Gumpalan Radioaktif Nuklir Misterius Selimuti Puluhan Negara Eropa

EpochTimesId – Gumpalan awan mengandung materi radioaktif terdeteksi di langit negara-negara Eropa. Awan tersebut terdeteksi di 28 negara, seperti dikutip dari NTD.tv, Sabtu (11/11/2017).

Awan radioaktif pertama kali terdeteksi di Italia, pada 3 Oktober 2017. Awan radioaktif kemudian menghilang, namun asal-usulnya berhasil dilacak, yaitu dari perbatasan antara Rusia dan Kazakhstan.

Wilayah ini diketahui mengandung fasilitas nuklir, dan telah menjadi lokasi beberapa slip-up nuklir, termasuk sebuah kecelakaan nuklir berskala besar pada tahun 1957 yang menyaingi insiden 2011 di Fukushima, dan bencana Chernobyl pada tahun 1986.

Sebuah fasilitas di wilayah itu juga digunakan untuk mengubah bahan bakar nuklir bekas menjadi bahan senjata nuklir selama Perang Dingin. Tapi pencarian asal usul awan radioaktif belum berakhir.

“Ini adalah tingkat radioaktivitas yang sangat rendah dan tidak menimbulkan masalah bagi kesehatan dan lingkungan di Eropa,” kata Jean-Christophe Gariel, direktur kesehatan di Radioprotection and Nuclear Safety Institute di Perancis.

Gariel mengatakan bahwa pejabat keselamatan Rusia tidak membantah data tersebut. Namun mereka mengatakan bahwa mereka tidak mendengar ada berita tentang kecelakaan di pabrik mana pun.

Radioaktivitas ditunjukkan oleh monitor yang menyerap isotop ruthenium-106 di udara.

“Ini adalah isotop yang tidak biasa. Saya tidak berpikir kita akan melihatnya lagi, setelah kecelakaan Chernobyl,” kata Anders Ringbom, direktur riset Swedish Defense Research Agency, melalui NPR.
Menurut NPR, orang-orang yang berada dalam jarak beberapa kilometer dari pelepasan isotop itu disarankan untuk mencari perlindungan.

Gariel mengatakan bahwa pihak berwenang Prancis akan melakukan pemeriksaan acak terhadap makanan dan produk terkait dari wilayah tersebut.

“Jika itu terjadi di Prancis, kami akan mengambil tindakan untuk melindungi populasi dalam radius beberapa kilometer,” kata Gariel.

Gariel berpikir bahwa ukuran pelepasan itu menunjukkan adanya kecelakaan. Analisis oleh Radioprotection dan Nuclear Safety Institute menunjukkan bahwa hal itu dapat menjadi pengolahan ulang bahan bakar nuklir untuk tujuan medis, menurut laporan NPR.

“Ini bukan limbah dari program resmi, kami yakin tentang itu,” ujar Gariel. (waa)

Tiongkok Hapus Pembatasan Kepemilikan Saham Asing pada Sektor Keuangan Sesaat Setelah Trump Meninggalkan Beijing

0

oleh Qin Yufei

Epochtimes.id- Selama kunjungan Presiden Trump di Tiongkok, ia memperingatkan Beijing atas praktek perdagangan yang dinilai tidak adil. Namun, beberapa jam setelah ia meninggalkan Tiongkok, pihak berwenang Beijing mengeluarkan sebuah kebijakan tak terduga.

Pihak berwenang Tiongkok pada 10 November mengeluarkan kebijakan berupa memperlonggar atau menghapus pembatasan kepemilikan saham oleh pihak asing pada sektor keuangan Tiongkok seperti perbankan, perusahaan sekuritas dan sebagainya.

Selama beberapa tahun terakhir ini, sistem keuangan Tiongkok melemah akibat terseret oleh hutang, gelembung dan inefisiensi keuangan.

Namun, meski kebijakan baru tersebut sudah diumumkan, perusahaan asing mungkin tidak akan langsung bergerak.

Lembaga keuangan internasional takut untuk berinvestasi di Tiongkok, sebagian karena mereka diminta untuk membeli peralatan telekomunikasi buatan Tiongkok serta adanya kewajiban untuk menyimpan data keuangan mereka di Tiongkok.

Wakil Menteri Keuangan Tiongkok, Zhu Guangyao mengatakan bahwa pihaknya akan mulai mengizinkan investor asing untuk memiliki sampai 51 % saham dalam perusahaan sekuritas Tiongkok. Tiongkok juga akan mengizinkan mereka memiliki sampai 100 % saham dalam tiga tahun mendatang.

Saat ini, ekuitas saham asing pada perusahaan sekuritas yang diperbolehkan pemerintah adalah sebesar 25 %, dan ekuitas saham asing dalam perusahaan keuangan lainnya terbatas pada 49 %.

Zhu menyebutkan, pemerintah juga berencana untuk meliberalisasi pembatasan kepemilikan saham asing dalam dunia asuransi.

Saat ini yang 50 % akan dinaikkan menjadi 51 % dalam 3 tahun, bahkan ditingkatkan lagi menjadi 100 % dalam 5 tahun mendatang.

Selain itu, pemerintah juga sedang mengkaji untuk menghapus pembatasan kepemilikan saham asing pada sektor perbankan yang saat ini hanya maksimum 25%.

Meskipun kebijakan tersebut baru diumumkan beberapa jam setelah Presiden Trump meninggalkan Beijing. Tetapi Zhu Guangyao menegaskan bahwa ini adalah salah satu hasil keputusan Kongres Nasional ke 19.

Bloomberg melaporkan bahwa ini adalah hal terpenting yang terjadi selama kunjungan Trump ke Tiongkok. Selama bertahun-tahun, pemerintah Tiongkok terus berupaya untuk mengendalikan jumlah kepemilikan saham perusahaan asing di negara itu.

Langkah ini merupakan langkah penting yang memungkinkan pihak asing untuk ikut serta berpartisipasi dalam sistem ekonomi Tiongkok yang selama ini terus dikontrol ketat oleh pemerintah.

Ini tidak saja akan memungkinkan dan membantu bank asing untuk memperoleh pijakan kuat di negara yang memiliki ekonomi terbesar kedua di dunia, namun juga membantu Presiden Trump mencapai tujuan untuk mengurangi defisit perdagangan Amerika Serikat-Tiongkok.

Tetapi anehnya, pihak Tiongkok tidak mengungkapkan masalah tersebut langsung kepada Trump saat ia masih berada di Beijing. Dan dalam laporan kunjungan presiden yang dirilis Gedung Putih pun tidak menyinggung masalah tersebut.

Ekonom Tiongkok, Iris Pang yang bekerja di ING Groep NV mengatakan, pemerintah Tiongkok sudah mempertimbangkan masalah ini cukup lama, tetapi baru sekarang diumumkan karena bertepatan dengan kunjungan Trump.

Pendiri perusahaan research Trivium, Andrew Polk mengatakan, Ini bukan langkah mengalah Beijing kepada Washington tetapi lebih pada keinginan untuk merangsang investasi langsung asing di Tiongkok (Foreign Direct Investment).

“Tiongkok mulai sadar dan khawatir dengan rendahnya tingkat FDI sehingga berusaha untuk mengatrolnya. Ini adalah bagian dari langkah-langkah itu,” tegas Polk.

Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar bank asing kehilangan minat untuk menanam saham di Bank of China. Citibank dan Goldman Sachs semua telah menjual saham mereka, hanya HSBC menjadi satu-satunya bank asing yang memiliki saham besar di bank-bank Tiongkok, mereka masih memegang 19 % saham Bank of Communications Ltd.

The New York Times menganalisis bahwa kebijakan Beijing itu masih memiliki tujuan lain yaitu untuk memperoleh dukungan politik dari Bank-Bank di Wall Street dan perusahaan sekuritas dunia.

Minggu ini, Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat A.S., dengan dukungan dari administrasi Trump telah memperkenalkan sebuah undang-undang untuk meningkatkan penyensoran terhadap pembelian saham perusahaan AS oleh individu maupun perusahaan asal Tiongkok. (Sinatra/asr)

Sumber : Epochtimes.com

Gula Dituding Sebagai Candu Baru Musuh Kesehatan

0

EpochTimesId – Kita semua tahu bahwa makan terlalu banyak gula tidak baik untuk kita, tapi apakah makanan manis itu masuk akal sebagai obat berbahaya dan adiktif?

Kebanyakan dokter dan ilmuwan tetap ragu menggunakan kata ‘obat terlarang’ dan ‘kecanduan’ untuk menggambarkan gula. Ini adalah pemanjaan, mungkin, tapi kita harus bisa menengahi dengan pengendalian diri mendasar yang baik.

Namun asupan kita telah meningkat dengan luar biasa. Dua ratus tahun yang lalu, rata-rata orang Amerika makan satu kilogram gula per tahun. Kini, mereka masing-masing makan sekitar 75 kilogram gula per tahun, menurut Dinas Kesehatan AS.

