwa Kim Jong-un akan menghormati kesepakatan yang telah kita tandatangani. Tetapi yang lebih penting, jabatan tangan kita (komitmen pendahuluan), kita sepakat untuk mencapai denuklirisasi Korea Utara; Di sisi lain, karena sikap kami terhadap perdagangan Tiongkok, Tiongkok (PKT) mungkin dapat memberikan tekanan negatif kepada kesepakatan (denuklirisasi), mudah-mudahan saja tidak (demikian)!”

Meskipun Amerika Serikat pernah memuji Tiongkok karena membantu memberi sanksi kepada Korea Utara, tetapi para pejabat AS mengatakan bahwa otoritas Beijing baru-baru ini telah melonggarkan pemberlakuan sanksi. Para pejabat AS mengatakan bahwa Partai komunis Tiongkok khawatir bila hubungan antara Washington dengan Pyongyang berubah hangat. Kondisi yang akan merugikan posisi Beijing dalam perundingan nuklir dan dapat melemahkan keuntungan strategis dari PKT di wilayah tersebut.

Pada saat yang sama, pejabat AS dan PBB juga menuduh perusahaan dan pribadi Rusia yang terus menghasut Korea Utara untuk menentang Amerika Serikat.

Deskripsi Intelijen AS menunjuk Tiongkok dan Rusia
Secara umum laporan intelijen yang disiapkan oleh Komite Sanksi PBB untuk mengawasi sanksi Korea Utara mencatat sejumlah besar informasi tentang kargo yang keluar masuk Korea Utara, termasuk rincian tanggal, jenis kargo, kapal tanker dan pengangkut.

Deskripsi tersebut secara khusus menunjuk Tiongkok (PKT) dan Rusia, termasuk memberikan bukti berupa foto-foto berresolusi tinggi dari tanker yang tertangkap kamera dalam beberapa kasus.

Badan-badan intelijen Barat sebelumnya telah menemukan bahwa kapal-kapal yang terkena sanksi tidak menghiraukan keputusan Dewan Keamanan PBB dan AS. Bahkan melibatkan kapal-kapal Tiongkok dalam kasus-kasus yang jelas melanggar sanksi.

Produk minyak bumi dari Tiongkok dan Rusia merupakan produk yang sangat dibutuhkan bagi Korea Utara untuk kelangsungan perputaran roda ekonomi dan kehidupan tentara nasionalnya.

Konten dalam deskripsi intelijen tersebut menyebutkan, “Hal itu harus segera dihentikan, karena Amerika Serikat percaya bahwa Korea Utara telah melanggar batas atas sanksi PBB.”

Pada akhir bulan lalu, Pompeo memperingatkan Beijing untuk lebih serius dalam melaksanakan sanksi PBB kepada Korea Utara. Karena sanksi berperan sebagai bagian penting dari mendesak negara tersebut menyingkirkan senjata pemusnah massal.

Pompeo saat mengikuti sidang dengar pendapat di senat AS mengatakan bahwa, dia melihat Beijing menyikapi sanksi terhadap Korea Utara dengan rasa santai. Tiongkok adalah negara tetangga dan mitra dagang utama Korea Utara.

“Kami telah mengamati bahwa otoritas Beijing tidak lagi bertindak seketat 6 hingga 12 bulan yang lalu dalam mengontrol daerah perbatasannya dengan Korea Utara,” kata Pompeo. (Xia Yu/ET/Sinatra/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

RI Kuasai Saham PT Freeport 51 Persen dari Semula 9,36 Persen

Epochtimes.id- Holding Industri Pertambangan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), atau INALUM, Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatangan Pokok-Pokok Perjanjian (Head of Agreement) terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PT Freeport Indonesia (PTFI) ke INALUM.

Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.

Penandatanganan Pokok-Pokok Kesepakatan Divestasi Saham PT. Freeport Indonesia antara PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) dan Freeport-McMoran Inc digelar di Aula Djuanda Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Kamis (12/07/2018).

Pokok-pokok perjanjian ini selaras dengan kesepakatan pada tanggal 12 Januari 2018 antara Pemerintah Indonesia, Pemerintah Provinsi Papua, dan Pemerintah Kabupaten Mimika, dimana pemerintah daerah akan mendapatkan saham sebesar 10% dari kepemilikan saham PTFI.

Dalam perjanjian tersebut, INALUM akan mengeluarkan dana sebesar US$3,85 miliar untuk membeli hak partisipasi Rio Tinto di PTFI dan 100% saham FCX di PT Indocopper Investama, yang memiliki 9,36% saham di PTFI. Para pihak akan menyelesaikan perjanjian jual beli ini sebelum akhir tahun 2018.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan “Pemerintah berkomitmen untuk menjaga iklim investasi yang kondusif untuk memberikan kepastian kepada investor yang berinvestasi di Indonesia.”

“Dengan ditandatanganinya Pokok-Pokok Perjanjian ini, kerjasama FCX dan INALUM diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan nilai tambah industri ekstraktif ke depan serta memberi nilai kemakmuran bagi masyarakat Indonesia,” katanya dalam rilis Kementerian Keuangan RI.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan bahwa BUMN memiliki kepedulian, komitmen dan dedikasi yang tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Menurut dia, sejalan dengan fungsi BUMN sebagai agen pembangunan, BUMN akan menjadi ujung tombak proses hilirisasi industri pertambangan Indonesia guna memberi nilai tambah maksimal bagi masyarakat, termasuk menjalankan usaha pertambangan secara profesional dan bertanggungjawab berlandaskan prinsip good corporate governance.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan ditandatanganinya perjanjian ini maka keseluruhan kesepakatan dengan FCX yang meliputi divestasi 51% saham, perubahan dari Kontrak Karya menjadi IUPK, telah dapat diselesaikan, termasuk komitmen pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian. Oleh sebab itu PTFI mendapatkan perpanjangan IUPK Operasi Produksi maksimal 2X10 tahun.

“Kami harapkan nilai tambah komoditi tembaga dapat terus ditingkatkan melalui pembangunan pabrik peleburan tembaga berkapasitas 2-2,6 juta ton per tahun dalam waktu 5 tahun,” ujar Jonan.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya menambahkan “Melalui penguasaan saham mayoritas PTFI oleh INALUM, Pemerintah mengharapkan kualitas terhadap pengelolaan lingkungan di area tambang PTFI terus ditingkatkan. Kami meyakini bahwa PTFI sebagai salah satu pengelola tambang terbesar di dunia, akan mampu menjaga aspek keberlanjutan dari lingkungan terdampak area tambang.”

Berdasarkan laporan keuangan 2017 yang telah diaudit, PTFI membukukan pendapatan sebesar US$ 4,44 miliar, naik dari US$ 3,29 miliar di tahun 2016. Perusahaan juga membukukan laba bersih sebesar US$ 1,28 miliar, naik dari US$ 579 juta.

PTFI memiliki cadangan terbukti (proven) dan cadangan terkira (probable) untuk tembaga sebesar 38,8 miliar pound, emas sebesar 33,9 juta toz (troy ounce) dan perak sebesar 153,1 juta toz.

