Amerika Genjot Ekspor Produk Senjata Dirgantara Melalui Air Show

EpochTimesId – Amerika Serikat akan mendorong penjualan ekspor industri dirgantara berteknologi tinggi. Gedung Putih menggelar pameran bertema “buy American” (beli buatan Amerika) pada pameran dirgantara ‘Farnborough International Airshow 2018’ yang akan datang di Inggris.

Pada bulan April 2018 silam, Presiden AS, Donald Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif untuk prakarsa “buy American” dan “hire American” (pekerjakan orang Amerika). Instruksi itu bertujuan untuk menciptakan upah dan pekerjaan yang lebih tinggi bagi para pekerja Amerika.

Sumber-sumber industri dengan pengetahuan tentang peristiwa itu mengatakan kepada Reuters, bahwa Gedung Putih mengirim delegasi dengan jabatan tinggi untuk meningkatkan ekspor senjata dan pesawat Amerika. Delegasi resmi akan menjadi kelompok dengan peringkat tertinggi, untuk menghadiri ‘pameran dirgantara’ (air show) dalam beberapa waktu mendatang. Delegasi itu akan dipimpin langsung oleh penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro.

Kebijakan resmi lainnya, bernama ‘Kebijakan Transfer Senjata Konvensional’. Kebijakan itu akan membantu melonggarkan peraturan ekspor pada peralatan militer, seperti jet tempur atau artileri.

“Wakil menteri luar negeri untuk pengendalian senjata dan keamanan internasional, Andrea Thompson, juga akan bergabung dalam delegasi tersebut,” kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS kepada Reuters.

Beberapa perusahaan Amerika akan mendapat manfaat dari kebijakan baru tersebut. Mereka termasuk Boeing dan kontraktor pertahanan AS Lockheed Martin, Raytheon, dan General Dynamics.

Pada tahun fiskal 2016, departemen berwenang, berlisensi, dan memberikan pengawasan untuk 42 miliar dolar AS dalam penjualan senjata dengan skema pemerintah-ke-pemerintah. Ada pula kontrak 112 miliar dolar dalam skema penjualan komersial langsung, menurut pejabat tersebut.

Untuk 2018, akan ada kontrak senilai lebih dari 43,4 miliar dolar dalam penjualan ke pemerintah lain. Nilai itu hanya dalam jangka waktu tujuh bulan pertama tahun 2018.

Air Show di Inggris akan digelar pada 16-22 Juli 2018. Pameran Dirgantara itu akan menampilkan, di antara program lain, peserta pameran yang menampilkan teknologi digital kedirgantaraan canggih, dan area pamer untuk kargo udara.

Air show itu juga akan dimeriahkan diskusi forum dengan pembicara kelas dunia. Serta ada pula kesempatan untuk berjaringan dengan 1.200 profesional industri, pejabat pemerintah, dan delegasi internasional.

Ini bukan kali pertama pemerintahan Trump meningkatkan kehadiran dalam pameran dirgantara. Pada bulan Februari 2018, Amerika Serikat mengirim diplomatnya yang bertanggung jawab atas penjualan militer asing ke Singapore Airshow, untuk mempromosikan senjata buatan AS.

Pemerintah AS telah menyetujui penjualan senjata kepada Belgia. Mereka membeli 34 unit pesawat F-35 yang dibuat oleh Lockheed Martin, dalam kontrak penjualan senilai lebih dari 6 miliar dolar. Namun, proses politik terkait kontrak itu masih dibahas di internal pemerintah Belgia. (Bowen Xiao/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

PKT Paksa Mahasiswa Ikuti Kurikuler Politik untuk Cuci Otak

0

EpochTimesId – Partai komunis Tiongkok mengadakan kurikuler politik paksa untuk ‘mencuci otak’ para mahasiswa. Rezim otoriter menggelar program pemupukan paksa ideologi Mao Zedong pada kampus-kampus di Tiongkok, sehingga menimbulkan rasa tidak senang bagi para mahasiswa.

Dalam sebuah kelas ‘Ideologi Mao Zedong dan Sistem Teoretis Sosialisme Berkarakteristik Tiongkok’ di Universitas Tsinghua, pada suatu hari Minggu siang, dosen menunjuk 17 mahasiswa untuk melakukan pembahasan kelompok. Kursus ini merupakan salah satu kursus pendidikan ideologi yang ditentukan oleh PKT, seperti dikutip dari ‘New York Times’ berbahasa Mandarin edisi 29 Juni 2018.

Sebagian mahasiswa menggunakan T-shirt yang bertuliskan beragam kata atau kalimat nakal. Salah satunya berbunyi; “Penyakit Paksaan”. Namun, walau bagaimana pun, dalam kelas 106-B ini mahasiswa harus mengikuti ‘Garis (ideologi) yang diarahkan Partai komunis Tiongkok’.

Laporan menyebutkan bahwa PKT rupanya sedang menghadapi kesulitan untuk menumbuhkan ideologi komunis di kalangan generasi baru. Meskipun mahasiswa pengikut kurukuler secara verbal memuji kurikuler itu di depan umum, tapi secara pribadi banyak siswa mengatakan bahwa kursus ini membosankan.

Mereka juga menilai kursus itu menggunakan materi tidak masuk akal, dan merupakan sarana propaganda PKT untuk melumpuhkan politik rakyat. Namun, mereka pun melakukannya karena tidak ada pilihan lain.

Dalam suatu kelas, ketika dosen di depan kelas sedang menjelaskan tentang pentingnya mendalami ideologi Mao Zedong, sejumlah siswa justru menonton film drama, dan film serial. Ada pula yang justru menjelajahi situs media sosial melalui laptop mereka masing-masing. Di kelas lain, ada pula mahasiswa yang berbincang dengan teman atau membahas materi fisika ketika dosen ideologi sedang menjelaskan materi ‘cuci otak’.

Dalam kelas diskusi mengenai bagian sensitif dari teori Mao Zedong yang diadakan perguruan tinggi Beijing, para mahasiswa memberikan jawaban dengan keheningan panjang. Sebagian siswa bahkan mengaku bahwa mereka memang menyimpang dari teori Mao Zedong.
Dalam beberapa tahun terakhir, PKT telah meningkatkan frekuensi pencucian otak para mahasiswa dan telah dipertanyakan oleh dunia luar.

Sebagai contoh, ketika Universitas Peking merayakan ulang tahun ke 120 pada 4 Mei tahun ini, Dekan Lin Jianhua membuat kesalahan berturut-turut saat membacakan pidato sambutan. Selanjutnya, dalam surat permintaan maafnya menyatakan, “kebimbangan dan kecemasan tidak dapat menciptakan nilai”, kalimat tersebut memicu tanggapan yang lebih memanas.