Sebagian alasan para ahli mewaspadai pelabelan gula sebagai obat berbahaya adalah bahwa dia selalu menjadi bagian dari makanan manusia. Meski makanan olahan mengandung banyak gula tambahan, seluruh makanan seperti susu, buah, sayuran, dan biji-bijian juga memiliki rasa manis. Perbedaannya adalah bahwa dalam makanan alami, kemanisan selalu mengandung nutrisi, seperti antioksidan, magnesium, dan vitamin B, yang membantu mengurangi respons inflamasi dan gangguan hormonal yang dapat dipicu gula sendiri.

Kita tahu lebih banyak gula juga berarti lebih banyak kalori, tapi kita sudah diberitahu bahwa jika kita bisa membakar kalori kosong itu, memperlakukan manis tidak menyebabkan kerugian yang langgeng.

Tapi dalam beberapa tahun terakhir, sebuah narasi baru tentang gula telah muncul. Studi berskala besar sekarang menunjukkan bahwa konsumsi gula berlebih secara signifikan meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung dan peradangan kronis. Peradangan juga mempercepat proses penuaan dan bisa menyebabkan kanker.

Untuk mencegah masalah tersebut, ahli gizi mendesak kita untuk makan tidak lebih dari 10 persen kalori harian kita dalam gula. Sebagian besar dari kita makan lebih dari tiga kali jumlah ini, dan sepertinya kita tidak bisa berhenti. Pemahaman yang berlaku adalah bahwa kita hanya tertarik pada cita rasa makanan lezat yang berlebih, namun beberapa penelitian menunjukkan tingkat ketergantungan fisiologis pada gula yang dapat menyaingi kokain dan tembakau.

Sugar Rush

Sebuah artikel baru-baru ini yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine melihat bukti potensi gula menjadi obat berbahaya dan adiktif. Ini menunjukkan beberapa kesamaan yang mengejutkan antara gula dan sifat buruk.

Salah satu penulis, Dr. James DiNicolantonio, ilmuwan riset kardiovaskular dari Saint Luke’s Mid America Heart Institute di Kansas dan penulis ‘The Salt Fix’ menunjukkan bahwa bahkan bentuk gula pun menyerupai narkoba.

“Ini diproses dengan cara yang sama seperti kokain dan heroin yang diproses dari tanaman koka dan poppy,” kata DiNicolantonio. “Anda mengambil tebu, merebusnya, membuang semua nutrisi, dan memperbaikinya sampai ke titik putih murni, menjadi zat kristal.”

Makanan lezat dalam bentuk apapun merangsang kesenangan dan memberi imbalan bahan kimia di otak, namun efek gula terkonsentrasi secara unik dan kuat. Tanyakan kepada siapa saja yang memiliki gigi manis: Tidak ada yang membawa lebih banyak sukacita daripada gula.

DiNicolantonio mencatat hal ini sebagian karena adanya hubungan destruktif antara kecanduan gula dan kadar dopamin di otak.

“Anda akhirnya terus mengkonsumsi gula untuk meningkatkan kadar dopamin agar terasa enak,” kata Nicola. “Anda mendapatkan nilai tertinggi saat Anda makan gula dan mendapatkan posisi rendah saat Anda tidak melakukannya. Itu lingkaran setan.”

Efek roller coaster serupa terjadi di aliran darah. Kadar gula yang kuat mendongkrak kadar glukosa darah kita, yang kemudian menabrak tubuh setelah memproses brownies, es krim, atau soda, membuat kita lebih lapar akan gula dalam upaya menstabilkan rangsangan.

“Gula berlebih juga menyebabkan insulin melonjak. Seiring waktu, lonjakan insulin ini dapat menyebabkan resistensi insulin, masalah hati, dan akhirnya diabetes tipe 2,” menurut Carolyn Dean, seorang dokter medis, naturopath, dan penulis beberapa buku tentang kesehatan dan gizi.

“Ya, gula adalah obat berbahaya dan adiktif,” sambung Dean kepada The Epoch Times, melalui email.

Tidak seperti nutrisi penting – lemak, protein, vitamin, dan mineral – tubuh kita tidak memerlukan gula. Tapi di saat kelangkaan, makanan manis bisa sangat penting untuk kelangsungan hidup kita. Gula menstimulasi tubuh kita untuk menciptakan lemak, yang berfungsi sebagai penyimpanan energi untuk membuat kita tetap bertahan sampai kita memiliki akses terhadap makanan yang lebih bergizi.

Tapi mekanisme biologis yang menopang nenek moyang kita ini bekerja melawan kita di dunia yang kaya akan gula. Saat kita makan gula dalam bentuk apapun, ia memberi tanda pankreas untuk mensekresikan insulin, yang memungkinkan sel menggunakan gula untuk energi. Namun, jika kita terlalu banyak makan gula, kita kehilangan akses ke cadangan nutrisi kita yang lebih bergizi.

“Anda secara fisiologis bergantung pada gula untuk energi karena Anda tidak dapat benar-benar mengakses lemak dan protein, energi yang tersimpan, karena kadar insulin tinggi,” kata DiNicolantonio.

Kesenangan Murni, Bahaya Tersembunyi

Jadi, jika gula benar-benar berbahaya, mengapa bahaya muncul, dan mengapa konsensus ilmiah tetap sulit dipahami?

Salah satu alasannya adalah informasi penting telah terkubur selama beberapa dekade. Laporan JAMA edisi November 2016, para peneliti telah memahami bahwa gula menyebabkan penyakit arteri koroner pada tahun 1950an. Untuk menghindari pemberitaan buruk, industri gula mensponsori sebuah program penelitian Harvard yang berhasil meragukan bahaya gula sambil mempromosikan lemak sebagai penyebab penyakit.

Tapi tidak semua orang tertipu. Pada tahun 1972, ilmuwan Inggris dan profesor nutrisi John Yudkin menerbitkan buku ‘Murni, Putih, dan Mematikan’. Buku yang merinci bukti peran berbahaya gula pada kesehatan kita. Sikap anti-gulanya begitu kontroversial sehingga membunuh reputasi dan mengakhiri karir risetnya.

Bukti menunjukkan bahwa pengaruh industri makanan masih bisa mengaburkan pemahaman kita tentang efek berbahaya gula. Pada tahun 2016, peneliti University of California memeriksa semua penelitian tentang konsumsi minuman ringan sehubungan dengan obesitas dan diabetes yang diterbitkan sejak tahun 2000. Mereka menemukan bahwa penelitian yang dipimpin oleh peneliti independen menunjukkan adanya kaitan yang jelas, sementara yang disponsori oleh industri soda tidak melihat adanya hubungan.

Kebingungan lebih lanjut berasal dari nama yang berbeda yang diberikan pada gula konsentrat, seperti jus tebu evaporated atau kristal tebu, yang menunjukkan bentuk yang lebih sehat. Ada juga gula alternatif, jagung alternatif, sirup jagung fruktosa tinggi (HFCS) – produk yang pernah dipromosikan sebagai alternatif gula yang lebih sehat. Para ilmuwan sejak itu menemukan bahwa HFCS menyebabkan lebih banyak peradangan dan meningkatkan lebih banyak penyakit hati berlemak dan resistensi insulin daripada gula meja.

Tapi semakin banyak dokter yang tersadar. Mungkin yang paling terkenal adalah anti-sugar crusader kontemporer adalah Dr. Robert Lustig, ahli endokrinologi pediatrik di University of California yang mengkhususkan diri dalam pengobatan obesitas masa kecil. Lustig menganggap baik gula dan HFCS tidak hanya obat berbahaya dan adiktif, tapi juga berracun. Dia menyebut gula ini mengkonsentrasikan ‘alkohol bagi anak’, mengacu pada ketergantungan dan efek buruk yang menimpa generasi muda.

Dalam bukunya yang terbaru, “Hacking of the American Mind : Ilmu Pengetahuan Dibalik Pengambilalihan Perusahaan dan Otak Kita,” Lustig berpendapat bahwa rasa lapar kita akan gula yang tak terpuaskan bahkan telah membentuk rasa prioritas kita.
Bukunya menunjukkan bukti bahwa dorongan konsumsi dopamin yang sangat menstimulasi telah membuat kita merasa cemas, mencari kenikmatan yang cepat dan singkat daripada kebahagiaan sejati, yang membuat kita mengalami kecanduan dan depresi kronis.

“Kesenangan adalah lereng licin untuk toleransi dan kecanduan, sementara kebahagiaan adalah kunci untuk umur panjang,” tulisnya. “Tapi jika kita tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi pada otak kita, kita menjadi mangsa industri yang memanfaatkan kecanduan kita atas nama penjualan kebahagiaan.”