Sementara itu pada tahun 2017 INALUM membukukan pendapatan sebesar US$ 3,5 miliar dengan laba bersih konsolidasi mencapai US$ 508 juta. Holding Industri Pertambangan INALUM juga tercatat memiliki sumber daya dan cadangan nikel sebesar 739 juta ton, bauksit 613 juta ton, timah 1,1 juta ton, batubara 11,5 miliar ton, mas 1,6 juta toz dan Perak sebesar 16,2 juta toz. (asr)

Melalui Perbaiki NATO, Trump Ingin Blokir Pengaruh PKT dan Perkuat Hankamnas

oleh Tang Hao

“Perlu saya jelaskan di sini, karena saya pikir itu sangat tidak adil bagi negara kami, sangat tidak adil bagi para pembayar pajak di negara kami,” kata Presiden Trump menyampaikan ucapan tersebut saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg.

Dalam beberapa hari terakhir, Trump sering mengekspresikan rasa tidakpuasnya terhadap 28 negara sekutu NATO, dan mengimbau mereka untuk merealisasikan janji untuk menyisihkan 2 % dari output ekonomi negaranya untuk menunjang biaya operasi NATO, meninggalkan keinginan untuk mengambil keuntungan dari AS.

Menurut statistik, output ekonomi AS tahun lalu hanya 51,1% dari output ekonomi semua negara anggota NATO, tetapi pengeluaran NATO tahun lalu, 71,7% dibiayai oleh AS. Rasionya sangat tidak seimbang.

Bahkan, sejak Dwight Eisenhower, banyak presiden AS telah mengkritik negara anggota karena NATO kekurangan dana operasi, tetapi tanpa solusi. Hari ini, Trump mungkin adalah orang pertama yang membalikkan keadaan kurang menggembirakan tersebut.

Sejak menjabat presiden tahun lalu, Trump telah meminta negara-negara NATO untuk memikul lebih banyak beban biaya operasi NATO. Tahun lalu, belanja NATO juga meningkat sebesar 40 miliar dolar AS. Daya tarik dan pengaruh Trump cukung ampuh.

Namun, mendesak negara sekutu NATO untuk meningkatkan pengeluaran dan berbagi biaya membela kepentingan Eropa belum tentu dijadikan tujuan utama Trump menghadiri KTT NATO.

Pertama, mewujudkan perdagangan yang adil dan memperkuat keamanan ekonomi

Mencapai perdagangan yang adil dan memperkuat keamanan ekonomi AS seharusnya menjadi tujuan utama yang ingin dicapai Presiden Trump.

Trump yang selama ini berkecimpung dalam dunia bisnis, memiliki kemampuan tinggi  dalam bernegosiasi perdagangan yang rumit, Ia bahkan mampu menggapai beberapa keuntungan melalui satu kali negosiasi. Siasatnya yang sering ia gunakan dalam bernegosiasi adalah apa yang ia tekankan pada awal pembicaraan belum tentu benar-benar yang ia inginkan.

Dari berita yang ia sampaikan di Twitter ataupun ucapannya yang berkaitan dengan NATO dapat kita ketahui bahwa, ia mengedepankan kedua pernyataan tersebut secara bersamaan : ‘Negara anggota NATO tidak menanggung proporsi dana mereka untuk membiayai operasi NATO’ dan ‘Defisit perdagangan Uni Eropa dengan AS sangat besar’.

Dengan kata lain, Trump cenderung menggunakan ‘NATO memiliki hutang yang belum dilunasi’, dan ‘Amerika Serikat tidak menutup kemungkinan untuk keluar dari Eropa’ sebagai kekuatan  untuk menekan negara-negara Eropa, mendorong mereka untuk memperbaiki lingkungan perdagangan tidak adil terhadap AS selama ini, di samping meminta Uni Eropa untuk mengurangi angka defisit perdagangan AS, menurunkan tarif impor komoditas AS, bahkan Trump berkeinginan untuk membentuk ‘persekutuan negara nol tarif’ dengan beberapa negara utama Eropa.

Ketika Trump menghadiri KTT G7 di Kanada pada bulan Juni lalu, ia melemparkan usulan kepada beberapa pemimpin negara agar mengatasi masalah yang menghambat perdagangan Amerika Serikat dengan negara-negara sekutunya, menghapus semua tarif dan subsidi pemerintah, agar perdagangan antar negara berjalan lebih bebas dan adil. (free but fair trade).

Meskipun proposal belum berjalan, tetapi gagasan ini sejalan dengan motto Trump ingin meletakkan kepentingan AS di tempat utama (America First). Bahkan jika akhirnya kesepakatan bebas tarif tidak tercapai, paling tidak ‘tekanan’ Trump mampu menghasilkan peurunan terhadap tarif impor komoditas AS. Kemudian adanya perbaikan angka defisit perdagangan. Hal mana diharapkan dapat membuka lebih lebar lapangan kerja, merevitalisasi industri manufaktur dan perdagangan ekspor bagi Amerika Serikat.

Dalam laporan Strategi Keamanan Nasional yang dipublikasikan pada akhir tahun lalu, administrasi Trump telah mendaftarkan keamanan ekonomi sebagai salah satu dari empat pilar keamanan nasional.

Oleh karena itu, upaya Trump untuk menerapkan perdagangan yang adil kepada semua negara di dunia sebenarnya juga langsung berkaitan dengan upaya untuk memperkuat keamanan nasional Amerika Serikat.

Dan jika Amerika Serikat dan Eropa benar-benar dapat merealisasikan perdagangan bebas tarif, situasi itu akan sangat bermanfaat selain bagi interaksi ekonomi juga untuk memperdalam kerjasama bilateral pada strategis militer, yang kemudian dapat meningkatkan kemampuan NATO untuk menghadapi ancaman Rusia termasuk mencegah masuknya teroris dan memperkuat keamanan regional Eropa.

Kedua, memperkuat firewall internasional untuk mencegah ekspansinya ancaman dari Tiongkok dan Rusia

Tujuan lain dari upaya Trump memperbaiki NATO adalah untuk mencegah ekspansinya ancaman Tiongkok dan Rusia ke Benua Eropa.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok dengan penuh semangat mempromosikan inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan melalui investasi pembangunan ekonomi dan pinjaman. Namun, mereka secara bertahap melakukan penetrasi ke negara-negara Asia, Afrika dan Eropa dalam upaya untuk mencapai pengaruh politik dan ekonomi. Dalam hal ini, Amerika Serikat dan negara-negara Eropa utama telah menaruh kewaspadaan.

Secara khusus, pada bulan Juli tahun lalu, pemerintah Tiongkok telah membangun pangkalan militer pertamanya di Djibouti, sebuah negara Afrika karena posisi Djibouti yang cukup strategis.

Tiongkok memilih untuk mendirikan pangkalan militer luar negerinya yang pertama di Djibouti, dengan tujuan strategis yang jelas ini membuat Amerika Serikat dan NATO berwaspada.

Akhir bulan Juli tahun lalu, Tiongkok dan Rusia mengadakan latihan angkatan laut bersama di laut Baltik. Ini adalah untuk pertama kalinya kapal perang Tiongkok berlayar menuju laut dalam Eropa untuk ikut latihan. Sangat peka terhadap kepentingan militer. Sedangkan di sekitar Laut Baltik, terdapat 6 negara yang menjadi anggota NATO.

Selain itu, pesawat tempur dan kapal perang Rusia telah berulang kali mendekati perbatasan negara-negara ini tanpa pemberitahuan. Rusia juga telah mengadakan latihan militer tanpa peringatan sebelumnya, membuat NATO mengeluh.