Hong Yi, seorang kritikus politik dari Hongkong secara terbuka menulis bahwa surat permintaan maaf Lin Jianhua mencerminkan gaya kepemimpinan dan cara mengelola perguruan tinggi yang ketinggalan jaman. Sebagai dekan, tugas yang dipercayakan oleh partai kepadanya adalah menekan kecemasan dan keraguan siswa, mencegah keraguan tidak terbelenggu yang mengakibatkan hilangnya kontrol.

“Tugasnya adalah supaya para siswa menghilangkan atau menurunkan semangat untuk mengkritik, setia kepada partai bersedia menjadi alat partai. Universitas Peking di bawah pimpinan PKT sedang berjalan mundur jika dibandingkan dengan Universitas Peking seabad silam,” ujarnya.

Pada bulan Februari tahun lalu, PKT mengeluarkan usulan tentang kerja politik pendidikan ideologi di perguruan tinggi dan universitas Tiongkok. Sekretaris Komite Partai Universitas Barat Daya, mengatakan bahwa perguruan tinggi dan universitas harus lebih banyak mendirikan fakultas pendidikan Marxisme dan bahkan perlu membangun lembaga khusus untuk melaksanakan pendidikan ideologis dan politik bagi para dosennya.

Sun Wenguang, seorang pensiunan profesor dari Universitas Shandong mengatakan bahwa sejumlah Sekretaris Komite Partai dari perguruan tinggi di Tiongkok terus mencegah nilai-nilai universal Barat masuk kampus.

“Mereka juga menginstruksikan agar kampus tidak tersentuh oleh nilai-nilai demokrasi, kebebasan, sistem hukum termasuk pernyataan anti-partai. Ini jelas bertentangan dengan arus sejarah, merupakan hasil cuci otak rezim PKT. Sangat ironis, sesungguhnya segala opini PKT terhadap perguruan tinggi dalam negeri sudah kehilangan fungsi kontrolnya,” ujar Wenguang.

Pada 19 November 2014, blog bernama ‘Pemrograman dan Pemikiran’ mempublikasikan artikel panjang berjudul “Berbagai indikasi menunjukkan, corong partai secara bertahap kehilangan posisi opininya.”

Artikel itu mengacu laporan ‘Harian Liaoning’ yang mengatakan bahwa dosen mengkritik mahasiwa yang menyebarkan berita negatif tentang PKT di dalam kelas. Hal tersebut mengungkapkan kepada kita bahwa setidaknya kritik dan komentar negatif terhadap PKT sudah menjadi fenomena biasa dalam kampus di Tiongkok.

Pada tahun 2013, media memaparkan ‘7 Butir Larangan Bahasan’ yang dikeluarkan PKT. Larangan itu adalah, “Tidak membahas : Nilai-nilai universal, Kebebasan pers, Masyarakat madani, Hak-hak sipil dan politik, Kesalahan PKT dalam perjalanan sejarah, Kapitalisme kroni, dan Kemerdekaan yudisial.”

Media kemudian mempublikasikan ‘Laporan Situasi Bidang Ideologi Saat Ini’ (juga disebut Dokumen no. 9 Kantor PKT) dan ‘Beberapa Saran tentang Penguatan dan Peningkatan Pekerjaan Ideologis dan Politik bagi Dosen Muda di Perguruan Tinggi dan Universitas’ (juga dikenal sebagai Dokumen Departemen Pendidikan no. 16).

Artikel ‘Pemrograman dan Pemikiran’ menyebutkan bahwa paling tidak PKT sejak tahun 2013 sudah menyadari akan opininya bakal kehilangan tempat di perguruan tinggi. Atau dengan kata lain, PKT tidak lagi mampu mengontrol perguruan tinggi. Larangan tinggal larangan, para mahasiswa dan dosen dalam kelas menggunakan partai sebagai bahan olokan.

Baru-baru ini, ada banyak dosen di universitas Tiongkok telah diberhentikan atau dipindahkan dari pos pengajaran karena ucapannya yang dilaporkan oleh siswa kepada pihak yang berwenang.

Beberapa hari yang lalu, Wu Xiaoqiu, wakil dekan Renmin University of China, dalam pidato memberikan wejangan bagi mahasiswa yang akan di wisuda. Dia mengatakan bahwa mahasiswa harus berpegang pada tiga garis dasar kehidupan moral, yakni tidak bohong, tidak menguak rahasia, dan tidak mencari keuntungan pribadi.

“Tanpa garis bawah kehidupan tersebut maka cita-cita akan menjadi mimpi buruk, dan hasilnya akan membahayakan masyarakat dan orang lain,” ujar Wu Xiaoqiu.

Kini, warga Tiongkok bahkan dari mereka yang terlibat dalam sistem pemerintahan sampai masyarakat biasa, sudah lumrah menjelekkan atau ‘meludahi PKT’. Hal itu kini sudah menjadi tren umum. (Yang Yifan/ET/Sinatra/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Diplomat Iran dan 6 Orang Lainnya Ditangkap Karena Diduga Memplot Serangan Terhadap Oposisi

Epochtimes.id- Seorang diplomat Iran telah ditangkap bersama dengan dua orang yang dicurigai merencanakan serangan bom terhadap pertemuan kelompok oposisi Iran di pengasingan di Perancis yang dihadiri oleh pengacara Donald Trump, Rudy Giuliani seperti diungkapkan pihak berwenang Belgia, Senin (02/07/2018).

Tiga penangkapan lainnya dilakukan di Perancis tetapi dua dari mereka kemudian dibebaskan.

Beberapa mantan menteri Eropa dan Arab juga turut menghadiri pertemuan Dewan Perlawanan Nasional Iran (NCRI) yang bermarkas di Paris. Kelompok ini adalah sebuah kelompok bernaung dari kelompok-kelompok oposisi di pengasingan yang berusaha mengakhiri pemerintahan mulla Syiah di Iran.

Menteri luar negeri Iran menyebut berita itu sebagai “taktik palsu” jahat dan mengatakan Teheran siap untuk bekerja dengan semua pihak terkait.

Dua tersangka di Belgia dicegat oleh polisi Belgia pada Sabtu, dengan membawa 500 gram TATP, sebuah bahan peledak buatan rumah yang diproduksi dari bahan kimia yang tersedia dengan mudah, serta perangkat detonasi yang ditemukan di mobil mereka.

Laporan ini disampaikan dalam pernyataan bersama oleh jaksa Belgia dan Lembaga Intelijen.

Pria berusia 38 tahun dan seorang wanita berusia 33 tahun, yang diidentifikasi hanya sebagai Amir S. dan Nasimeh N dituduh melakukan percobaan pembunuhan teroris dan persiapan aksi teroris.

Diplomat di kedutaan Iran di ibukota Austria, Wina ditangkap di Jerman. Presiden Iran, Hassan Rouhani akan mengunjungi Austria pada Rabu mendatang.

Sumber pengadilan Prancis kepada Reuters menyebutkan, tiga orang asal Iran ditangkap di Prancis diperiksa atas hubungan mereka dengan tersangka Brussel. Namun dua orang lainnya, dibebaskan karena kurangnya bukti terhadap mereka sementara yang ketiga ditahan untuk diinterogasi.