Bersihkan Kecanduan

DiNicolantonio mengatakan bahwa tidak pernah ada studi definitif untuk membuktikan bahwa gula itu adiktif, namun ada tanda-tanda yang harus kita perhatikan.

“Jika orang mengatakan bahwa mereka tidak dapat menurunkan gula, kita perlu mendengarkannya,” katanya.

Dan Defigio, ahli gizi dan kebugaran dan penulis “Mengalahkan Ketergantungan Gula untuk Dummies,” telah bekerja membantu ribuan orang untuk membantu mereka mengatasi ketergantungan mereka pada gula. Dia tidak pernah bermaksud untuk mengkhususkan diri pada kecanduan gula, tapi dengan cepat menyadari bahwa di situlah orang membutuhkan bantuan paling banyak.

“Kebutuhannya sangat kuat, dan mungkin semakin parah dalam 10 tahun terakhir,” katanya.

Jika gula terkonsentrasi adalah kecanduan yang berbahaya, membersihkannya adalah sebuah tantangan menarik.

Seperti kecanduan lainnya, psikologi memainkan peran besar dalam melepaskan diri dari gula, karena orang sering meraih permen untuk memberi makan kehampaan emosional, kata Defigio. Inilah sebabnya, bahkan jika kita tahu itu buruk bagi kita, akan sangat sulit untuk berhenti.

Dalam pengalaman Defigio, hanya sekitar 10 persen orang yang bisa meninggalkan gula. Bagi orang lain, ini adalah sebuah proses, dan rintangan terbesar adalah ‘semua atau tidak’. Ketika pecandu gula gagal menjalani prosesnya, mereka dengan cepat akan kembali kepada kebiasaan lama mereka karena putus asa.

“Pikirkan logika : ‘Saya jatuh dari gerobak dan saya makan kue, jadi sebaiknya saya memakan semua kue itu,'” katanya. “Inilah sebabnya mengapa gula mendapat perhatian orang-orang.”

Sebagai pelaku diet sehat dan berusaha meninggalkan gula, Defigio juga menyarankan agar mereka mulai membangun keterkaitan emosional dengan olahraga.

Olahraga dapat memberi energi dan endorfin tinggi, menggantikan beberapa sensasi yang sebelumnya bisa diperoleh dari gula. Hal ini juga membuat tubuh lebih reseptif terhadap insulin, yang membantu untuk menghilangkan beberapa gangguan hormonal yang disebabkan oleh gula.

Karena semakin banyak orang yang merasa bijak terhadap efek gula terkonsentrasi, barang-barang manis itu tampaknya menuju ke jalan yang sama dengan rokok. Dengan memperhatikan kesehatan masyarakat (dan kesempatan untuk menghasilkan pendapatan), beberapa kota sekarang mengenakan pajak soda untuk mencegah konsumsi gula berlebih.

Penelitian menunjukkan bahwa minuman manis yang berlebihan memang mengurangi penggunaan. Tapi Defigio tidak percaya bahwa jenis solusi hukuman ini berkelanjutan. Sebaliknya, dia mengatakan bahwa kita perlu memfokuskan energi kita untuk menjadi lebih proaktif tentang bagaimana kita menjalani hidup kita, merawat tubuh kita, dan memberi makan diri kita sendiri.

“Gambaran besarnya adalah belajar membuat keputusan jangka panjang yang lebih sehat secara reguler, bukan hanya mengancam dengan pajak 15 sen,” tutup Defigio. (waa)

Trump dan Xi Capai Kesepahaman, Krisis Nuklir Korut Ada Solusi

Reporter Epoch Times, Luo Ya, melaporkan

Pada 9 November, tepatnya hari kedua kunjungan Trump ke RRT, kedua belah pihak menggelar pertemuan resmi di Balai Rakyat Nasional.

Xi Jinping mengatakan, kedua negara telah mencapai kesepahaman dalam banyak masalah, kerjasama RRT-AS adalah satu-satunya opsi. Trump menyatakan, dalam masalah Korut kedua belah pihak berpendapat bisa diselesaikan.

Pagi Kamis di lapangan di Balai Rakyat Nasional Xi Jinping menyambut Trump dengan upacara kenegaraan, dengan membunyikan 21 kali salvo, dan inspeksi pasukan kehormatan, kemudian keduanya menggelar pertemuan resmi tersebut.

Xi Jinping menyatakan sambutannya terhadap pernyataan kunjungan kenegaraan Trump, di saat yang sama pertukaran pendapat secara mendalam oleh kedua belah pihak telah mencapai banyak kesepahaman.

Kedua pihak berpendapat bahwa hubungan bilateral kedua negara tidak hanya menyangkut warga kedua negara saja, juga berdampak pada perdamaian dan stabilitas dunia, serta meyakini RRT dan AS sedang berkembang pada sejarah baru. Ia juga menekankan kerjasama RRT-AS adalah satu-satunya opsi.

April tahun ini ketika bertemu untuk pertama kalinya dengan Trump di Sea Lake Manor, AS, Xi Jinping telah menyatakan, “Jika hubungan kedua negara baik adanya, tidak hanya menguntungkan bagi kedua negara dan warganya, juga bagi dunia. Kami memiliki seribu alasan untuk membina hubungan baik antara RRT dan AS, tidak ada satu pun alasan untuk merusak hubungan kedua negara.”

Dalam pertemuan kali ini, Xi Jinping juga menyatakan, tahun ini hubungan RRT-Amerika Serikat mengalami perkembangan penting, berkat efek peran diplomatik kedua pemimpinnya, dalam menghadapi masalah Semenanjung Korea, Afganistan dan masalah regional lainnya telah diperkuat dengan komunikasi dan koordinasi.

Trump menyatakan, pertemuan kedua belah pihak membicarakan masalah Korut dan keduanya meyakini ada cara untuk menyelesaikannya. Ia juga mengatakan, walaupun defisit perdagangan AS cenderung tidak adil bagi AS, namun ia tidak menyalahkan RRT. AS perlu mengubah kebijakan perdagangan yang sudah kuno terhadap RRT dan kebijakan perdagangan dunia.

Trump juga mengungkapkan malam sebelumnya acara makan malam yang tadinya sederhana, ternyata molor sampai 2 jam lebih, sembari bergurau Trump mengatakan perbincangannya dengan Xi sangat mengasyikkan.

Sebelumnya sejumlah pengamat situasi RRT mengatakan, makan malam Xi dan Trump adalah interaksi non-formal keduanya sebagai landasan bagi pertemuan resmi keduanya hari ini, terhadap masalah nuklir Korut, dan hubungan dagang serta masalah sensitif lainnya agar tercapai kesepahaman.

Pakar Analisa Aspek Pertemuan Non-Formal Trump dan Xi

Xi beserta istri mendampingi Trump beserta istri mengunjungi tiga aula di Forbidden City (Kota Terlarang) yakni: Taihedian, Zhonghedian dan Baohedian, kemudian berkunjung ke rumah restaurasi relik bersejarah dari Forbidden City.

Menyaksikan Forbidden City, menikmati peninggalan budaya, menikmati teh, menyaksikan opera Beijing, perjalanan Trump ke RRT digelar sarat dengan atmosfir budaya. Malam itu Xi Jinping juga mempersiapkan makan malam pribadi bagi Trump, kedua belah pihak melangsungkan interaksi non-formal.

Praktisi media senior RRT Huang Jinqiu menyatakan, latar belakang, kelahiran, dan pengalaman Trump dan Xi sangat berbeda, namun bagaimanapun mereka adalah pemimpin dua negara besar dunia :

“Beberapa kali pertemuan mereka sebelumnya, disesali terlambat terwujud, ada kesan serasa keduanya sangat saling menghargai satu sama lain. Beberapa kali Trump menyatakan simpatinya pada Xi Jinping, antara Trump dan Xi telah terjalin persahabatan yang sangat baik, dan memiliki rasa saling percaya sampai tingkatan tertentu.”

Pengamat situasi Beijing Hua Po mengatakan pada reporter Epoch Times, sebelum kunjungannya ke RRT Trump telah melontarkan pernyataan, yang pertama memuji Xi Jinping, yang kedua mengatakan sekarang (pasca Kongres ke 19 PKT) Xi Jinping telah memiliki kekuasaan sangat besar, sudah memiliki kuasa untuk bisa mewujudkan janji kepada AS.

Trump juga telah menyampaikan pernyataan keras terhadap Korut, bahwa jika Korut berani memusuhi AS, maka AS tidak akan mengampuni Korut dan lain-lain, yang sebenarnya ini adalah suatu patokan yang dikemukakan terlebih dulu oleh Trump sebelum perundingan.

Menurut berita Bloomberg, pejabat AS menyatakan bahwa Amerika dan Tiongkok akan menandatangani kesepakatan senilai USD 250 milyar. Reuters memberitakan, pihak Tiongkok berjanji akan membeli lebih banyak kacang kedelai dari AS untuk meredakan pergesekan perdagangan.