Karena itu, Trump berupaya untuk memperkuat kemampuan NATO. sementara di satu sisi untuk menghambat laju gerakan Rusia, di sisi lain mencegah upaya Tiongkok dalam melakukan intervensi militer dan penetrasi ekonomi. Dan secara bersamaan untuk mencegah perluasan kekuatan militer Tiongkok di kawasan Eurasia, bila itu dikaitkan dengan penataan strategis Indo-Pasifik.

Sejak Tiongkok dan Rusia digolongkan oleh Amerika Serikat dalam laporan Strategi Keamanan Nasional sebagai negara ‘berkekuatan revisionis’ yang mengancam keamanan nasional. Amerika Serikat tidak bisa duduk diam, membiarkan Rusia mengekspansi kekuasaannya yang akan menimbulkan ancaman bagi negara-negara bebas, yang akhirnya juga akan menjadi ancaman bagi Amerika Serikat.

Presiden Trump sangat jelas, meskipun Amerika Serikat memiliki anggaran pertahanan tahunan  yang terbesar di dunia, yang jumlahnya mencapai USD. 700 miliar, Namun, Amerika Serikat tidak dapat melakukan sinkronisasi dengan NATO, Indo-Pasifik dan wilayah lain, untuk sepenuhnya menanggung sendiri biaya pertahanan militer yang sangat tinggi.

Apalagi ini dianggap tidak adil buat pemerintah AS dan para pembayar pajak AS, karena Eropa seakan-akan menyerahkan beban tugas pertahanan Eropa kepada Amerika Serikat.

Oleh karena itu, Trump sejak ia menjabat berulang kali meminta negara sekutu NATO serta Asia, Jepang, Korea Selatan dan sekutu lainnya untuk menanggung lebih banyak pendanaan militer atau membeli senjata AS dengan tujuan tidak hanya untuk mengurangi beban Amerika Serikat, untuk meningkatkan ekonomi AS, tetapi juga untuk secara efektif mengkonsolidasikan firewall internasional yang dibangun oleh masyarakat bebas dari Timur dan Barat dalam upaya menangkis ancaman Tiongkok dan Rusia, dan memastikan perdamaian wilayah dalam jangka panjang.

Jika negara sekutu NATO dapat membiayai sendiri pertahanan Eropa, maka pihak AS akan memiliki lebih banyak sumber daya militer untuk dialokasikan di wilayah Indo-Pasifik, untuk menangkis ancaman terbesar di dunia saat ini, yakni Tiongkok komunis dan adiknya Korea Utara.

Ketiga, menghimbau negara sekutu NATO untuk keluar dari perangkap sayap kiri komunis

Serangkaian ‘peringatan’ meninggalkan NATO dan negara-negara sekutunya yang dikeluarkan Trump baru-baru ini mungkin saja  tidak bersifat ancaman yang sesungguhnya. Sebaliknya, Trump menggunakannya untuk mendorong negara sekutu keluar dari ketergantungan yang berlebihan kepada AS serta terjerambab ke dalam perangkap ‘perambahan militer’ yang berasal  dari pemikiran sayap kiri.

Bahkan, setelah Amerika Serikat menandatangani banyak ‘perjanjian tidak adil’ telah mengundang negara sekutu menggantungkan diri pada AS, Mengambil keuntungan dari berbaik dengan AS atau mungkin merupakan pengaturan yang disengaja dari pemerintah sayap Kiri di masa lalu.

Alasannya sama dengan perluasan sistem kesejahteraan sosial di dalam negeri : awalnya membiarkan orang menikmati keuntungan pemerintah secara gratis, meninggalkan gagasan kemandirian, kemudian menarik lebih banyak orang untuk mengambil manfaat, melepaskan kemandirian, dan mereka akan lebih mengandalkan pemerintah dalam kehidupan mereka.

Akhirnya, ketika keuangan pemerintah mengalami masalah, orang-orang yang hidup tidak berkelanjutan, mereka sudah kehilangan kemampuan untuk mencari nafkah, Maka ini merupakan kesempatan bagi kekuatan sayap kiri untuk merebut kekuasaan atau memperluas kekuasaan mereka, membentuk ‘pemerintah besar’ dan mendominasi setiap aspek kehidupan masyarakat, merampas kebebasan pribadi demi mencapai tujuan pemerintah yang komunis.

Antar negara pun demikian.

Negara sekutu NATO sangat bergantung pada perlindungan gratis AS dalam pertahanan militer, sehingga Amerika Serikat perlu menambah belanja militernya dan karena itulah keuangan AS terganggu. Pada saat itu, negara sekutu mungkin kehilangan kekuatan dan sumber daya pertahanan diri. Dengan demikian mudah dikalahkan oleh rezim kiri lainnya, Atau dikendalikan oleh ‘pemerintah dunia besar’ yang didirikan oleh rezim kiri, hingga benar-benar kehilangan kedaulatan dan otonomi nasional.

Maka imbauan Trump kepada negara sekutu NATO untuk mengambil tanggung jawab lebih besar dalam upaya meringankan beban pengeluaran NATO, menyisikan anggaran lebih besar untuk kepentingan NATO terdengar keras, tetapi sebenarnya ucapannya itu bermakna ‘saran jujur mungkin tidak menyenangkan untuk didengar’.

Tujuan Trump yang lebih mendalam adalah untuk membangkitkan kesadaran negara sekutu  NATO untuk keluar dari ketergantungan, untuk menyingkirkan belenggu pemikiran sayap kiri jangka panjang agar terhindar dari jebakan pamungkas komunisme untuk merebut dunia.

Singkatnya, tidak sulit bagi kita untuk melihat bahwa Trump sama sekali bukan seorang isolasionis sebagaimana yang dituduhkan oleh media Pan-Kiri.

Bagaimana pun Trump di masa lalu telah mengoperasikan perusahaan multinasional selama bertahun-tahun, memiliki kemampuan yang baik dalam mengamati peristiwa untuk menilai situasi dalam maupun luar negeri.

Sekarang, Trump mencoba untuk menggunakan kekuatan militer, perdagangan dan diplomatik Amerika Serikat untuk mengubah masyarakat internasional, kembali ke tatanan tradisional, menghilangkan belenggu komunisme, menyingkirkan kebiasaan peredaan, membuka jalan bagi masa depan komunitas internasional. (Sin/asr)

Moskow Balas Tindakan Diplomatik Yunani yang Usir Utusan Rusia

EpochTimesId – Rusia akan mengusir dua diplomat Yunani sebagai tanggapan atau balasan. Sebelumnya Athena mengusir dua utusan Moskow, seperti dikatakan seorang anggota parlemen senior yang dilansir kantor berita Rusia, RIA, Rabu (11/7/2018).

Media Yunani melaporkan bahwa sebelumnya Athena telah memutuskan untuk mengusir utusan Rusia dan melarang masuk dua diplomat Rusia lainnya. Larangan masuk karena kecurigaan, bahwa mereka mencoba merusak kesepakatan dengan negara tetangga, Makedonia.

Pemerintah Yunani tidak menanggapi laporan tersebut secara langsung. Tetapi juru bicaranya mengatakan tidak akan mentoleransi perilaku apa pun yang melanggar hukum internasional.

Tidak satu pun dari laporan-laporan itu mengatakan apakah pengusiran itu benar-benar terjadi. Meskipun juru bicara Yunani mengatakan, beberapa jenis tindakan diplomatik telah diambil.

Surat kabar Kathimerini Yunani mengatakan, pihak berwenang Athena memerintahkan pengusiran setelah para diplomat Rusia dicurigai merongrong kesepakatan Yunani dengan bekas Republik Yugoslavia, Makedonia bulan lalu. Kesepakatan itu mengakhiri kebuntuan diplomatik selama beberapa dekade lamanya.