“Betapa nyamannya: Saat kita memulai kunjungan kepresidenan ke Eropa, dugaan operasi Iran dan ‘para pengarang’ yang ditangkap,” tweet Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif.

“Iran dengan tegas mengutuk semua kekerasan & teror di mana saja, dan siap untuk bekerja dengan semua pihak untuk mengungkap apa yang merupakan taktik palsu jahat.”

Tindakan keras

Pernyataan Belgia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang sejumlah diplomat tersebut. Selain mengatakan mereka dicurigai telah melakukan kontak dengan pasangan Belgia yang ditangkap.

Sumber mengatakan salah satu dari mereka yang ditangkap di Prancis, Merhad A, adalah kaki tangan yang dicurigai dari pasangan di Brussels.

Pertemuan NCRI yang menarik ribuan orang, berlangsung pada Sabtu lalu di Villepinte, di luar Paris. Kota ini terletak tiga jam perjalanan dari Brussels.

“Sebuah plot oleh kediktatoran agama yang memerintah Iran untuk melakukan serangan teroris terhadap pertemuan besar Perlawanan Iran di Villepinte digagalkan,” kata juru bicara Shahin Gobadi untuk NCRI dalam sebuah pernyataan.

Organisasi Mujahidin Rakyat Iran, adalah komponen utama NCRI.

Kelompok itu, yang juga dikenal dengan nama Persia Mujahidin-e-Khalq, pernah tercatat sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa tetapi tak diberlakukan lagi.

Teheran telah lama menyerukan tindakan keras terhadap NCRI di Paris, Riyadh, dan Washington. Kelompok ini kerap menjadi sasaran kritik oleh media pemerintahan Iran.

Ancam Bunuh Senator AS Seorang Pria Ditangkap Polisi

0

EpochTimesId – Seorang pria ditangkap oleh polisi karena mengancam akan membunuh senator Amerika Serikat dari negara bagian Kentucky, Rand Paul. Pria itu mengancam secara tidak langsung via sambungan telepon.

“Terima kasih kepada Polisi Capitol AS atas penangkapan mereka terhadap pria yang baru-baru ini mengancam akan membunuh saya dan keluarga saya,” tulis Paul di Twitter, seperti dilansir The Epoch Times, Senin (2/7/2018) waktu Amerika.

Politisi Republikan yang pernah mencalonkan diri sebagai presiden itu mengatakan bahwa pada suatu peristiwa di Leitchfield seorang pria yang tidak disebutkan namanya menelepon kantor Bowling Green.

“Dia mengancam akan membunuh saya dan mencincang keluarga saya dengan kapak. Sangat mengerikan bahwa kami harus berurusan dengan hal-hal seperti ini,” kata Paul, melaporkan Louisville Courier-Journal.

Investigasi polisi atas masalah itu kini masih sedang berlangsung. Seperti dikutip dari Courier-Journal.

Pada November tahun lalu, seorang tetangganya yang berusia 59 tahun, Rene Boucher, menyerang Paul karena diduga menumpuk puing-puing ke dalam tumpukan di dekat properti Bowling Green-nya. Paul menderita patah pada enam tulang rusuk dan cedera paru-paru.

Dalam serangan itu, Boucher, seorang anggota Partai Demokrat, dijatuhi hukuman 30 hari penjara dan satu tahun pembebasan bersyarat dengan di bawah pengawasan. Dia juga diperintahkan untuk membayar denda 10.000 dolar AS dan dilarang tinggal di dekat rumah keluarga Paul.

Hakim Distrik AS, Marianne Battani mengatakan bahwa serangan itu adalah insiden terpisah. Serangan itu menurutnya tidak bermotif politik. Menurut Bowling Green Daily News, jaksa penuntut federal mengajukan banding atas hukuman 30 hari itu. Jaksa mengatakan pelaku layak menghabiskan lebih banyak waktu di balik jeruji besi.

Bradley Shepard, jaksa khusus yang ditunjuk untuk kasus ini, menyarankan hukuman 21 bulan. Kasus penyerangan pada umumnya diancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Tahun lalu, James Hodgkinson melepaskan tembakan dan menembak beberapa staf kongres, termasuk politisi Republikan Steve Scalise dalam sebuah pertandingan bisbol. Paul ada di sana ketika insiden itu terjadi, namun tidak mengalami cedera.

“Ini adalah tahun di mana kita menjadi semakin sadar akan ancaman ini,” kata Paul.

Dan minggu lalu, seorang pria California berusia 33 tahun, Markara Man, dituduh mengancam akan membunuh anak-anak Ketua FCC, Ajit Pai. Pria itu diduga marah atas langkah FCC untuk menghapus aturan ‘netralitas bersih’ baru-baru ini. (Jack Phillips/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Donald Trump Terima Kunjungan Kenegaraan PM Belanda

0

EpochTimesId – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte di istana Gedung Putih pada 2 Juli 2018 sore, waktu setempat. Setelah konferensi pers singkat, Trump dan Rutte mengadakan pembicaraan tertutup sekitar tiga puluh menit di dalam Gedung Oval.

Pembicaraan kedua negara membahas isu terkait upaya meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi bilateral. Mereka juga membahas tujuan bersama mengenai pertahanan dan keamanan umum di lingkungan NATO dan dunia.

Pada konferensi pers sebelum pembicaraan tertutup, Mark Rutte mengaku berharap kedua negara dapat memanfaatkan peluang yang terbuka untuk memperkuat hubungan perdagangan dan investasi. Dia juga menyinggung soal cukup banyak orang Amerika yang dipekerjakan oleh perusahaan-perusahaan industri dari Belanda.

“Tujuan kami adalah membuat angka-angka ini menjadi lebih besar dan lebih membawa kesuksesan di masa mendatang,” ujar Rutte.

Sementara itu, Donald Trump mengatakan bahwa Belanda adalah sebuah negara kerajaan. Hubungan persahatan antara Amerika Serikat dengan Belanda belum pernah sebaik saat ini.

“Kami sudah mendekati pencapaian beberapa kesepakatan dalam transaksi perdagangan yang sangat baik. Perjanjian kerjasama dalam perdagangan yang adil. Adil bagi warga pembayar pajak kami, sekaligus juga adil buat para pekerja, dan petani kami. Banyak hal sedang dan akan terjadi,” kata Trump pada konperensi pers.

Namun, Presiden Trump mengulangi kritiknya terhadap Uni Eropa dan Organisasi Perdagangan Dunia pada kesempatan itu. Dia menunjukkan bahwa organisasi-organisasi tersebut telah memperlakukan AS secara sangat tidak adil.