Huang Jinqiu menyatakan, “Kunjungan Trump ke Tiongkok kali ini, Beijing dipastikan akan menghadiahkan sebuah bingkisan besar, memberikan pesanan sangat banyak pada AS. Hal ini juga kerap dilakukan oleh pemimpin komunis beberapa generasi sebelumnya.”

“Jadi pada kunjungan Trump kali ini pun tidak terkecuali bagi pemerintahan Xi Jinping, pemerintah dipastikan akan menuruti kemauannya.”

Menurut Huang, dengan Xi Jinping menjaga persahabatan ini dengan Trump, sangat membantu dialog kedua negara, sangat membantu mendobrak tembok ideologi yang menghalangi Tiongkok untuk melangkah menuju masa depan cerah.”

Refleksi Rusia Terhadap “Revolusi Oktober” Gemparkan Petinggi PKT

Tanggal 7 November, sehari sebelum kunjungan Trump ke Tiongkok, sebagai peringatan 100 tahun peristiwa “Revolusi Oktober” di Rusia, Gedung Putih mengumumkan hari itu sebagai “Hari Peringatan Korban Komunis”, mengecam penindasan paham komunis terhadap rakyat, selama satu abad telah merampas nyawa ratusan juta orang di seluruh dunia, dan tak terhitung banyaknya korban menderita lainnya.

Huang Jinqiu menyatakan, pada Majelis Umum PBB maupun pada pidato sebelumnya, Trump terus mengkritik paham komunis tanpa ampun dan sangat jelas.

Menurut Trump paham komunis adalah akar sumber segala bencana, dan sikapnya yang begitu jelas itu juga bisa memengaruhi Xi Jinping, dalam hal memerintah Tiongkok pasca “Kongres Nasional ke-19 PKT”, bagaimana agar Tiongkok memiliki masa depan, bagi Xi Jinping mungkin adalah referensi yang sangat baik.

Huang Jinqiu menekankan, “Dulu Presiden Reagan bersahabat baik dengan Gorbachev, kemudian Rusia pun menempuh jalan demokrasi bebas. Trump menimbulkan pengaruh seperti Presiden Reagan, persahabatannya dan interaksinya dengan Xi, dipastikan akan menjadi arahan yang lebih baik bagi Xi untuk melakukan reformasi menyeluruh pasca ‘Kongres Nasional ke-19 PKT’, dan ada kemungkinan akan membawa masyarakat Tiongkok menuju masyarakat yang lebih beradab.” (SUD/whs/asr)

Sumber : Epochtimes.com

Kaki Patah Mengekspos Sistem Kesehatan yang Rusak di Tiongkok

0

Kurangnya dana, korupsi, dan pedoman yang tidak tepat merupakan salah satu masalah

Ini seharusnya merupakan operasi sederhana untuk ibu Zhou yang berusia 63 tahun di Rumah Sakit Rakyat Weixian di Kota Xingtai, Propinsi Hebei. Setelah jatuh dari sepeda listriknya, ia mengalami patah tulang di kaki kanannya, yang membutuhkan pelat baja untuk menahan tulang-belulangnya. Namun setelah operasi, dia mengalami nyeri tanpa henti di kakinya. Empat bulan kemudian, Zhou membawa ibunya kembali ke rumah sakit, dan tanpa sengaja, sebuah skandal korupsi terungkap.

Pada 1 November, media Tiongkok Jiangxi News Net melaporkan bahwa pelat baja telah terbelah dua dan menjadi tertanam dalam dagingnya. Operasi awalnya berhasil, namun pelat baja kemudian pecah.

Dengan menyamar Jiangxi News melakukan investigasi, yang pada awalnya berusaha untuk menentukan apakah pelat baja dibuat dengan bahan yang kurang lancar, atau jika gagal untuk menemukan standar keselamatan. Terungkap bahwa Rumah Sakit Rakyat Weixian telah menjual pelat baja dan sekrup tulang pada pasien rumah sakit dengan harga selangit, jauh lebih tinggi dari apa yang harus dibayar rumah sakit. Misalnya, perusahaan pemasok menjual pelat baja ke rumah sakit dengan harga 480 yuan (sekitar US$72), namun rumah sakit tersebut menarik biaya ke pasien 4.662 yuan (sekitar $700).

Uang dari kenaikan harga, menurut Jiangxi News Net, telah dikantongi oleh staf di berbagai tingkat rumah sakit – direktur, kepala, apoteker, direktur departemen, dan dokter.

Korupsi di Rumah Sakit Rakyat Weixian hanyalah mikrokosmos dari isu-isu yang lebih luas dalam sistem kesehatan Tiongkok. Selama bertahun-tahun, negara ini diganggu oleh penipuan rumah sakit, skandal kickback (pembayaran kembali/upeti), obat-obatan yang tidak aman, penyuapan, dan vaksin di bawah standar.

Hal ini tidak biasa untuk membuka konfrontasi antara dokter dan pasien saat pengobatan tidak berjalan lancar. Namun, di balik semua konflik itu terbengkalai masalah yang lebih besar lagi – beberapa yang telah ditangani publik oleh pejabat Partai Komunis Tiongkok.

Salah satu alasan mengapa Tiongkok tertinggal dari Amerika Serikat dalam kualitas layanan kesehatan adalah uang yang dikeluarkan rezim Tiongkok ke sektor kesehatan. Menurut Bank Dunia, rekening kesehatan mencapai 17 persen dari PDB AS pada tahun 2014, dibandingkan dengan Tiongkok yang hanya 5,5 persen.

Di atas kertas, rezim Tiongkok mengatakan bahwa 95 persen warganya dilindungi asuransi kesehatan dan dapat mengakses penggantian negara hingga 70 persen untuk berbagai penyakit. Tetapi banyak yang mengatakan bahwa skema asuransi tidak cukup komprehensif – pasien masih membayar separuh biaya medis mereka dari kantong mereka sendiri, menurut sebuah analisis 2013 oleh Wharton School of Business di University of Pennsylvania.

Pedoman kesehatan adalah sumber masalah lain dalam sistem kesehatan Tiongkok, lapor portal berita Tiongkok Sohu, yang mengutip komentar yang dibuat oleh Fan Daiming, direktur Laboratorium Kunci Negara dari Biologi Kanker, akademisi Akademi Teknik Tiongkok, dan mantan presiden Fourth Military Medical University, di sebuah forum kesehatan di Tiongkok pada bulan Desember 2016.

Panduannya adalah protokol untuk berbagai aspek perawatan kesehatan, seperti perawatan gigi dan perawatan di rumah sakit. Fan mengatakan bahwa 96 persen konten pedoman disalin dari sumber-sumber Barat, namun harus ada peraturan yang unik untuk masalah kesehatan Tiongkok, seperti pedoman yang didasarkan pada kebiasaan makan orang Tiongkok, bukan orang-orang Barat.

Berbicara pada sebuah pertemuan politik pada Maret 2014, Zhong Nanshan, mantan presiden Asosiasi Medis Tiongkok dan pemimpin redaksi Journal of Thoracic Disease, mengatakan bahwa reformasi kesehatan telah gagal menyelesaikan banyak masalah mendasar, menurut sebuah laporan oleh juru bicara negara Tiongkok People’s Daily.

Misalnya, Zhang mengatakan bahwa banyak orang Tiongkok yang hidup dalam kemiskinan terus tidak memiliki akses terhadap perawatan kesehatan karena biaya tinggi. Selain itu, rumah sakit umum di Tiongkok, dengan kurangnya dukungan finansial dari pihak berwenang Tiongkok, terus beroperasi seperti rumah sakit swasta, sangat ingin meningkatkan pendapatan mereka. Untuk menunjukkan maksudnya, Zhang menunjukkan bahwa dokter di rumah sakit umum memiliki lebih banyak klinik rawat jalan daripada yang dapat mereka tangani, untuk mendapatkan lebih banyak uang dari pasien.

“Ini bukan masalah biasa. Ini lebih dalam, masalah sistemik,” kata Zhang.

Pada bulan Juni 2016, kematian Wei Zexi, seorang mahasiswa berusia 21 tahun yang didiagnosis dengan sarkoma sinovial, suatu bentuk kanker jaringan yang langka, mendapat banyak perhatian publik karena dia telah menerima perawatan kanker yang tidak berguna selama enam bulan sebelumnya. Media Tiongkok menginvestigasi dan menemukan bahwa rumah sakit yang telah memberi Wei perawatan tersebut adalah bagian dari “Jaringan Putian” – 8.600 rumah sakit swasta yang dikendalikan oleh pengusaha dan pejabat Partai yang telah menempatkan iklan online untuk memasarkan obat dan perawatan palsu mereka. (ran)

NATO Disebut Setuju Gunakan Opsi Militer Jika Pakistan Menolak Menindak Kelompok-kelompok Teror

Epochtimes.id- Kementerian Pertahanan Afghanistan menyebut bahwa anggota sekutu NATO telah sepakat untuk memberi tekanan lebih besar kepada Pakistan untuk menindak tempat-tempat perlindungan kelompok-kelompok teroris di wilayahnya.