Kesepakatan antara Yunani dan Makedonia diperkirakan akan meringankan masuknya negara kecil tapi strategis dan penting ke NATO, di wilayah di mana Rusia dan negara-negara Barat berdesakan untuk berebut pengaruh politik.

Kathimerini mengatakan, pihak berwenang Yunani sedang menyelidiki intrusi ke dalam masalah kebijakan domestik dan mengutip sumber diplomatik yang mengatakan bahwa kecurigaan itu semata-mata terfokus pada empat orang itu. Skai TV Yunani juga melaporkan bahwa Athena memutuskan untuk mengusir diplomat Rusia.

Seorang anggota majelis tinggi parlemen Rusia, Andrei Klimov, mengatakan Rusia akan mengusir dua diplomat Yunani sebagai tanggapan. Namun, dia tidak menyinggung Makedonia atau menjelaskan lebih rinci tentang alasan tindakan tersebut.

Juru bicara pemerintah Yunani, Dimitris Tzanakopoulos tidak berkomentar mengenai laporan Rusia. Namun, dia mengatakan bahwa Yunani telah terbukti sebagai bagian dari kebijakan luar negeri yang beraneka ragam yang berusaha menjalin hubungan baik dengan semua negara bagian.

“Mulai dari sana, semua negara dan otoritas harus menghormati hukum internasional, tetapi juga kita, pemerintah Yunani dan negara Yunani. Dalam kerangka itu, dan kapan pun diperlukan, tindakan telah diambil. Itu juga telah terjadi saat ini,” kata Tzanakopoulos.

Yunani telah lama mengatakan nama Macedonia menyiratkan klaim teritorial atas provinsi utara dengan nama yang sama. Yunani sebelumnya telah memblokir upaya tetangganya untuk bergabung dengan NATO.

Setelah periode krisis politik, kedua pemerintah telah sepakat atas nama Republik Makedonia Utara. Meskipun, masih harus diberlakukan referendum di negara Balkan tersebut. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Mantan Regulator Saham Terlibat Permainan Saham dan Perdagangan Orang Dalam

0

Tiongkok telah membuka pengadilan terhadap mantan pejabat tinggi yang bertanggung jawab mengatur pasar keuangan, yang menjadi sasaran penyelidikan setelah pasar saham jatuh pada tahun 2015.

Yao Gang, mantan wakil ketua Komisi Regulator Sekuritas Tiongkok (CSRC), diadili di Pengadilan Menengah Kota Handan di Provinsi Hebei Tiongkok utara pada 11 Juli, menurut media pemerintah Xinhua. Yao dituduh menerima suap dan perdagangan orang dalam (insider trading).

Sebelum menjadi wakil ketua pada tahun 2008, Yao adalah wakil direktur dan kemudian direktur Departemen Pengawasan Saham Berjangka CSRC pada tahun 1993. Setelah bekerja sebentar untuk perusahaan yang terdaftar di bursa umum Guotai Jun’an Securities pada tahun 1999, ia kembali ke CSRC pada tahun 2002, bekerja sebagai direktur Departemen Pengawasan.

Penuntut Kota Handan mengatakan Yao telah menerima suap, kadang-kadang melalui anggota keluarganya, sebesar 69,6 juta yuan (sekitar $10,4 juta) dari tahun 2006 hingga 2015, menggunakan posisinya untuk memberikan “kemudahan” bagi individu yang tidak disebutkan namanya seperti membantu restrukturisasi perusahaan, mengacaukan perdagangan saham saat dalam proses transfer-transfer saham, dan membantu mereka dalam menghindari hukuman oleh otoritas lokal.

Dari Januari hingga April 2007, Yao secara ilegal memperoleh sekitar 2,1 juta yuan (sekitar $314,584) dari penjualan dan pembelian saham berdasarkan informasi orang dalam tentang perusahaan publik yang melakukan restrukturisasi. Dia telah membayar untuk transaksi menggunakan dana dari akun saham yang dia kendalikan.

Menurut Xinhua, Yao mengakui dakwaan jaksa. Pengadilan mengumumkan akan mengeluarkan putusannya di kemudian hari.

Sidang tersebut telah gagal untuk menjawab pertanyaan yang berumur lama: Bagaimana mungkin Yao terlibat dalam gejolak pasar saham pada Juni 2015, ketika saham-saham seri A di Bursa Efek Shanghai, setelah pergerakan kenaikan panjang, kehilangan sepertiga dari nilai mereka dalam waktu tiga minggu? Setelah gejolak tersebut, para penyelidik anti korupsi di Partai Komunis Tiongkok (PKT), sebagai bagian dari kampanye yang dimulai ketika pemimpin Tiongkok Xi Jinping berkuasa pada tahun 2012, mulai fokus pada sektor keuangan negara.

Beberapa analis telah menyimpulkan bahwa gejolak pasar saham secara buatan direkayasa untuk tujuan-tujuan politik. The Epoch Times dan Liberty Times yang berbasis di Taiwan telah mengutip analisis bahwa para pejabat dalam faksi oposisi yang setia kepada mantan pemimpin Partai Jiang Zemin telah memanipulasi sekuritas di pasar, yang mengarah ke penurunan harga saham. Beberapa media Tiongkok melaporkan hubungan Yao dengan Ling Jihua, mantan asisten politik utama yang merupakan anggota kunci faksi Jiang.

Pada 31 Agustus 2015, Kejaksaan Agung mengumumkan bahwa Yao telah ditempatkan dalam penyelidikan karena menerima suap. Beberapa minggu kemudian, pada 16 September, Zhang Yujun, mantan asisten kepala CSRC, juga ditempatkan dalam penyelidikan.

Menurut portal berita Tiongkok, Baidu, Partai telah mencabut keanggotaan PKT Zhang dan mengeluarkannya dari jabatannya. Dia sedang menunggu pengadilannya.

Media Tiongkok menuduh Yao menjual saham-saham Tiongkok setelah dia secara ilegal mentransfer dana ke Hong Kong dan Singapura.

Hingga September 2017, lebih dari 60 pejabat dan manajer senior di sektor keuangan Tiongkok telah digulingkan sejak kampanye anti korupsi dimulai, menurut media Tiongkok, Beijing News. (ran)

Diplomat Asing Sebut Iran Memplot Serangan Bom di Paris

Epochtimes.id- Seorang diplomat asing menyebut rezim Iran mungkin berada di balik serangan teroris yang digagalkan di Paris saat para tokoh oposisi menggelar pertemuan di kota itu.

Seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri yang tidak disebutkan namanya memberikan pengarahan pers dalam perjalanan ke Brussels, Belgia, pada 10 Juli 2018, tentang pertemuan tiga hari dengan para pejabat Saudi untuk mengkoordinasikan tekanan kepada pada Iran.

“Kami membahas cara-cara baru untuk menghilangkan pendapatan rezim untuk meneror orang dan negara-negara lain. Kami membahas bagaimana Iran menggunakan kedutaan sebagai penutup untuk merencanakan serangan teroris,” kata pejabat itu, menurut sebuah transkrip pembicaraan.

Sebagai contoh, pejabat itu mencatat upaya teroris baru-baru ini di Paris.

“Contoh terbaru adalah plot yang digagalkan oleh Belgia,” kata para pejabat.