“Perlakuan WTO terhadap AS sangat buruk, saya berharap mereka bersedia mengubah cara, mereka selama ini yang telah memperlakukan AS dengan sangat buruk. Kami merasa dirugikan, dan oleh karena itu kami sekarang tidak merencanakan apa pun. Tetapi jika mereka tidak memperbaiki situasi, maka kami akan mengambil langkah yang diperlukan,” demikian kata Trump.

Trump juga menambahkan bahwa pembahasan bersama Uni Eropa masih akan terus berlangsung. “Tapi, jika kami benar-benar mampu menyelesaikan masalah ini, (hasilnya) akan positip, jika kami gagal, (hasilnya) juga akan positif,” katanya.

“Coba pikir tentang mobil-mobil yang dikirim ke Amerika Serikat. Oleh sebab itu akan menjadi positif.”

Uni Eropa sebelumnya pernah memperingatkan Trump agar tidak menaikkan tarif impor kendaraan. Mereka menyebut bahwa itu akan membawa efek pembalasan yang melibatkan sekitar 300 miliar dolar AS komoditas asal Amerika Serikat.

Presiden Trump dan Perdana Menteri Mark Rutte pekan depan dijadwalkan akan menghadiri KTT NATO di kota Brussel, Belgia. (Yi Ping/ET/Sinatra/waa)

Video Rekomendasi :

Lopez Obrador Menangkan Pemilihan Presiden Meksiko

0

EpochTimesId – Andres Manuel Lopez Obrador berhasil memenangkan pemilihan presiden Neksiko, yang digelar Minggu (1/7/2018). Mantan walikota Meksiko itu menang dengan margin terlebar dalam pemilihan presiden sejak 1980-an, berdasar hitung-cepat resmi.

Hasil survei menunjukkan politisi berusia 64 tahun itu merebut lebih dari 50 persen suara pemilih.

Lopez semasa kampanye berjanji memberantas korupsi dan menundukkan kartel narkoba dengan pendekatan lunak. Lopez Obrador akan membawa harapan tinggi untuk mengurangi kesenjangan sosial. Sementara itu, para investor masih khawatir dengan hasil pemilu.

Pemerintahannya kini diprediksi akan lebih ketat terhadap investasi asing dan kurang akomodatif terhadap Amerika Serikat.

Investor mengamati dengan seksama untuk melihat apakah partai pengusung Lopez, MORENA, juga akan menjadi mayoritas di Kongres. Suara mayoritas akan memberinya lebih banyak kebebasan untuk mengubah kebijakan ekonomi.

Lopez berasal dari wilayah miskin Meksiko di mana eksploitasi minyak dimulai. Dia menegaskan kembali janji untuk meninjau kontrak yang diduga penuh KKN, yang dikeluarkan oleh partai penguasa sebelumnya untuk perusahaan energi swasta.

Para pesaing Lopez, Ricardo Anaya, mengakui kekalahan dalam beberapa menit setelah pemungutan suara. Mereka adalah mantan ketua Partai Aksi Nasional (PAN) tengah-kanan, dan kandidat Partai Revolusioner Institusional (PRI) Jose Antonio Meade.

Puluhan ribu orang memadati alun-alun kota Zocalo di Mexico City, dimana Lopez Obrador berbicara pada tengah malam usai pemilihan. Dia ditemani oleh istri dan anak-anaknya.

“Proyek baru bangsa akan berusaha untuk mencari demokrasi yang otentik,” kata Lopez, dalam pidatonya.

Dia langsung menjanjikan independensi bank sentral dan kehati-hatian ekonomi, serta menghormati kebebasan individu, dalam pidato kemenangan itu.

“Saya ingin dikenal dalam sejarah sebagai presiden Meksiko yang baik,” katanya.

Lopez Obrador berasal dari kampung kecil di Tepetitan, di negara bagian selatan Tabasco. Di daerah itu, warga berkumpul di alun-alun desa, musik meraung, dan anak-anak mengendarai sepeda dengan kaleng terikat sehingga menimbulkan suara meriah. Selain tiu, pengendara juga membunyikan klakson mereka dengan gembira.

Josefa del Carmen Paz Reyes, seorang pengacara berusia 68 tahun, menyambut kemenangan teman masa kecilnya.

“Saya adalah orang yang lebih tua, dan saya merasa sangat bahagia saya bisa menari,” kata Paz Reyes.

“Ini belum pernah terjadi sebelumnya, semua yang terjadi di Tabasco, di Meksiko. Kami menunggu perubahan ini dan sekarang kami memilikinya.”

Bekerja dengan Amerika Serikat
Dalam posting di Twitter, Presiden AS Donald Trump memberi selamat kepada Lopez Obrador atas kemenangannya.

“Saya sangat ingin bekerja dengannya. Ada banyak yang harus dilakukan yang akan menguntungkan Amerika Serikat dan Meksiko!” Trump berkicau di Twitter.

Kontak tingkat tinggi pertama antara Lopez Obrador dan Gedung Putih kemungkinan akan segera dilakukan melalui panggilan telepon. Walau bertepatan dengan waktu pemilu, Trump mengancam akan menaikkan pajak impor mobil dari Meksiko, jika ada ketegangan dengan pemerintah baru.

Amerika Serikat, sedang berselisih dengan Meksiko dan Kanada mengenai renegosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA). Amerika sedang memulai penyelidikan guna memastikan apakah akan memasang tarif pada mobil impor dari dua negara yang mengapirnya di daratan Amerika. Hasil penyelidikan akan diumumkan dalam beberapa bulan.

Bagaimana Lopez Obrador menangani hubungan dengan Trump juga akan menjadi isu utama sebelum dan setelah resmi menjabat sebagai Presiden pada 1 Desember 2018 mendatang. Trump sangat sering menyerang dan menyalahkan Meksiko terkait pengamanan perbatasan AS-Meksiko.

Jalan Panjang menuju Kemenangan
Lopez Obrador pertama kali menyita perhatian ketika menjabat sebagai walikota Mexico City. Dia meninggalkan jabatan untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2006. Setelah kalah telak dalam pilpres, dia menuding adanya kecurangan dan menggalang protes jalanan. Banyak pihak menduga, Lopez akan mengakhiri karier politiknya.

Namun, dengan kepercayaan diri dan modal keras kepala, dia memulai kembali perjalanan panjangnya. Tanpa kenal lelah, dia mengunjungi desa-desa dan kota-kota terpencil yang diabaikan oleh politisi arus utama selama beberapa dekade.

Kemenangannya merupakan tamparan keras terhadap PRI, yang telah memerintah Meksiko selama 77 tahun dalam 89 tahun terakhir. Saingan konservatif penguasa, PAN, yang mengakhiri pemerintahan satu partai di Meksiko juga terpukul. PAN mengalahkan PRI pada tahun 2000, tetapi kemudian kehilangan kekuasaan 12 tahun kemudian.

Lopez Obrador telah menempatkan dirinya sebagai pemimpin paling kiri di Meksiko sejak Lazaro Cardenas yang berkuasa pada 1934. Cardenas dikenal karena mendistribusikan tanah kepada para petani dan menasionalisasi industri asing, termasuk perusahaan minyak.