“Semua anggota NATO ingin menekan Pakistan karena mendukung terorisme,” kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, Mayor Jenderal Dawlat Waziri kepada Kantor Berita Ariana.

“Jika Pakistan tidak berhenti mendukung teroris, Amerika Serikat akan melakukan tindakan militer melawan kelompok-kelompok teror di tanah Pakistan,” tambahnya.

Afghanistan percaya hanya tindakan tegas terhadap Pakistan yang bisa mengurangi bara kekerasan yang sedang berlangsung di Afghanistan.

Selain itu, Menteri Pertahanan sekutu NATO selama kunjungan dua hari mereka di Brussels telah berjanji untuk mendukung pasukan Afghanistan melalui udara dalam perjuangan mereka melawan kelompok pemberontak.

“NATO mendukung Angkatan Udara Afghanistan. Mereka akan melakukan serangan saat kita memberi target,”tambah Waziri.

Pada Kamis lalu, NATO mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan misi pelatihan Afghanistan sekitar 3.000 tentara di tahun yang akan datang.

Kementerian Pertahanan Afghanistan mengatakan pasukan baru tersebut akan memberikan pelatihan, bantuan dan nasihat kepada pasukan komando Afghanistan, polisi perbatasan dan polisi ketertiban nasional Afghanistan yang baru bergabung dengan tentara Afghanistan. (asr)

Sumber : Ariananews.af

Inggris Minta Sosial Media Blokir Konten Teroris Sebelum Diposting

EpochTimesId – Inggris mendesak perusahaan media sosial untuk merancang sistem otomatis guna menemukan dan memblokir pesan teroris yang kejam sebelum dipublikasikan di website mereka. Selama ini, sebagian besar media sosial menggunakan sistem pelaporan dari pengguna lain, sebelum konten terkait teroris bisa dihapus.

“Saat ini ada persaingan senjata online antara teroris dengan kekuatan hukum dan ketertiban,” ujar Britain’s Home Secretary , Amber Rudd, dalam sebuah acara di New America, sebuah komunitas pemikir atau think-tank di Washington, Amerika Serikat, Kamis (9/11/2017) waktu setempat.

Tangan kanan Perdana Menteri Inggris, Theresa May, itu mengatakan bahwa pihak berwenang pemerintah dan perusahaan sudah bekerja untuk memastikan bahwa pesan teroris yang mempromosikan kekerasan harus dihapus dari internet. Namun, selama ini upaya itu memakan waktu satu atau dua jam setelah konten diposting.

Namun, Menteri yang membidangi urusan Dalam Negeri Inggris ini mengatakan bahwa perusahaan harus terus maju dengan pengembangan dan penerapan sistem intelijen buatan. Sistem tersebut diharapkan dapat menemukan konten semacam itu sebelum diposting di internet, dan langsung menolak publikasinya agar tidak disebarluaskan.

Sejak awal 2017, operasi teroris yang kejam telah memposting sekitar 40.000 konten di internet. Rudd menegaskan bahwa dia sudah mengunjungi Silicon Valley, termasuk Alphabet Inc’s, Google, dan YouTube, serta Facebook Inc dan Twitter Inc.

Kunjungannya membawa pesan agar mereka untuk berbuat lebih banyak untuk memburu atau memblokir konten pengguna bernuansa teroris.

Sejak 12 bulan terakhir, perusahaan media sosial hanya berhasil menurunkan sekitar setengah dari materi teroris yang melakukan kekerasan dari situs mereka dalam waktu dua jam setelah posting. Akhir-akhir ini proporsi tersebut meningkat menjadi dua pertiga, masih menurut Rudd.

YouTube, menurutnya berhasil memblokir 83 persen dari video teroris terkait kekerasan yang masuk ke akun sosial media video itu. Rudd, menambahkan bahwa pihak berwenang Inggris memiliki bukti bahwa kelompok teroris ISIS sekarang berjuang untuk mendapatkan beberapa materi terorisme dan radikalisasi melalui internet.

Namun dia mengatakan bahwa ada lebih banyak lagi yang bisa dilakukan oleh perusahaan pemilik sosial media, menggunakan teknologi mutakhir untuk menemukan konten berbahaya dengan lebih cepat.

Dia menambahkan bahwa setelah meningkatnya jumlah serangan kendaraan oleh teroris, seperti yang terjadi di Pasar Borough London awal tahun ini, pihak berwenang keamanan Inggris sedang meninjau peraturan penyewaan mobil dan mempertimbangkan cara bagi pihak berwenang untuk mengumpulkan data yang lebih relevan dari perusahaan penyewaan mobil. (waa)

Trump Mengakhiri Kunjungan Tiongkok Menuju Vietnam untuk Menghadiri Pertemuan APEC

Epochtimes.id- Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat, 10 November 2017 pukul 9.00 waktu Beijing telah mengakhiri kunjungan 3 harinya di Tiongkok dan terbang menuju Vietnam untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi APEC.

Menurut laporan Apple News bahwa Ibu Negara Melania masih berada di Tiongkok untuk menyelesaikan perjalanan lainnya.

Ia akan mengunjungi Kebun Binatang Beijing untuk melihat panda, kemudian pergi ke Mutianyu untuk melihat Tembok Besar pada 10 November.

Saat ini kedua lokasi wisata tersebut sudah dinyatakan tertutup untuk umum dan bersiap-siap untuk menerima kedatangan tamu agung dari AS.

Usai kedua acara tersebut Melania akan meninggalkan Tiongkok pada malam harinya untuk mengakhiri perjalanan Asia.  (Sinatra/asr)

Sumber : Epochtimes.com

Kelompok Rahasia di Tiongkok yang Terdiri dari Ratusan Orang Terus Memantau Peralatan Elektronik Trump

Epochtimes.id- Media Amerika Serikat melaporkan bahwa selama Presiden AS berkunjung di Tiongkok sebuah kelompok rahasia di negara itu yang menamakan diri “Skyheart” dan terdiri dari ratusan orang terus melakukan pemantauan terhadap perangkat elektronik baik milik Trump maupun anggota delegasi AS.

Media A.S. itu juga mengungkapkan bahwa peralatan khusus yang dibawa Amerika Serikat dalam pesawat kepresidenan “Air Force One” memiliki kemampuan yang menjadikan presiden bebas untuk berselancar di Internet tanpa hambatan dan tidak terpengaruh oleh Great Firewall (GFW, perangkat sensor internet) milik Tiongkok.

Beberapa media AS termasuk The Washington Free Beacon dan CNN melaporkan bahwa selama kunjungan presiden AS di Tiongkok, sebuah kelompok rahasia asal militer yang bernama “Skyheart” terus melakukan pemantauan secara penuh waktu terhadap perangkat elektronik Trump dan delegasi.

Dunia luar tidak tahu berasal dari bagian mana kelompok tersebut. Namun, sebanyak 350 orang anggota berkumpul di sebuah markas rahasia di Xishan, Beijing, untuk memantau dan menganalisis informasi Trump siang dan malam.

Dilaporkan bahwa tim tersebut memantau termasuk kesukaan Trump, buku-buku yang dibaca serta acara TV yang disukai, makanan favorit dan lainnya. Di antaranya komentar-komentar Trump yang distribusikan di Twitter juga merupakan bagian dari penelitian kelompok tersebut.

“Tidak ada rincian yang mungkin terlewatkan” semua hasilnya dilaporkan. Laporan tersebut juga mengatakan bahwa selama kunjungan Trump ke Tiongkok, Skyheart akan memantau sinyal peralatan elektronik dari anggota delegasi Trump dengan harapan untuk mendapatkan lebih banyak informasi rahasia.

Dunia luar tidak tidak tahu apakah Trump bisa menggunakan Twiter selama berada di Tiongkok, karena ada larangan penggunaan Twiter di Tiongkok sehingga akan terkena sensor oleh GFW Tiongkok. Tahun lalu, Tiongkok dijuluki negara “Pengrusak kebebasan berInternet terbesar di dunia”.

Selama 2 hari di Tiongkok, Trump telah mendistribusikan hanya 6 berita melalui akun Twiternya. sebagian besar berita atau komentarnya ia kirim lewat email, mengubah kebiasaan lamanya yang lebih suka melalui ponsel.

Media AS mengutip ucapan pejabat Gedung Putih memberitakan bahwa, dalam pesawat kepresidenan “Air Force One” terdapat perangkat komunikasi independen via satelit yang terdiri dari 85 hotline telepon guna menjamin kelancaran dan kerahasiaan isi berita.