“Itu melibatkan seorang diplomat Iran yang beroperasi di luar kedutaan besar Iran di Wina, merencanakan untuk membom sebuah pertemuan atau para pemimpin oposisi Iran di Paris,” kata pejabat itu.

“Dan Amerika Serikat mendesak semua negara dengan hati-hati memeriksa diplomat di kedutaan Iran untuk memastikan keamanan negara mereka sendiri,” tambah pejabat itu.

“Jika Iran dapat merencanakan serangan bom di Paris, mereka dapat merencanakan serangan di mana saja di dunia, dan kami mendesak semua negara untuk waspada tentang Iran.”

Menurut rilis Jaksa penuntut umum Jerman, diplomat Iran adalah warga Iran 46 tahun Assadollah A.

Laporan dari Jerman juga menyatakan dia juga adalah seorang pegawai dari Kementerian Intelijen Iran, yang terutama bertugas mengamati dan berperang melawan kelompok oposisi di dalam dan di luar Iran.

Diplomat itu ditangkap pada 1 Juli di bawah surat perintah penangkapan Eropa dari penegak hukum Belgia.

Diplomat Iran ini diduga menugaskan dua orang untuk melakukan serangan bom di lokasi tempat para pemimpin oposisi Iran bertemu.

Laporan ini menyatakan, diterjemahkan dari Jerman, “Pada hari ledakan yang direncanakan, pasukan keamanan Belgia menangkap pasangan itu dalam perjalanan ke Prancis dan mengamankan perangkat.” (asr)

Delapan Terpidana Mati di Amerika Minta Dieksekusi Dengan Gas Nitrogen

EpochTimesId – Gugatan yang menentang prosedur eksekusi terhadap terpidana mati dengan cara injeksi mematikan di Alabama berubah secara tak terduga. Pasalnya, delapan narapidana penggugat meminta untuk dihukum mati dengan metode eksekusi baru, yang baru-baru ini diadopsi negara itu, menghirup gas nitrogen.

John Palombi, seorang pengacara yang mewakili beberapa narapidana hukuman mati, dan Wakil Jaksa Agung Alabama Thomas Govan mengajukan mosi untuk memutus kasus tersebut pada hari Selasa, 10 Juli 2018.

Mereka mengklaim gugatan itu diperdebatkan karena narapidana yang disebutkan dalam kasus tersebut telah memilih dieksekusi mati dengan nitrogen hipoksia. Itu adalah bentuk eksekusi yang baru disahkan di Alabama, bukannya suntik mematikan, seperti dikutip dari media setempat, Advance Local.

Kasus ini telah diajukan pada tahun 2012, ketika beberapa narapidana hukuman mati menggugat bahwa metode tiga-obat eksekusi di Alabama tidak konstitusional. Masalah utama dari kasus ini adalah apakah midazolam penenang dapat digunakan dalam eksekusi.

Menurut The Associated Press, sementara kasus itu masih belum terselesaikan, Alabama telah mengadopsi nitrogen hypoxia sebagai metode eksekusi alternatif, setelah Gubernur Kay Ivey menandatangani undang-undang terbaru pada Maret 2018. Alabama adalah negara bagian ketiga yang mengadopsi metode ini setelah Oklahoma dan Missippi.

Berdasarkan undang-undang baru, narapidana yang sudah berada pada tenggat waktu eksekusi mati dapat memilih metode nitrogen dan memberi tahu Departemen Perubahan negara bagian itu sebelum 30 Juni 2018.

Negara perlu mengembangkan prosedur untuk metode eksekusi baru. “Proses ini benar-benar eksperimental,” ujar Robert Dunham, direktur eksekutif Pusat Informasi Hukuman Mati (DPIC), kepada The Associated Press.

DPIC adalah kelompok yang menyusun statistik hukuman mati. Dikatakan kepada AP bahwa tidak ada negara yang melakukan eksekusi dengan gas nitrogen.

Dalam kasus yang tidak terkait pada tahun 2015, Mahkamah Agung memutuskan gugatan sejenis. Narapidana mati di Oklahoma menilai penggunaan midazolam dalam pelaksanaannya, melanggar Konstitusi. MA Amerika mengabulkan gugatan tersebut. (NTD.tv/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

BPOM Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan Saat Perhelatan Asian Games 2018

Epochtimes.id- Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengintensifkan pengawasan pangan terutama di Palembang menjelang perhelatan Asian Games 2018. Khususnya Palembang yang memiliki kuliner khas populer diminati oleh wisatawan.

Kepala BPOM RI Penny K Lukito kali ini bersama jajarannya melakukan kunjungan kerja ke Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (11/07/2018).

Mengawali agendanya, Kepala BPOM RI memimpin rapat koordinasi lintas sektor untuk memantau kondisi lapangan terkait keamanan pangan di kantor BBPOM di Palembang.

Kepala BPOM RI menyempatkan diri melakukan pembinaan untuk memotivasi pegawai BBPOM di Palembang. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemberian stikerisasi oleh Kepala BPOM RI kepada sejumlah pedagang pempek di Kampung Sentra Pempek 26 Ilir.

Proses sertifikasi tersebut diawali pembinaan dan pengawasan hingga dinyatakan aman serta bebas dari bahan berbahaya seperti formalin. Selain pemberian stiker, juga dilakukan pemberian celemek kepada para pedagang, sebagai simbol pembuatan pangan yang higienis.

Kepala BPOM RI Penny K Lukito berpesan kepada penjual untuk membuat pempek dengan cara yang baik, tanpa menggunakan bahan berbahaya. Hasil pengawasan BBPOM di Palembang menunjukkan tidak ada pempek yang menggunakan formalin.

“Ini harus dipertahankan, jika ada yang melanggar akan ditindak dengan ancaman hukuman dua tahun pidana dan denda empat miliar rupiah,” kata Kepala BPOM dalam rilisnya.

Menurutnya momentum Asian Games ini turut membawa nama Indonesia. Untuk itu harus dijaga salah satunya dengan mewujudkan pangan yang aman.

Kepala BPOM RI berharap dengan adanya upaya bersama ini pelaku usaha dapat menciptakan produk yang bermutu agar dapat diekspor ke seluruh penjuru dunia, dan bisa meningkatkan pendapatan ekonomi lokal dan nasional.

“Kalau makanan di Palembang berkualitas bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, BPOM RI membantu produk-produk Palembang berdaya saing,” ujarnya.

Menyambut Asian Games 2018, BBPOM di Palembang telah melakukan penyuluhan keamanan pangan kepada 1.166 pelaku usaha seperti penjual pempek, jasa boga, restoran saji hingga pedagang kaki lima yang ada di Palembang.

Pemeriksaan akan terus dilakukan terhadap produk yang dijual dari penggunaan formalin, borax, rhodamin B dan methanil yellow.

Bahkan ada pelaku usaha pempek di Palembang yang tengah berproses untuk mendaftarkan produknya di BPOM RI.

Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan Olahan Suratmono menjelaskan pendaftaran bisa dilakukan online dengan biaya murah. Bahkan, untuk UMKM diberikan intensif potongan biaya sebesar 50 persen. (asr)

Koruptor PKT Diekstradisi Setelah 17 Tahun Sembunyi di Amerika

0

EpochTimesId – Mantan Kepala Keuangan Bank of China Cabang Kaiping, Provinsi Guangdong, Tiongkok, Xu Chaofan, diekstradisi ke daratan Tiongkok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia kabur dan bersembunyi selama 17 tahun di Amerika Serikat.