Seperti Cardenas, Lopez Obrador berencana membantu petani miskin. Namun, dia menekankan tidak akan mengambil alih kepemilikan pribadi.

Sejak mantan Presiden Felipe Calderon dari PAN mengirim tentara untuk memerangi kartel pada 2007, sekitar 230.000 orang dilaporkan tewas. Lopez Obrador mengatakan dia akan mencoba pendekatan baru untuk mengakhiri pertumpahan darah, termasuk amnesti yang didefinisikan secara tidak jelas bagi sebagian orang yang bekerja untuk geng narkoba. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Serangan Teroris di Afghanistan Timur, 20 Orang Tewas

Epochtimes.id- Sebuah ledakan menghantam pusat kota Afghanistan timur Jalalabad pada Minggu (01/07/2018). Ledakan tersebut menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk beberapa anggota minoritas kecil, Sikh.

Ledakan terjadi beberapa jam setelah Presiden Ashraf Ghani membuka sebuah rumah sakit di Jalalabad. Ledakan menyebabkan kerusakan toko-toko dan bangunan di sekitar alun-alun Mukhaberat di kota itu seperti dituturkan juru bicara gubernur, Attaullah Khogyani.

Seorang politisi yang mewakili komunitas minoritas Sikh terbunuh dalam ledakan itu.

Para pejabat mengatakan Awtar Singh Khalsa, yang telah merencanakan untuk ikut dalam pemilihan parlemen bulan Oktober telah meninggal dunia.

Ghulam Sanayi Stanekzai, kepala polisi Nangarhar mengatakan ledakan itu disebabkan oleh seorang pembom bunuh diri yang menargetkan kendaraan yang membawa anggota minoritas Sikh yang melakukan perjalanan untuk bertemu dengan presiden.

Afghanistan adalah negara yang sangat Muslim tetapi sejumlah kecil umat Hindu dan Sikh tetap tinggal di negara tersebut.

Satu kursi di parlemen Afghanistan disediakan untuk anggota komunitas Sikh dan Hindu di negara itu.

Tetapi semakin banyak orang Sikh dan Hindu pindah ke India, tanah air spiritual mereka, karena penganiayaan.

Pejabat di Kedutaan Besar India di Kabul mengkonfirmasi kematian sepuluh anggota Sikh dan mengutuk “serangan teroris” di Jalalabad.

“Serangan itu menggarisbawahi perlunya perjuangan global bersatu melawan terorisme internasional tanpa diskriminasi dan akuntabilitas mereka yang mendukung teroris dengan cara apa pun,” kata Kedutaan Besar India di Twitter.

Inaamullah Miakhel, juru bicara departemen kesehatan provinsi Nangarhar, mengatakan 20 orang terluka.

Para pejabat mengatakan jumlah korban jiwa mungkin lebih tinggi karena sebagian besar kota tidak diblokir saat kunjungan Ghani. Dia tidak ada di daerah ketika ledakan terjadi.

Tidak ada klaim tanggung jawab segera atas ledakan itu, yang terbaru dalam serangkaian serangan terhadap Jalalabad, ibukota provinsi Nangarhar.

Serangan itu menggarisbawahi situasi keamanan yang rapuh di Afghanistan setelah gencatan senjata singkat antara pasukan pemerintah dan Taliban pada bulan lalu.

Gencatan senjata tiga hari itu tidak termasuk Daesh atau Islamic State, yang melawan pasukan pemerintah dan Taliban. (asr)

Erupsi Gunung Agung, Zona Perkiraan Bahaya Dalam Radius 4 KM

Epochtimes.id- Telah terjadi erupsi G. Agung, Bali, Senin (02/07/2018) pukul 06:19 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 2.000 m di atas puncak (± 5.142 m di atas permukaan laut).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.
“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 18 mm dan durasi ± 3 menit 47 detik,” demikian laporan PVMBG di situs resminya vsi.esdm.go.id.

Erupsi susulan terjadi pada pukul 06:41 WITA dan 06:55 WITA dengan tinggi kolom abu masing-masing teramati setinggi ± 1.000 m di atas puncak (± 4.142 m di atas permukaan laut) dan ± 700 m di atas puncak (± 3.842 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Kedua erupsi susulan ini terekam di seismogram masing-masing dengan amplitudo maksimum 18 mm dan 20 mm, durasi ± 2 menit 11 detik dan ± 2 menit 38 detik.

Saat ini G. Agung berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi:

(1)Masyarakat di sekitar G. Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawa Puncak G. Agung.

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru.
(2)Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.

Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung. (asr)

Badan Intelijen Jerman Akui Pekerjakan Putri Mantan Pemimpin Nazi

EpochTimesId – Badan Intelijen Jerman (BND) mengakui mempekerjakan putri dari Tokoh Nazi, Heinrich Himmler pada 1960-an. Pengakuan itu disampaikan pada Jumat (29/6/2018) akhir pekan lalu.

Walau direkrut BND, Gudrun Burwitz, tidak pernah meninggalkan ayahnya dan ajaran Nazi. Dia tetap aktif dalam kegiatan ekstremisme kanan. Pengungkapan bahwa putri Himmler, Gudrun Burwitz, bekerja untuk agen mata-mata BND, dikonfirmasi oleh BND setelah sempat diberitakan oleh koran Bild.

Himmler adalah mantan komandan SS. Dia merupakan salah satu tokoh kuat Nazi dan arsitek utama pembunuhan terhadap enam juta orang Yahudi dalam Holocaust. Dia bunuh diri di tahanan Inggris pada 1945. Putrinya, Burwitz, meninggal bulan lalu di Munich, pada usia 88 tahun.

“BND menegaskan bahwa Ms. Burwitz adalah anggota BND selama beberapa tahun hingga 1963 dengan nama samaran,” kata Bodo Hechelhammer, kepala departemen sejarah BND.

“Waktu keberangkatannya bertepatan dengan permulaan perubahan dalam pemahaman dan penanganan karyawan yang terlibat dengan Nazi,” kata Hechelhammer.

Badan intelijen Jerman mendapat kecaman dalam beberapa tahun terakhir karena gagal membasmi ekstremis sayap kanan di era pasca-perang. Para sejarawan kritis mengatakan mantan simpatisan Nazi dan simpatisan kanan yang bekerja di dalam badan keamanan Jerman Barat saat itu, mungkin telah melindungi anggota yang lain.

Pada saat Burwitz bekerja untuk BND, lembaga itu dipimpin oleh Reinhard Gehlen, mantan komandan intelijen militer Nazi. Gehlen memimpin agen mata-mata Jerman Barat sampai 1968.

Hechelhammer mengatakan bahwa karena Burwitz sudah meninggal dunia, maka BND dapat membuat pengecualian terhadap kebijakannya. Kebijakan yang dikecualikan adalah BND tidak dapat mengomentari karyawan aktif atau mantan karyawan. Pengungkapan fakta itu adalah bagian dari proses pengkajian ulang sejarah secara kritis.