Meskipun presiden meninggalkan pesawat,  kontak masih bisa dilakukan dengan mengandalkan peralatan satelit independen, sehingga bebas terkena sensor dan monitor pihak lain. (Sinatra/asr)

Sumber : Epochtimes.com

Teroris Pro-ISIS Membunuh Enam Tentara di Filipina Selatan

Epochtimes.id- Teroris Pro-ISIS membunuh enam tentara dan melukai empat lainnya di sebuah pulau di Filipina selatan.

Hal demikian disampaikan oleh Juru Bicara Militer Filiphina, saat tentara tersebut berfokus melawan kepada kelompok pemberontak yang tersisa setelah memegang kendali atas Kota Marawi.

Militer memindahkan operasinya ke pulau Basilan setelah mengakhiri operasi tempur selama lima bulan di Marawi pada bulan lalu.

Tentara Filiphina menguasai kembali Marawi setelah membunuh pemimpin tertinggi teroris tersebut, Isnilon Hapilon, emir militan pro-ISIS di Asia Tenggara.

“Kami mengejar elemen Abu Sayyaf yang terus ada di Basilan dan sampai saat ini, telah terjadi baku tembak yang dilaporkan kepada kami, khususnya pagi ini,” kata juru bicara militer Mayjen Restituto Padilla kepada saluran berita ANC dilansir oleh Reuters.

Pertempuran itu menyebabkan 10 orang tentara terluka, namun enam lainnya meninggal dalam perjalanan ke fasilitas medis pada 8 November lalu. Para tentara ini memburu pengganti komandan Abu Sayyaf, Furiji Indama. Tentara ini bentrok dengan kelompok teroris di kota Sumisip.

Teroris dari Abu Sayyaf, yang terkenal dengan pemboman, pemenggalan, pemerasan dan penculikan-untuk-tebusan di bagian selatan Filipina. Kelompok ini ikut ambil bagian dalam serangan terhadap Marawi pada Mei lalu yang menyebabkan pertempuran berdarah selama lima bulan itu.

Dua batalyon tentara dikirim untuk memperkuat tentara yang mendapat tembakan sengit dari para teroris. Juru Bicara Kapten Jo-Ann Petinglay mengatakan kepada wartawan, pihaknya mengerahkan dua helikopter serbu untuk memberikan dukungan melalui udara.

Sejumlah teroris belum diketahui apakah tewas atau terluka dalam pertempuran empat jam tersebut. Petinglay mengatakan, “Kami akan terus mengejar Abu Sayyaf dan menyelesaikannya,” tambahnya.

Kehadiran teroris pro-ISIS merupakan salah satu ancaman keamanan utama bagi Filipina. Pengepungan Marawi menimbulkan kekhawatiran bahwa Filipina Selatan akan menjadi pusat Asia untuk kelompok ultra-radikal. (asr)

Sumber : The Epochtimes

Pendaki Ini Melihat Ayam Sebagai Makhluk Hidup (Video)

0

EpochTimesId – Aktivis pecinta lingkungan ini sepertinya memang sangat berjodoh dengan ayam. Heather Bolint tidak sengaja bertemu dengan ayam kampung ketika mendaki.

Perempuan 31 tahun ini pun merasa perjalanannya mendaki selama 24 jam dari Pennsylvania ke West Virginia, sejauh 42 mil sangat tidak sia-sia.

Bagi orang lain, bertemu dengan ayam saat mendaki gunung tentu merupakan hal yang sepele dan bahkan tidak akan dihiraukan. Tapi bagi Heather, peristiwa ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

Betapa tidak, perempuan ini telah meninggalkan pekerjaannya di the Humane League untuk mewujudkan impian mendaki Appalachian National Trail. Kini, dia bahkan mendapat bonus luar biasa, karena dia adalah pecinta ayam.

Dia sudah memproklamirkan diri sebagai ‘chicken whisperer’. Akun Instagram Heather Bolint bahkan sudah terkenal dan memiliki basis pengikut cukup banyak dari seluruh dunia.

Awalnya, perempuan yang berencana untuk mendaki seumur hidupnya ini memang tidak berharap bertemu ayam selama mendaki. Pemandangan yang indah dari padang gurun pegunungan Appalachian kuno sudah cukup menyita minatnya untuk datang mendaki ke tempat ini.

Appalachian adalah rumah bagi binatang liar seperti beruang hitam Amerika, rusa, dan reptil seperti ular derik kayu. Dia sudah cukup bahagia menemui hewan-hewan itu sepanjang perjalanan. Namun, Seekor ayam jantan yang eksotis?

Itu adalah hal terakhir yang dia harapkan!

Setelah menempuh jarak 1.124 mil, Bolint berada di Pennsylvania, hanya setengah mil ke jalur Mason Dixon. Saat itulah dia menemukan apa yang dia gambarkan sebagai ayam ‘berkelas’ di jalan setapak.

“Saya benar-benar tidak percaya saat menemukannya,” kata Bolint, seperti dilansir EraBaruNet dari TODAY.

Spesimen eksotis itu ternyata adalah seekor ayam jambul. Ayam kampung ini memiliki jambul dengan variasi warga emas dan putih, warna yang sangat indah.

Heather awalnya tidak yakin, apakah ayam jantan ini punya tuan. Jadi dia beristirahat dan menunggu selama beberapa saat.

Tidak ada rumah di daerah itu, dan jalan ke pedesaan berjarak 30 kaki jauhnya.

“Saya yakin dia tersesat di sekitar sini. Saya khawatir seseorang membuangnya ke sini, karena itu adalah jalan pedesaan yang tenang, dan karena dia adalah ayam jantan, yang selalu tidak diinginkan orang,” ujar SelebGram itu.

Dia pun mengambil kesimpulan, ayam jantan ini sepertinya membutuhkan seseorang untuk merawatnya. Akhirnya, ayam itu menjadi teman seperjalanannya, yang tidak disangka-sangka pada hari itu.

Dia menamainya Eddie.

“Saya memeluknya sepanjang perjalanan, dan melanjutkan perjalanan sejauh 15 mil lagi dalam kecuraman 80 derajat, dengan ditemani cuaca lembab sampai matahari mulai terbenam,” katanya, dikutip dari The Dodo.

“Dia hampir tidak pernah membuka mata, dan cukup puas dengan hanya duduk di pelukan saya atau di jas hujan saya saat kami mendaki,” imbuh Heather.

Setiba di tempat tujuan, Heater bahkan mengajak Eddie tidur bersama di dalam tenda.

“Dia duduk dengan benar saat hari mulai gelap dan saya menyiapkan kantong tidur saya di sampingnya untuk tidur nyenyak. Sangat lucu membayangkan saya akan membangunkan ayam jago saya, bukan sebaliknya,” guraunya.

Heather dan Eddie, kemudian sempat bertemu dengan beberapa pendaki lainnya. Mereka pun berfoto bersama Eddie dengan riang gembira.

Setelah melewati tiga negara bagian yang berbeda, mereka akhirnya sampai di markas Appalachian Trail Conservancy di West Virginia, tempat Eddie dipindahkan ke rumah selamanya di Poplar Spring, sebuah tempat perlindungan hewan ternak.

Heather menyimpan salah satu bulunya yang rontok sebagai suvenir. Dia mengungkapkan bahwa Eddie telah menjadi pendamping hiking yang hebat.

“Makhluk kecil ini adalah ayam jantan yang paling manis, dan benar-benar mencuri hatiku,” tutupnya.

Eddie membuatnya meneguhkan komitmen untuk merawat makhluk-makhluk yang hanya dilihat sebagai makanan dan bukan sebagai makhluk hidup.(hui/rp/waa)

Rusia Diduga Langgar Perjanjian Senjata Perang Dingin

EpochTimesId – Rusia diduga melanggar perjanjian senjata yang disepakati pada masa perang dingin. Moscow dituding menggelar rudal-rudal jelajah jarak sedang yang dipasangi nuklir.

Jika tudingan itu benar, maka Rusia melanggar Perjanjian Senjata Nuklir Jarak Sedang. Perjanjian itu melarang pemasangan rudal nuklir berbasis darat dengan jarak sedang oleh Amerika dan Rusia.

Perjanjian tersebut ditandatangani pada tahun 1987 antara Amerika dan Uni Soviet. Presiden Amerika Ronald Reagan dan Mikhail Gorbachev, yang mewakili Uni Soviet menandatangani langsung perjanjian itu.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Jim Mattis mengatakan pada hari Kamis (9/11/2017) waktu setempat bahwa para menteri pertahanan NATO sedang mempertimbangkan cara untuk membuat Rusia mematuhi sebuah perjanjian penting mengenai pengawasan senjata tersebut.

“Kami telah memiliki bukti dan keyakinan kuat selama beberapa tahun bahwa Rusia telah melanggar perjanjian Senjata Nuklir Jarak Sedang dan kami berusaha membuat Rusia kembali mematuhinya,” kata Mattis dalam sebuah acara NATO di Belgia, seperti dikutip dari VOA, Jumat (10/11/2017).