Xu Chaofan diduga telah menggelapkan dan menyalahgunakan dana milik Bank of China sekitar 485 juta dolar AS. Kasusnya dikabarkan telah menyebabkan Perdana Menteri Zhu Rongji saat itu marah besar.

Pada 11 Juli 2018, situs web Komisi Inspeksi Disiplin Pusat mengungkap kabar deportasi Xu Chaofan. Komisi itu mengatakan bahwa keberhasilan ini merupakan pencapaian penting dari kerja sama penegakan hukum anti-korupsi antara Tiongkok dengan Amerika Serikat.

Menurut sejumlah media Tiongkok, Xu Chaofan adalah pelaku utama dalam kasus pembobolan dana miliaran dolar milik Bank of China Cabang Kaiping. Audit Bank Sentral Tiongkok pada 12 Oktober 2001 menemukan lenyapnya dana sebesar 482 juta dolar AS dari Bank of China Cabang Kaiping, Guangdong.

Selanjutnya, Xu Chaofan yang menjabat Kepala Keuangan Bank menghilang bersama Yu Zhendong, Kepala Bank of China Sub-cabang Huizhou, Huidong dan Xu Guojun, Kepala Bank of China Cabang Kaiping.

Sejak 1990-an, ketiga orang tersebut pernah menjabat sebagai kepala Bank of China Cabang Kaiping, di antaranya Xu Guojun adalah kepala cabang yang masih aktif. Sedangkan Yu Zhendong dan Xu Guojun, keduanya adalah binaan Xu Chaofan.

Dalam 10 tahun terakhir, tiga orang tersebut melepas keluar dari Bank of China dana dalam jumlah besar sebagai pinjaman nasabah. Dana tersebut dialihkan ke rekening atas nama sejumlah anak perusahaan Holding di Hongkong bernama Tanjiang Industrial Co., Ltd.

Menurut laporan, ketiga pejabat itu sudah ada persiapan sebelumnya. Tahun 1997, mereka berhasil memiliki paspor Hongkong, kemudian melakukan perceraian palsu dengan istri mereka yang sejak tahun 1994 sudah diungsikan terlebih dahulu ke AS. Mereka juga melakukan pernikahan palsu dengan wanita warga AS etnis Tionghoa demi memperoleh Kartu Hijau AS.

Pada malam 13 Oktober 2001, ketiga orang tersebut melarikan diri ke Amerika Serikat melalui Bandara Hongkong untuk menemui istri mereka. Sejak itu, ketiga keluarga ini menghilang dengan cara mengubah identitas.

Bulan Nopember 2001, Perdana Menteri Zhu Rongji pergi ke Guangzhou untuk mengadakan inspeksi. Menurut laporan, setelah membaca materi kasus, Zhu Rongji marah besar dan menuliskan sejumlah pesan bernada keras pada halaman kosong dari laporan dan meminta departemen terkait untuk menyelidikinya.

Pada bulan Oktober di tahun yang sama, pihak berwenang Tiongkok telah meminta bantuan Interpol untuk menangkap ketiga orang tersangka. Mereka kemudian mengajukan permintaan bantuan peradilan pidana AS.

Bulan Desember 2002, Yu Zhendong ditangkap polisi AS di Los Angeles karena memperoleh visa dengan cara ilegal. Pada bulan Februari 2004, Yu Zhendong dijatuhi hukuman 12 tahun penjara di Amerika Serikat karena kasus penipuan. Pada bulan April tahun yang sama, Yu Zhendong diekstradi ke daratan Tiongkok.

Pada paruh kedua September 2004, Xu Guojun ditangkap di sebuah kota kecil di Kansas, AS, dan pada awal Oktober, Xu Chaofan ditangkap di sebuah apartemen di sebuah kota kecil di Oklahoma, AS.

Pada bulan Agustus 2009, Xu Chaofan dan Xu Guojun dijatuhi hukuman 25 tahun dan 22 tahun penjara karena terlibat pencucian uang, pemindahan dana curian, penipuan paspor dan visa. Pasangan keduanya juga diganjar dengan kurungan selama 8 tahun di rumah tahanan.

Menurut informasi dari situs resmi Komisi Inspeksi Disiplin bahwa, kelompok kerja anti-korupsi dari Tiongkok-AS mengidentifikasi kasus Xu Chaofan sebagai kasus kunci dalam kerjasama membasmi korupsi kedua negara. Akhirnya, Xu harus menjalani ekstradisi.

Hingga kini, kelompok penanganan kasus korupsi dari Bank of China telah berhasil menarik kembali dana yang dikorup sekitar 2 miliar RMB dari rekening Bank dalam dan luar negeri.

Sebelum bulan September 2015, istri Xu Chaofan, Kuang Wanfang telah lebih dahulu dipulangkan ke Tiongkok. Namun, Xu Guojun dan istrinya menolak untuk secara sukarela kembali ke negaranya untuk menerima hukuman.

Partai komunis Tiongkok banyak memproduksi pejabat korup yang melarikan diri ke luar negeri. Dari laporan yang dirilis Akademi Ilmu Sosial Tiongkok menunjukkan bahwa, sejak tahun 1995 hingga 2008, hampir 20.000 orang pejabat daratan melarikan diri ke luar negeri dengan membawa kabur kekayaan total senilai 800 miliar RMB.

Yan Lixin, sekretaris jenderal Pusat Penelitian Anti-Pencucian Uang Tiongkok pada Universitas Fudan pernah mengatakan bahwa jumlah dana yang dibawa kabur para pejabat korup itu diperkirakan mencapai triliunan Renminbi.

Menurut data hingga akhir April 2018, yang ada pada Kelompok Koordinasi Anti-Korupsi Pusat, bahwa pihak berwenang telah berhasil memulangkan 4.141 orang pejabat korup dari berbagai tempat di dunia. Di antaranya 825 orang adalah pegawai negeri golongan staf.
Dan 52 orang di antaranya memperoleh Red Notice Interpol. Kekayaan korupsi mereka yang sudah ditarik kembali berjumlah belasan miliar Renminbi. (Zhuang Zhengming/ET/Sinatra/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Inggris Tersingkir dari Perebutan Gelar Juara Piala Dunia 2018

EpochTimesId – Tim Nasional Inggris tersingkir pada babak semifinal Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia. Inggris gagal melaju ke babak final setelah disingkirkan tim nasional Kroasia, dengan skor 1-2, Kamis (12/7/2018) dinihari WIB.

Harry Kane CS sejatinya unggul lebih dulu pada babak pertama. Kieran Trippier mencetak gol melalui eksekusi tendangan bebas pada menit ke-lima.

Delle Alli melanggar Luca Modric di depan kotak penalti Kroasia. Sayangnya, Inggris gagal menambah koleksi gol walau mendapat beberapa peluang bagus.

https://www.youtube.com/watch?v=xmK2mehaT9c&feature=onebox

Kroasia justru berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-68. Gol Ivan Perisic membuat kedudukan menjadi imbang 1-1. Perisic menceploskan bola ke gawang Pickford setelah memanfaatkan umpan Sime Vrsaljko.

Tidak ada lagi gol yang tercipta hingga waktu normal usai. Sehingga pemenang harus ditentukan melalui babak tambahan 2×15 menit. Pada 15 menit pertama, kedua kesebelasan gagal mengkonversi sejumlah peluang menjadi gol.