Perjuangan untuk mengadili orang-orang dengan masa lalu yang dilecehkan Nazi telah menjadi tema abadi dari sejarah pasca perang Jerman. Seperti yang telah disarankan bahwa para pendukung sayap kanan mempertahankan posisi pengaruh dan kekuasaan di badan-badan keamanan.

Masalah ini muncul dalam beberapa tahun terakhir dalam sidang terhadap anggota kelompok sayap kanan, yang disebut National Socialist Underground. Mereka menewaskan delapan orang Turki, seorang Yunani dan seorang polisi wanita Jerman antara tahun 2000 dan 2007.

Persidangan itu dimulai pada 2013 dan dianggap sebagai salah satu yang paling signifikan di Jerman pasca-perang. Sidang mengungkap sikap rasis yang masih ada di dalam lembaga mata-mata domestik negara itu. Kondisi ini pun mendorong reformasi. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Amerika Sanggup Lucuti Senjata Nuklir Korea Utara Dalam Setahun

0

EpochTimesId – Penasihat keamanan nasional Gedung Putih, John Bolton mengatakan bahwa dia memiliki keyakin sebagian besar program senjata Korea Utara dapat dibongkar dalam waktu satu tahun. Beberapa ahli sebelumnya mengatakan proses pelucutan senjata nuklir yang lengkap bisa memakan waktu lebih lama.

Bolton mengatakan kepada program acara ‘Face the Nation’ milik CBS, bahwa Washington telah menyusun program untuk membongkar senjata pemusnah massal Korea Utara dalam setahun. Bahkan, pelucutan itu sudah termasuk senjata kimia, biologi dan nuklir, serta program rudal balistik. Tentunya, jika ada kerja sama penuh dan pengungkapan yang jujur dari Pyongyang.

“Jika mereka memiliki keputusan strategis yang sudah dibuat untuk melakukan itu dan mereka bekerja sama, kami dapat bergerak sangat cepat. Secara fisik kami akan dapat membongkar sebagian besar program mereka dalam setahun,” kata Bolton.

Dia mengatakan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo kemungkinan akan segera membahas proposal itu dengan kompatriot Korea Utara-nya. Financial Times melaporkan bahwa Pompeo akan mengunjungi Korea Utara minggu ini. Akan tetapi Departemen Luar Negeri belum mengkonfirmasi rencana kunjungan itu.

Beberapa ahli memperdebatkan kerangka waktu Bolton yang sangat optimis.

“Secara fisik akan mungkin untuk membongkar sebagian besar program Korea Utara dalam setahun,” kata Thomas Countryman, pejabat kontrol senjata Departemen Luar Negeri di bawah Presiden Barack Obama.

“Saya tidak percaya akan mungkin untuk memverifikasi pembongkaran penuh dalam waktu satu tahun. Saya juga belum melihat bukti keputusan DPRK yang tegas untuk melakukan pembongkaran penuh.”

Siegfried Hecker, seorang ilmuwan nuklir dan profesor dari Universitas Stanford, bahkan mengatakan butuh waktu jauh lebih lama. Dia memperkirakan akan memakan waktu sekitar 10 tahun untuk membongkar dan membersihkan bagian penting dari situs nuklir di Yongbyon, Korea Utara.

Media Korea Selatan melaporkan pada hari Minggu bahwa utusan AS, Sung Kim, yang juga duta besar Amerika untuk Filipina, bertemu dengan pejabat Korea Utara di perbatasan pada hari Minggu (1/7/2018). Mereka mengkoordinasikan agenda untuk kunjungan berikutnya ke Korea Utara.

Intelijen AS tidak yakin berapa banyak hulu ledak nuklir yang dimiliki oleh Korea Utara. Badan Intelijen Pertahanan memperkiraan ada sekitar 50 hulu ledak.

Namun, lembaga itu meyakini bahwa Pyongyang menyembunyikan sejumlah hulu ledak nuklir yang tidak diketahui jumlahnya. Korea Utara diduga menyembunyikan nuklir yang lebih kecil yang taktis, di gua-gua dan fasilitas bawah tanah lainnya di seluruh negara itu. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Rekomendasi :

Korut Batalkan Parade Tahunan Anti – Amerika Serikat

Epochtimes.id- Pendekatan lebih lunak dari Korea Utara terhadap Amerika Serikat kembali dilakukan. Kini Korea Utara memutuskan tidak akan mengadakan rapat umum tahunan anti-AS.

Pawai memperingati dimulainya Perang Korea, adalah acara tahunan di mana Korea Utara menggunakan anti-AS.

Propaganda ini untuk memperkuat propaganda internal rezim itu sendiri. Pembatalan ini beriringan usai pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Langkah-langkah damai lainnya oleh Korea Utara termasuk penghancuran salah satu lokasi uji coba nuklir dan pembebasan dua sandera Amerika.

Setelah berada di ambang potensi konflik nuklir tahun lalu, Korea Utara bersumpah dalam sebuah pernyataan menyusul pertemuan puncak Trump-Kim bulan lalu untuk meninggalkan program senjata nuklir.

Perubahan ini luar biasa, karena Korea Utara selama beberapa dekade telah mengembangkan program nuklirnya sebagai sarana untuk menjaga kekuatan rezim.

Strategi Trump, untuk mengejar solusi diplomatik saat menggunakan sanksi ekonomi dan ancaman militer kreadibel, mengakibatkan Kim menyetujui pertemuan tingkat tinggi di Singapura bulan lalu.

“Ini adalah keuntungan Korea Utara untuk membongkar dengan sangat cepat. Kemudian penghapusan sanksi, bantuan oleh Korea Selatan dan Jepang dan lainnya dapat mulai berbunga, ”kata penasehat keamanan nasional John Bolton pada 1 Juli, menambahkan bahwa rencana telah dikembangkan mengarah kepada denuklirisasi Korea Utara dalam satu tahun.

Pada akhir November, Uji coba Korea Utara menembakkan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang memasuki orbit di angkasa sebelum berhasil masuk kembali ke bumi.

Pada saat itu penilaian Pentagon adalah bahwa Korea Utara secara teknis mampu mencapai tempat mana pun di dunia, termasuk semua daratan AS, dengan ICBM-nya.

Beberapa tahun terakhir, rezim Korut telah membuat langkah besar untuk membangun hulu ledak nuklir kecil yang bisa dipasang di rudal.

Trump memutuskan hubungan dengan kebijakan “kesabaran strategis” pemerintahan Obama, yang pada intinya tidak melakukan apa pun untuk menghentikan kemajuan Korea Utara terkait program senjata nuklir. (asr)

48 Orang Tewas Ketika Kecelakaan Bus di India

Jack Philips

Epochtimes.id- Empat puluh delapan orang tewas setelah sebuah bus jatuh ke jurang di India. Kejadian ini menyoroti masalah keamanan jalan yang terkenal di negara itu.