Mattis mengatakan bahwa dalam diskusi di Belgia ini, NATO membahas tentang Rusia. Dia dan menteri pertahanan negara-negara NATO yang lain akan berdiskusi dengan Rusia untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Selain itu, mereka juga membahas upaya untuk mempertahankan perjanjian-perjanjian pengawasan senjata yang lain.

“Ini mutlak diperlukan untuk mempertahankan kesepakatan pengawasan senjata yang meyakinkan dan kami melakukannya dengan cara yang substansial, transparan dan dapat diverifikasi,” tegas pensiunan Jenderal itu.

Sementara itu, Rusia sudah membantah pernyataan yang sudah pernah diutarakan oleh pejabat Blok Atlantik Utara lainnya. Rusia bahkan pernah menuduh Amerika yang melanggar perjanjian tersebut, karena sistem rudal Patriot Amerika di Polandia dan Romania dapat diubah untuk meluncurkan rudal nuklir ke Rusia. (waa)

Spanyol Bebaskan Ketua Parlemen Katalan dengan Kewajiban Membayar Uang Jaminan

EpochTimesId – Hakim Kerajaan Spanyol, Pablo Llaren memutuskan untuk membebaskan ketua parlemen Katalonia, Carme Forcadell, dari tahanan. Sang Hakim juga membebaskan anggota Parlemen Katalan lainnya.

Namun, mereka bebes dengan kewajiban membayar uang jaminan. Selain itu, aparat penegak hukum akan tetap melanjutkan penyelidikan terkait peran mereka dalam deklarasi kemerdekaan yang dinilai tidak sesuai konstitusi Spanyol.

“Semua tersangka sudah menjamin bahwa mereka tidak melanjutkan aktivitas politik yang dilarang konstitusi,” demikian pernyataan Hakim Pablo Llarena dalam keputusannya, Kamis (9/11/2017) waktu setempat.

Pembebasan Ketua dan Sejumlah pejabat Parlemen Daerah Otonom Katalonia itu ditengah aksi unjukrasa yang menuntut pembebasan para tokoh politik Katalan yang ditahan pihak kerajaan Spanyol.

Aksi demonstrasi pro kemerdekaan Katalonia bahkan memblokir puluhan jalan protokol dan menuntup akses kereta api, Rabu (8/11/2017) waktu setempat.

Aksi Protes Katalan Merdeka pun membuat hampir separuh Kota Barcelona lumpuh total. Para pengunjuk rasa umumnya menggelar aksi dengan duduk dan tidur di jalan raya dan rel kereta api, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (9/11/2017).

Sejak pukul enam dini hari, demonstran menguasai lebih dari 60 jalan di Catalonia, menyebabkan kemacetan lalu lintas. Sejumlah besar demonstrasi berpusat pada jalur akses utama masuk dan keluar dari Barcelona.

Otoritas transportasi Catalonia menanggapi serentetan jalan yang tersumbat dengan mengeluarkan peringatan umum bagi wisatawan untuk tidak bepergian dengan mobil.

Mereka menuntut agar para pejabat kabinet Katalonia dibebaskan dari penjara.

Sebagian besar demonstrasi berlangsung damai, dengan duduk-duduk dan bermain catur di tengah jalan raya. Namun ada juga segelintir demonstran yang bentrok dengan polisi yang menghalau mereka agar kendaraan bisa melintas.

Independent mengabarkan bahwa, sebagian pengunjuk rasa awalnya hanya menuntut kenaikan upah minimum di wilayah tersebut. Namun, mereka akhirnya bergabung dengan aksi pro-kemerdekaan dan massa partai-partai penguasa.

Aksi demonstrasi ini membuat aktivitas belajar mengajar pada sejumlah kampus perguruan tinggi terhenti. Sebab, kawasan yang menjadi lokasi unjuk rasa adalah kawasan kampus pada pinggiran Kota Barcelona.

Walau terjadi kekacauan lalu lintas, jumlah massa yang turun ke jalan diberitakan lebih sedikit daripada mogok massal pro-kemerdekaan sebelumnya, dua hari setelah referendumpada 3 Oktober 2017 bulan lalu. (waa)

Seorang sumber mengatakan kepada Reuters, Forcadell akan ditransfer ke tahanan Alcala Melco hingga dia membayar jaminan 150 ribu euro. Sementara empat orang lainnya harus membayar uang jaminan masing-masing 25 ribu euro.

Sayangnya, sebanyak delapan menteri Katalonia bersama dua pemimpin organisasi pro kemerdekaan masih ditahan. Mereka masih menunggu persidangan di Pengadilan Tinggi atas dakwaan pemberontakan.

Pengadilan Spanyol juga mendakwa Presiden Katalonia, Carles Puigdemont dan empat menterinya yang berlindung ke Belgia. Mereka masih berusaha mengupayakan agar kelimanya bisa dideportasi ke Spanyol melalui hukum Eropa. (waa)

Di Tiongkok, Perusahaan Asing dan Situs Wisatawan Menyebarkan Propaganda Partai Komunis

0

Partai Komunis Tiongkok (PKT) menembus setiap aspek masyarakat, dan mulai melakukan lebih banyak lagi untuk mewujudkan kehadirannya dalam kehidupan sehari-hari, dari tempat kerja sampai tempat-tempat wisata terkenal.

Sebagai salah satu pasar terbesar di dunia, Tiongkok bisa menjadi tempat yang menguntungkan bagi perusahaan asing untuk berbisnis. Namun bahkan perusahaan asing pun mendapat tekanan yang meningkat untuk mengindahkan keinginan PKT.

Semua perusahaan yang beroperasi di Tiongkok diwajibkan oleh hukum untuk mendirikan cabang partai, dan ini bukan hanya sekedar organisasi yang memberi pengesahan tanpa pertimbangan yang tepat. Menurut PKT, cabang partai dapat mengambil bagian dalam pengambilan keputusan perusahaan untuk memastikan bahwa kegiatan perusahaan sesuai dengan kebijakan Partai. Cabang partai juga bertanggung jawab atas serikat buruh manapun. Dan beban keuangan dalam menjalankan cabang partai tetrsebut jatuh sepenuhnya pada perusahaan tuan rumah.

Pada bulan Agustus, Reuters melaporkan bahwa sebuah perusahaan Eropa yang bekerja pada usaha patungan Tiongkok ditekan untuk mempekerjakan lebih banyak anggota partai dan membicarakan keputusan investasinya dengan cabang partainya. Contoh lain, perusahaan A.S. memindahkan fasilitasnya ke lokasi yang disarankan oleh cabang partainya – karena pihak berwenang setempat mempromosikan investasi di wilayah tersebut.

Di Shanghai Disney Resort – dimana 70 persen saham dimiliki oleh Walt Disney Parks and Resorts dan 30 persen saham Shanghai Shendi Group – 300 atau lebih karyawan yang menjadi anggota PKT secara teratur mengadakan seminar politik yang membahas doktrin partai selama jam kerja, The Wall Street Journal melaporkan.

Saat ini, sekitar 70 persen perusahaan yang didanai asing, atau 106.000, telah membentuk cabang partai, kata Qi Yu, wakil kepala Departemen Organisasi PKT, pada sebuah konferensi pers yang diadakan pada 19 Oktober di Kongres Nasional ke-19.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan tajam dari data 2011 yang disediakan oleh Departemen Organisasi, yang menyatakan bahwa sekitar 47.000 perusahaan yang menerima investasi asing telah mematuhi peraturan untuk mendirikan sebuah perangkat partai.

Jumlah perusahaan swasta Tiongkok di Tiongkok dengan cabang partai juga mengalami lonjakan, mencapai 2,72 juta, atau 67,9 persen dari seluruh perusahaan milik Tiongkok, menurut Qi.

Kontrol partai dalam perusahaan bukanlah hal baru. Menurut situs berita Tiongkok China Business, yang dikelola oleh kelompok pakar afiliasi PKT Chinese Academy of Social Sciences, cabang partai di perusahaan investasi asing memiliki sejarah sejak tahun 1980-an, ketika Tiongkok pertama kali membuka diri terhadap investasi asing. Agrokimia raksasa A.S. DuPont adalah perusahaan asing pertama yang mendirikan cabang partai di Pudong New Area ketika membuka kantor di sana pada tahun 1990.

Sekarang, perusahaan-perusahaan swasta dan investasi asing di Tiongkok, di bawah pengaruh cabang-cabang partai mereka masing-masing, dapat terpengaruh untuk menginvestasikan lebih banyak lagi di badan usaha milik negara (BUMN) Tiongkok yang kekurangan dana,  dimana PKT berjuang untuk terus bertahan. Tahun ini, dalam upaya untuk mempertahankan BUMN, PKT mengizinkan penjualan saham minoritas di perusahaan kepada investor swasta.