Baru pada menit ke-109, Mario Mandzukic mengubur mimpi Inggris untuk berlaga di babak pamungkas Piala Dunia dengan mencetak gol kedua untuk Kroasia. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang.

https://www.youtube.com/watch?v=dM_g_JFG–s&feature=onebox

Kroasia selanjutnya akan berlaga pada babak final Piala Dunia 2018, Minggu (15/7/2018). Kroasia akan menantang Perancis yang melaju ke babak final setelah menumbangkan Belgia, 1-0 pada babak semifinal.

Sedangkan Inggris, yang diperkuat pemain muda akan kembali menghadapi Belgia dalam perebutan tempat ke-tiga, Sabtu (14/7/2018). Kedua kesebelasan sebelumnya sudah bertemu di babak grup yang lalu. Kala itu, Belgia unggul atas Inggris dengan skor 1-0. (waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Israel Tembakkan Rudal Patriot ke Drone yang Terbang dari Wilayah Suriah

Epochtimes.id- Militer Israel mengatakan telah menembakkan rudal Patriot ke pesawat tak berawak yang berasal dari Suriah.

“Sebuah pesawat tak berawak, atau UAV, “menyusup ke perbatasan Israel dari Suriah,” membuat Israel untuk mengaktifkan sistem pertahanan rudal Patriotnya,” menurut Angkatan Pertahanan Israel (IDF).

“IDF tidak akan mengizinkan pelanggaran apapun terhadap wilayah udara Israel dan akan bertindak terhadap segala upaya menyakiti warga sipilnya,” tambah IDF.

“Sirene roket berbunyi di Dataran Tinggi Golan dan Lembah Yordan,” kata IDF.

Menurut Haaretz, pesawat tak berawak itu dilacak setelah terbang sekitar 6 mil ke wilayah Israel. Pesawat ini ditembak jatuh di atas Laut Galilea.

Pada Minggu lalu, Suriah menuduh Israel menyerang sebuah pangkalan angkatan udara dekat Homs yang dikenal sebagai pasukan tempur Iran.

Menurut SANA yang dikuasai pemerintah, “pasukan udara Suriah mencegat agresi Israel dan menjatuhkan sejumlah rudal yang menargetkan Bandara T-4 di Homs.”

Badan itu mengatakan bahwa pasukan Suriah “mencegat salah satu pesawat tempur yang menyerang dan memaksa yang lain untuk meninggalkan ruang udara.”

Laporan lain, termasuk satu dari kantor berita AFP, mengindikasikan bahwa serangan udara Israel menghantam sebuah markas. Kepala Observatorium Suriah Suriah untuk Hak Asasi Manusia, Rami Abdel Rahman, mengatakan bahwa “pejuang Iran dan pro-rezim” tewas di pangkalan itu.

Israel kini meningkatkan kewaspadaan saat pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad menguasai wilayah pemberontak dekat Dataran Tinggi Golan dan Yordania.

Israel khawatir Iran nantinya dapat mengerahkan pasukan atau mengizinkan sekutu Iran dan Hezbollah untuk mendirikan tempat-tempat strategis dekat perbatasan Israel seperti dilaporkan Reuters. (asr)

Belasan Orang Tewas Saat Tabrakan Bus dan Truk BBM di Iran

Epochtimes.id- Setidaknya 11 orang tewas dan beberapa lainnya menderita luka parah ketika sebuah truk BBM bertabrakan dengan bus penumpang di kota Sanandaj, di provinsi Kurdistan Iran, Rabu (11/07/2018).

Menurut Polisi Lalu Lintas Kurdistan, insiden itu terjadi pada subuh Rabu di jalan raya antar kota.

Salah satu dari dua sopir bus, yang selamat dari insiden itu, mengatakan bahwa bus telah berhenti untuk menjemput penumpang di belakang sebuah pick up.

Namun demikian secara tiba-tiba sebuah truk BBM menabrak bus dari belakang dan keduanya terbakar.

Polisi belum mengumumkan jumlah pasti korban, tetapi beberapa sumber lokal mengklaim angka korban bisa meningkat.

Provinsi Kurdistan telah mengumumkan tiga hari berkabung publik untuk korban insiden ini. (asr)

Sumber : The Epochtimes

AS Umumkan Daftar Tarif Impor Baru untuk Komoditas Tiongkok Senilai USD. 200 Miliar

oleh Wu Ying

Pada hari Selasa (10 Juli), atas instruksi dari Presiden Trump, Perwakilan Dagang AS (USTR)  pengumuman daftar tarif impor baru untuk komoditas Tiongkok senilai USD. 200 miliar untuk mendapatkan saran dan komentar dari publik AS sebelum akhir bulan Agustus.

Perwakilan Dagang AS, Robert Lighthizer dalam sebuah pernyataan pada 10 Juli menyebutkan, karena pihak Tiongkok tidak bermaksud untuk memperbaiki praktek-praktek perdagangan yang tidak adil bahkan melakukan pembalasan, maka presiden telah menginstruksikan pihaknya untuk menjalankan prosedur hukum guna rencana kenaikan 10 % tarif impor untuk komoditas asal Tiongkok yang nilainya mencapai USD. 200 miliar.

Robert Lighthizer juga menyertakan daftar rencana kenaikan tarif impor komoditas senilai USD.200 miliar yang dipublikasikan dengan harapan mendapatkan komentar publik sebagai masukan.

Selain itu, terlampir juga prosedur pelaksanaannya yang perlu diikuti sebagai berikut:

Mereka yang ingin menghadiri audiensi publik dan memberikan komentar tertulis harus mengajukan permohonan sebelum 27 Juli 2018.

Batas waktu mengirimkan komentar tertulis publik adalah 17 Agustus.

Pada 20 – 23 Agustus, Komite 301 mengadakan audiensi publik.

Pada 30 Agustus : Batas waktu untuk mengirimkan komentar tertulis setelah audiensi publik.

Laporan USTR setebal 205 halaman dengan 195 halamananya berisikan daftar barang yang tercantum dalam kode tarif delapan digit. Daftar tersebut mencakup hampir semua produk pertanian, kecuali tanaman, kopi, teh, dan ekstrak tumbuhan.

Dalam hal produk industri, semua komoditas yang terkait dengan program ‘Made in China 2025’ kena kenaikan tarif, termasuk televisi, kulkas dan lainnya. Tetapi barang-barang keperluan seperti telepon seluler tidak dimasukkan dalam daftar.

Atas instruksi Presiden Trump, USTR pada bulan Agustus tahun lalu melancarkan investigasi terhadap produk impor Tiongkok sesuai ‘Special 301 Report’.

Bulan Maret tahun ini, hasil investigasi menunjukkan bahwa Tiongkok terbukti melakukan pencurian kekayaan intelektual milik AS, termasuk melakukan pemaksaan terhadap perusahaan AS yang berinvestasi di Tiongkok untuk menyerahkan rahasia dagang bila ingin akses di pasar Tiongkok.

Pemerintah Tiongkok memaksa perusahaan AS untuk mengesahkan penyerahan teknologi mereka di daratan Tiongkok melalui perjanjian yang tidak masuk akal, menggunakan modal negara untuk membeli teknologi Amerika, serta cara langsung melakukan pencurian.

“Pada tahun lalu, administrasi Trump juga mendesak Tiongkok untuk menghentikan praktik perdagangan yang tidak adil, membuka pasar (perdagangan internasional) untuk kompetisi nyata” kata Robert Lighthizer dalam pernyataan.