Kepala Menteri negara bagian Uttarakhand Trivendra Rawat kepada ABC News mengatakan bus yang penuh sesak, jatuh ke jurang sedalam 700 kaki di kaki gunung Himalaya.

“Orang-orang dikemas seperti ikan sarden,” kata seorang petugas polisi, Jagat Ram Joshi.

“Tim penyelamat menemukan 48 mayat di lokasi kecelakaan,” kata pejabat Polisi Manoj Kumar.

Menurut surat kabar The Hindu, bus hanya yang memiliki 28 tempat duduk. Namun bus itu membawa 58 penumpang.

Tidak jelas apa yang menyebabkan kecelakaan itu, tetapi seorang pejabat mengatakan cuaca buruk bisa menjadi faktor.

“Hujan (di daerah) sejak pagi. Dua hari sebelumnya ada tanah longsor di daerah itu,” kata pejabat polisi senior Sanjay Gunjiyal kepada ABC.

Jagat Ram Joshi, seorang kepala polisi untuk distrik Pauri Garhwal, mengatakan bahwa butuh berjam-jam bagi tim penyelamat untuk turun ke lokasi kecelakaan untuk menyelamatkan mereka yang terluka.

“Sepertinya pengemudi kehilangan kontrol pada tikungan tajam atau jalan rusak sedikit,” katanya kepada New York Times.

“Bus itu jelas kelebihan beban. Anda tidak dapat membawa 61 orang di dalam bus itu. ”

India memiliki jalan paling mematikan di dunia, dan lebih dari 110.000 orang tewas setiap tahun, seperti laporan The Guardian.

Kendaraan tua, jalan yang tidak dirawat dengan baik, dan mengemudi sembrono adalah penyebab utama.

Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan dia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

“Sangat sedih dengan kecelakaan bus di Pauri Garhwal, Uttarakhand. Belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang berduka. Saya berdoa agar mereka yang terluka sembuh paling cepat. Operasi penyelamatan sedang berlangsung dan pihak berwenang menyediakan semua kemungkinan bantuan di lokasi kecelakaan,” tulisnya di Twitter. (asr)

Lima Pasien Tewas Dokter Terseret Kasus Distribusi Obat Ilegal

EpochTimesId – Sebanyak dua dokter di Oklahoma, Amerika Serikat diseret ke meja hijau karena lima pasien mereka meninggal dunia. Kedua dokter itu, Dr. Melvin Robison dan Dr. Moheb Hallaba dari Sayre, didakwa atas kematian overdosis para pasien mereka.

Mereka telah menjalani sidang dakwaan di pengadilan federal. Dalam persidangan terungkap bahwa keduanya menyalahgunakan resep dokter.

“Dari September 2015 hingga April 2017, kedua dokter diduga telah menandatangani ratusan resep per minggu tanpa meninjau file (riwayat penyakit) pasien atau bahkan tanpa memeriksa kondisi pasien,” kata jaksa pengacara negara AS, Bob Troester.

“Resep yang memasukkan opioid dalam jumlah besar seperti oxycodone, OxyContin, hydrocodone, morfin, dan fentynal. Resep yang ditulis bersamaan adalah resep untuk benzodiazepine seperti Xanax dan Valium,” sambung Troester.

Robison dan Hallaba kini harus menghadapi 54 dakwaan (kasus pasien) karena mendistribusikan obat resep secara ilegal.

“Jika terbukti, masing-masing terdakwa menghadapi ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara untuk setiap hitungan (dakwaan) yang menuduh distribusi ilegal zat yang dikendalikan,” jelas Troester.

“Tidak kurang dari 20 tahun (penjara) hingga seumur hidup pada masing-masing kasus. Dimana lima dakwaan diantaranya, diduga telah menyebabkan kematian.”

Judy Bruner, seorang warga yang tinggal di Sayre mengaku memiliki teman-teman yang dirawat oleh Dr. Robison. Dokter itu menjadi primadona karena bersedia memberikan resep untuk membeli obat penghilang rasa sakit sejenis narkoba.

“Mereka menyukai gagasan bertemu dengannya (Dr. RObinson), karena setiap kali mereka membutuhkan obat penghilang rasa sakit mereka diizinkan untuk mendapatkannya. Setiap kali mereka menginginkannya, mereka turun, melihatnya, menyerahkannya kepada mereka,” kata Bruner.

“Saya telah mendengar banyak cerita tentang Melvin, bagaimana dia menjadi sangat buruk dengan obat-obatan.”

Robison diwakili oleh (pengacara) Sandy Coats, mantan Jaksa AS untuk Distrik Barat Oklahoma. Sementara Hallaba diwakili oleh Tom Snyder bersama Firma Hukum Christiansen.

Sidang selanjutnya dijadwalkan pada 14 Agustus 2018. (Mark Liu/NTD Houston/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

ISIS Serang Pangkalan Militer Afrika di Mali, Sejumlah Orang Tewas

Epochtimes.id- Teroris ISIS yang dipersenjatai dengan roket dan bahan peledak menyerbu markas besar sebuah satuan tugas militer Afrika di Mali tengah. Serangan ini menyebabkan sedikitnya enam orang tewas pada Jumat, 28 Juni 2018.

Seorang juru bicara pasukan itu mengatakan teroris yang mengendarai kendaraan dengan bom menyerang kompleks di kota Sevare setelah terlibat baku tembak dengan pasukan Mali dan berusaha keras memasuki area militer.

Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan sisa-sisa kendaraan yang hangus, sebuah lubang dan dinding-dinding bangunan yang hancur. Terlihat sebuah G5 Sahel, sebuah kekuatan regional yang dibuat tahun lalu untuk membasmi para pejihad di wilayah Sahel semi-kering di Afrika Barat.

Seorang juru bicara pasukan G5 – yang terdiri atas tentara dari Mali, Niger, Burkina Faso, Chad, dan Mauritania – mengatakan dua tentara dan empat penyerang tewas dalam serangan itu.

“Para penyerang menembakkan roket ke markas besar dan beberapa dari mereka menyusup ke kompleks. Terjadi baku tembak,” kata jurubicara kementerian pertahanan Boubacar Diallo kepada Reuters.

Sumber dari AS di Sevare, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa kompleks itu terkena bom mobil. Tembakan mereda pada sore hari seperti dikatakan sumber itu.

Serangan itu terjadi sebulan sebelum pemilihan presiden Mali.

Kekerasan oleh teroris ISIS telah menjamur di Sahel yang jarang penduduknya dalam beberapa tahun terakhir, dengan kelompok-kelompok yang terkait dengan Al Qaeda dan ISIS menggunakan Mali tengah dan utara sebagai landasan melancarkan serangan di seluruh wilayah.