The Wall Street Journal melaporkan pada bulan Oktober bahwa regulator internet di Tiongkok berencana untuk mengambil 1 persen saham di perusahaan internet terbesar di negara itu – Tencent, Weibo, dan Youku Tudou, situs berbagi video milik raksasa e-commerce Alibaba – agar dapat terlibat langsung dengan pengambilan keputusan perusahaan, sebuah tanda lebih lanjut dari keinginan Partai untuk memberikan kontrol atas perusahaan swasta.

“Ini menjelaskan mentalitas PKT, yaitu bahwa ia tidak mempercayai siapapun atau apapun. Ia harus memiliki orang sendiri untuk memantau dari dalam. Jadi ada organisasi partai di mana-mana, termasuk organisasi keagamaan seperti kuil dan biara wanita Buddhis,” kata Xia Yeliang, mantan profesor ekonomi di Universitas Peking, dalam sebuah wawancara dengan New Tang Dynasty Television (NTD).

Pejabat Negara, Qi Yu, menguraikan manfaat yang mewajibkan aparat partai di setiap perusahaan, yang menyatakan bahwa hal itu dapat membantu Partai untuk lebih memahami kebijakan ekonomi Tiongkok, menyelesaikan perselisihan perburuhan, dan memberikan “energi positif.” Ucapan Qi, bagaimanapun, menarik banyak keraguan dan kritik dari para ilmuwan

“Di permukaan, mungkin tampak bahwa [perusahaan] secara sukarela mendirikan cabang-cabang partai. Namun, sebenarnya ada ancaman mendasar. Jika perusahaan swasta ini tidak mendengarkan, mereka akan mengalami masa-masa sulit (berbisnis) dan seterusnya,” kata Xia.

Xia menambahkan bahwa dengan cabang partai yang mempengaruhi bagaimana perusahaan melakukan bisnis, perusahaan swasta di Tiongkok kehilangan kemampuan mereka untuk berinovasi, dan pada akhirnya, keunggulan kompetitif mereka.

“[PKT] mencoba menciptakan ekonomi bebas yang disebut di dalam sangkar burung. Terkadang, [cabang partai perusahaan] akan memainkan peran tradisional serikat pekerja PKT; Di lain waktu, akan lebih atau kurang memainkan peran berkoordinasi dengan pengusaha sebagai induk semangnya,” kata Hu Ping, pemimpin redaksi Beijing Spring, sebuah publikasi pro-demokrasi yang dijalankan dari New York, dalam sebuah wawancara dengan NTD.

Tapi Hu mengatakan tujuan sebenarnya dari keberadaan mereka adalah untuk pemantauan dan pengawasan.

‘Pariwisata Merah’ Tiongkok

Sementara pejabat partai melakukan lebih banyak untuk memantau bisnis, perwakilan partai kini pergi ke tempat-tempat wisata populer untuk menyebarkan propaganda tatap muka.

Istana Musim Panas di Beijing merupakan daya tarik utama. Setelah sebuah taman kekaisaran selama Dinasti Qing, kompleks ini menawarkan danau, kebun, dan istana yang dikelilingi oleh perbukitan yang indah. Ini ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1998.

Pada 30 Oktober, situs bersejarah tersebut mengumumkan bahwa mereka akan mendirikan sebuah “kantor perwakilan partai” yang dapat memberikan layanan dan mempromosikan semangat Partai kepada orang-orang, lapor portal berita Tiongkok Sina.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya baru-baru ini untuk mempromosikan “pariwisata merah” Tiongkok. Pada sebuah pertemuan baru-baru ini, direktur pemerintahan, Li Jinzao, mengatakan kepada staf tentang pentingnya menyebarkan ideologi partai, di samping prakarsa lain yang lebih biasa seperti memperbaiki toilet, meningkatkan keamanan, dan mendorong pariwisata ke pedesaan.

Seorang pemandu wisata di istana menyatakan antusiasme untuk menyebarkan propaganda partai di tempat kerjanya, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Evening News milik negara. “Melalui kantor perwakilan, saya akan melakukan pekerjaan dengan baik dalam mempromosikan kebijakan dan semangat Partai kami, dan memberi tahu mereka situasi Partai,” kata Han Xiao.

Selama bertahun-tahun, PKT telah memperluas pengaruh ideologisnya di luar perbatasannya, sambil berusaha membatasi pengaruh Barat di negara ini. Misalnya, Partai telah mendirikan Institut Konfusius di institusi akademis di seluruh dunia untuk menyebarkan ideologinya kepada siswa. Pada saat yang sama, PKT mewaspadai potensi pengenalan nilai-nilai Barat seperti kebebasan berpikir dan berbicara. Pada tahun 2015, Partai mempertimbangkan untuk memberlakukan larangan buku teks yang mengenalkan pemikiran dan nilai Barat di sekolah-sekolah Tiongkok.

Sekarang, tanpa disadari pelancong ke Tiongkok akan mendapatkan sekolah – oleh pejabat partai yang ditempatkan di lokasi wisata.

Sedangkan untuk atraksi Barat, seperti Shanghai Disney Resort dan Universal Studios Studios yang segera dibuka, tidak jelas apakah mereka juga harus mematuhi penekanan baru administrasi pariwisata pada propaganda partai.

Terlepas dari semua usaha Partai untuk menyebarkan loyalitas, orang-orang perlahan kehilangan ketaatan mereka. Sebuah kampanye untuk mengumpulkan iuran keanggotaan partai yang telah jatuh tempo tahun lalu terkumpul sekitar 277 juta yuan (sekitar $41,8 juta), yang dimiliki oleh lebih dari 120.000 anggota partai yang bekerja di perusahaan yang dikelola negara, di Kota Tianjin saja, menurut The Wall Street Journal. (ran)

Ekspor Tiongkok Selama Oktober Lebih Rendah dari Perkiraan, Apakah Tanda Pelemahan Ekonomi ?

0

Epochtimes.id- Pihak berwenang Tiongkok telah merilis data perdagangan luar negeri selama Oktober pada 8 November yang angkanya menunjukkan pertumbuhan ekspor yang menurun bahkan lebih rendah dari perkiraan.

Harian Ekonomi Hongkong pada 8 November melaporkan bahwa berdasarkan data ekspor Oktober yang dirilis pihak Bea Cukai Tiongkok diketahui bahwa total jumlah ekspor Tiongkok pada Oktober bila dikalkulasi dengan mata uang Dollar AS, maka terdapat pertumbuhan yang 6.9% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

Meskipun angka itu lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang 7.1%. Juga terdapat penurunan dari bulan sebelumnya yang bisa mencapai 8.1%.

Bila dikalkulasi dengan mata uang Renminbi maka, angka pertumbuhan itu hanya mencapai 6.1 % dibandingkan periode sama tahun lalu, juga dibawah perkiraan yang 7 % dan di bawah bulan sebelumnya yang mencapai 9 %.

Pada saat yang sama, angka pada Indikator Ekspor Terkemuka Tiongkok (ELI) juga mengalami penurunan. Angka tersebut untuk bulan Oktober adalah 41.6 menurun 0.2 dari angka bulan lalu.

Di antaranya, angka Indikator Ekspotir menunjukkan 43.4, menurun 0.5 dari bulan sebelumnya. Angka Indikator Pesanan Baru Komoditas Ekspor menurun 0.7 menjadi 46.4; Angka Indeks Kepercayaan Eksportir menurun 1.2 menjadi 49.9 meskipun angka Indikator Harga Komposit Komoditas Ekspor naik 1.2 menjadi 21.1

Menurut analisa laporan tersebut, nilai tukar mata uang Renminbi terhadap Dolar AS selama 12 bulan hingga akhir bulan Oktober tercatat naik 2.1 %. Renminbi yang kuat bisa berdampak  buruk bagi ekspor yang akan makin kelihatan di waktu mendatang.

Karena ekspor merupakan salah satu dari ketiga kekuatan pendorong utama pertumbuhan ekonomi Tiongkok, maka penurunan pada bidang ini mengartikan adanya pelambanan pertumbuhan yang terjadi pada kuartal keempat tahun ini.

Selain angka ekspor, Indikator Manufaktur (PMI) Tiongkok pada Oktober yang dirilis pihak berwenang pada 31 Oktober menunjukkan angka 51.6, yang lebih rendah dari perkiraan dan angka sebelumnya, terendah dalam tiga bulan terakhir.

Deng Haiqing dari Jiu Zhou Securities percaya bahwa PMI pada Oktober lebih rendah dari perkiraan. Tampaknya titik tertinggi ekonomi sudah terjadi sebelumnya, tetapi perlu kewaspadaan terhadap perkiraan yang terlampau optimis.

Beberapa orang analis dari sws macro juga memperkirakan bahwa PMI bulan Oktober menunjukkan adanya tekanan ke bawah pada pertumbuhan ekonomi Tiongkok. (Sinatra/asr)

Sumber : Epochtimes.com