“Kami telah dengan jelas menyatakan keprihatinan kami terhadap cara yang dilakukan oleh Tiongkok komunis dan mencatat secara rinci apasaja yang perlu mereka perbaiki. Namun, Tiongkok selain tidak mengubah perilakunya yang merugikan ekonomi AS, tetapi justru  membalas dendam pada komoditas impor dari AS. Sebuah tindakan yang tidak berdasarkan pada pembenaran hukum”

Administrasi Trump memutuskan untuk mengenakan tarif 25% terhadap barang impor asal Tiongkok senilai USD. 34 miliar mulai 6 Juli untuk melawan praktik perdagangan tidak adil. Pada hari yang sama, pemerintah Tiongkok juga mengumumkan tarif yang sama terhadap barang impor dari AS dengan nilai setara sebagai upaya balas dendan.

Dalam beberapa minggu ke depan, administrasi Trump akan memberlakukan lagi kenaikan tarif impor bagi komoditas impor dari Tiongkok senilai USD. 16 miliar. Tiongkok pun sudah mengancam akan membalas dengan langkah serupa.

Pada 18 Juni lalu Trump mengatakan bahwa jika Tiongkok membalas terhadap kenaikan tarif karena pelanggaran 301 AS, maka AS akan menambah lagi 10% pajak terhadap komoditas Tiongkokyang nilainya mencapai USD. 200 miliar.

Baru-baru ini, Trump mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan kenaikan tarif impor akan dikembangkan hingga mencapai nilai USD. 500 miliar di masa mendatang. (Sin/asr)

Warga Amerika di Inggris Waspadai Aksi Unjuk Rasa Ketika Trump Kunjungi Eropa

EpochTimesId – Kedutaan Besar Amerika Serikat di London, Inggris memperingatkan warga Amerika di negara itu untuk tetap bersikap waspada dan ‘low profile’ selama kunjungan Presiden AS, Donald Trump. Mereka khwatir seandainya aksi protes berubah menjadi anarkis.

Pemberitahuan yang diposting di situs web kedutaan pada 10 Juli 2018 waktu setempat mengatakan, “Banyak demonstrasi sedang direncanakan untuk 12-14 Juli 2018 terkait kunjungan Trump. Sebagian besar demonstrasi, akan difokuskan di pusat kota London pada 13 Juli 2018.”

Acara lain dijadwalkan akan berlangsung pada 12 Juli dan 14 Juli. Trump diperkirakan akan tiba setelah pertemuan puncak NATO di Belgia. Dia akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May, serta Ratu Elizabeth di Kastil Windsor, dan akan menghadiri makan malam dasi hitam di rumah pemimpin era Perang Dunia II, Winston Churchill.

“Beberapa acara diperkirakan akan menarik banyak orang, dan akan ada penutupan jalan sehubungan dengan peristiwa-peristiwa itu,” kata kedutaan besar AS.

Trump juga diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Skotlandia, di mana Dia memiliki dua lapangan golf.

Kedubes menyarankan warga Amerika di negara itu untuk mengenali lingkungan mereka, berhati-hati jika ada kerumunan besar, dan memantau laporan media lokal untuk pembaruan informasi.

“Kerumunan besar warga mungkin saja menjadi awal kekerasan,” kata kedutaan.

Sumber-sumber kepolisian di Inggris mengatakan kepada The Guardian bahwa mobilisasi polisi untuk kunjungan Trump akan menjadi yang terbesar sejak kerusuhan Inggris 2011.

“Dengan cuaca panas, jika ada sesuatu yang dimulai, kami berjuang. Mereka memangkas petugas di daerah perkotaan [pasukan terbesar] dan sekarang mereka membutuhkannya,” kata seorang sumber kepada koran itu.

Lebih dari 50.000 orang telah melapor dan mendaftar untuk berdemonstrasi di London pada 13 Juli 2018, menurut laporan Reuters.

Peringatan untuk warga Amerika di luar negeri ini dikeluarkan beberapa hari setelah Kedutaan Besar AS di Haiti mengeluarkan peringatan kepada warga Amerika untuk berlindung di tempat tinggal. Dimana kerusuhan terjadi di seluruh wilayah Ibukota Haiti, Port-au-Prince.

“Jangan bepergian ke bandara kecuali Anda mengkonfirmasi penerbangan Anda berangkat,” kata kedutaan dalam sebuah pernyataan. “Penerbangan dibatalkan hari ini dan bandara memiliki makanan dan air yang terbatas. Petugas Kedutaan AS menyarankan untuk mencari tempat berlindung.” (Jack Phillips/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Semua Tim Angkatan Laut Thailand yang Terlibat Evakuasi Tim Sepakbola Remaja Keluar dari Gua

Epochtimes.id- Empat penyelam Angkatan Laut Thailand yang dikenal Thai Navy SEAL membantu menyelamatkan 12 anak lelaki yang terperangkap dan pelatih sepak bola mereka berhasil keluar dari Gua Tham Luang.

“Semua 4 Navy Navy Thailand keluar dengan selamat,” tulis AL Thailand di laman Facebook mereka.

Seorang pejabat mengatakan mereka dalam kondisi baik seperti dilaporkan The Associated Press. Pemimpin operasi, Chiang Rai serta sebagai Gubernur Narongsak Osatanakorn mengatakan : “Kami melakukan sesuatu yang tidak dipikirkan siapa pun.”

Sebelumnya pada Selasa, upaya pencarian dan penyelamatan berakhir ketika remaja ke ke-12 dan pelatih mereka dikeluarkan dari kompleks gua. Mereka terperangkap sejak 23 Juni ketika banjir melanda pintu keluar menuju gua.

Setelah penyelam menemukan mereka, evakuasi digelar untuk mengeluarkan mereka sebelum cuaca memburuk.

Puluhan ahli dari seluruh dunia dan Thailand terlibat dalam penyelamatan. Minggu lalu, satu Angkatan Laut Thailand meninggal dunia selama operasi penyelamatan.

Pada akhir pekan lalu, anak-anak berhasil aman ditarik keluar dari gua. Saman Gunan meninggal pada Jumat lalu ketika tabungnya kehabisan oksigen.

“Kami tidak yakin apakah ini mukjizat, sains, atau apa. Semua tiga belas remaja sekarang keluar dari gua, ” kata SEAL Angkatan Laut Thailand di sebuah posting Facebook yang mengkonfirmasi oeprasi penyelamatan.

“Saya ingin memberi tahu kepada pelatih mereka terima kasih banyak karena membantu anak-anak itu bertahan selama ini,” kata seorang wanita Chiang Rai kepada Reuters.

“Saya ingat semua wajah mereka, terutama yang termuda. Dia yang palin cilik dan dia tidak memiliki pengalaman sebanyak yang lain , Saya merasa seperti dia adalah salah satu dari anak-anak saya sendiri dan saya ingin dia pulang,” ujarnya.

Pejabat setempat tidak mengomentari misi penyelamatan. Anak-anak yang dibawa keluar dalam keadaan sehat secara keseluruhan dan beberapa meminta roti cokelat untuk sarapan seperti disampaikan pejabat setempat kepada Reuters.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memuji operasi penyelamatan tersebut. “Atas nama Amerika Serikat, selamat kepada Angkatan Laut Thailand dan semua pada penyelamatan dari 12 anak laki-laki dan pelatih mereka dari gua berbahaya di Thailand,” tulis Trump. “Momen yang indah – semuanya bebas, great job!.” (asr)

Sumber : The Epochtimes