Kekuatan Barat, termasuk Prancis dan Amerika Serikat, telah memberikan dana yang signifikan kepada G5 dalam upaya untuk memukul mundur para jihadis.

Misi penjaga perdamaian PBB di Mali, MINUSMA, menolak berkomentar mengenai serangan terhadap kompleks G5. (asr)

Oleh Souleymane Ag Anara, Tiemoko Diallo dan Adama Diarra via The Epochtimes

Cara PKT ‘Memeliharaan Stabilitas’ Melalui Komentar di Internet

Epochtimes.id- Partai Komunis Tiongkok telah secara konsisten ‘memelihara stabilitas’ dengan cara tekanan tinggi. Dengan semakin populernya penggunaan Internet, PKT menerapkan sistem pemeliharaan opini publik jaringan, termasuk membangun sebuah Great Firewall untuk memblokir akses ke situs-situs web terpilih, juga menggunakan penulis di Internet untuk mengendalikan opini publik dan menindak kelompok-kelompok perlindungan hak.

Baru-baru ini, para tentara veteran dari seluruh Tiongkok terus membela hak mereka dengan melakukan unjuk rasa di halaman depan gedung Walikota Zhenjiang selama beberapa hari tetapi ditindas oleh pihak berwenang dengan alasan ‘memelihara stabilitas’.

Berita di internet menyebutkan 3 orang tewas dan lebih dari 500 orang terluka dalam unjuk rasa tersebut. Dan 15 orang di antaranya dipukuli sampai koma. Pihak berwenang setempat melakukan operasi ‘pembersihan halaman’ terhadap para veteran dan sarana komunikasi diblokir.

Di satu sisi, para tentara veteran menggunakan jaringan WeChat untuk saling memberi informasi, mereka dipanggil datang ke Zhenjiang untuk mendukung perjuangan hak veteran. Karena itu, para tentara veteran dari berbagai pelosok Tiongkok pun bergegas datang ke Zhenjiang.

Di sisi lain, otoritas memblokir kereta api yang masuk kota Zhenjiang, termasuk jalan tol dan lalu lintas lainnya, memutus sinyal komunikasi untuk meredam penyebaran opini publik. Para pengunjuk rasa mengatakan bahwa ponsel tidak bersinyal sehingga berita yang keluar masuk terganggu.

Dunia luar memperhatikan bahwa pihak berwenang telah menggunakan cara ganda dalam ‘memelihara stabilitas’. Mereka menerapkan selain kekerasan juga melalui pengontrolan opini publik.

Sebuah artikel pada ‘Apple Daily’ baru-baru ini menunjukkan bahwa otoritas Zhenjiang telah memobilisasi puluhan ribu polisi anti huru hara, polisi bersenjata, polisi berpakaian preman untuk melaksanakan penindasan terhadap para veteran.

Sementara itu, sejumlah besar kendaraan lapis baja dan tank berjaga-jaga di beberapa jalan kota Zhenjiang, para veteran dikurung dalam sebuah sekolah yang tak terpakai, Air dan listrik sengaja diputus, Serangan dilakukan larut malam, dan lain-lain. Ini adalah bentuk ‘memelihara stabilitas’ secara kekerasan. Dan penghapusan posting di jaringan internet, pemblokiran media termasuk ‘memelihara stabilitas’ melalui pengontrolan opini publik.

Artikel menyatakan bahwa internet juga media telah lama dijadikan sebagai alat pendukung ‘memelihara stabilitas’ oleh PKT. PKT melakukan peninjauan dan penyaringan konten Internet secara otomatis. Bahkan Xinjiang pernah mengalami jaringan internet terputus total selama para tentara veteran, pihak berwenang Zhenjiang juga menutup jaringan internet.

Agar secara efektih mencapai ‘pemeliharaan’ opini publik, kata-kata atau kalimat apa saja yang boleh dan tidak boleh dipublikasikan melalui internet ?

Menurut artikel tersebut bahwa menjaga stabilitas adalah fungsi penting dari seluruh tingkatan pemerintah PKT. Lembaga perguruan tinggi di Tiongkok antara lain Universitas Peking dan Universitas Tsinghua telah menciptakan kelas khusus yang mendalami ilmu ‘Pemeliharaan Stabilitas’, yang bertujuan untuk ‘memelihara stabilitas’ melalui opini, mencegah insiden kelompok.

Pemeliharaan opini publik internet juga mencakup aspek penting, yaitu kata-kata dan kalimat  apasaja yang ‘lulus sensor’.

Cara mempertahankan stabilitas adalah berpartisipasi dalam diskusi online dan mempublikasikan pandangan teoretis yang dapat memberikan pengaruh. Dapat dilakukan dengan cara 1 orang memiliki beberapa akun atau beberapa orang dalam 1 kelompok, 5 orang 1 kelompok untuk mendukung sudut pandang yang berbeda dengan tujuan memancing perdebatan online demi memecah-belah anggota kelompok perlindungan hak. Membiarkan persepsi netizen tetap berada pada tingkat perlunya perbaikan sistem dan dasar hukum.

Biro Keamanan dan Ketertiban Publik Tiongkok di pusat maupun daerah dapat memanfaatkan diskusi on-line untuk ‘memancing ikan’. Biro dapat menghubungi pihak berwenang untuk melakukan penangkapan terhadap individu atau kelompok yang dianggap dapat mengganggu jalannya ‘pemeliharaan stabilitas’.

Menyebarkan berita palsu atau hoax di masyarakat aktivis, memprovokasi penyebarannya, setelah mencapai pengaruh tertentu maka berita hoax tersebut dibongkar untuk melemahkan perjuangan aktivis dan melawan kredibilitas kelompok.

Terhadap pemimpin yang berpengaruh dalam kelompok hak asasi manusia, cara melemahkan pengaruhnya adalah dengan menggunakan aspek keraguan untuk mengekspos noda masa lalu mereka. Tujuannya tak lain adalah untuk mencegah munculnya pemimpin yang kohesif.

Artikel mengungkapkan, para penulis jaringan yang berpartisipasi dalam ‘memelihara stabilitas’ bahkan termasuk sekelompok dekan terkenal, profesor dan sarjana. Adapun tukang yang menulis caci makian di internet adalah para anggota partai 5 sen.

Belanja tahunan PKT untuk ‘memelihara stabilitas’ melampaui belanja tahunan untuk militer. Cai Shenkun, seorang komentator politik pernah melakukan hitungan : Tiongkok selain memiliki berbagai jenis polisi, mereka juga ‘memelihara’ anggota tim keamanan, Banpol, petugas pengawas jaringan internet dan kelompok-kelompok di media sosial dengan berbagai nama seperti ‘masyarakat Zhaoyang’ dan sebagainya yang jumlahnya hampir sama dengan jumlah total polisi Tiongkok. Jumlah warga Tiongkok yang berkarir di bidang ‘memelihara stabilitas’ seharusnya lebih dari puluhan juta orang.  (Sin/asr)