Susul Katalonia Daerah Kaya Italia Gelar Referendum

EpochTimesId – Referendum sepertinya menjadi tren baru dalam politik Eropa. Setelah referendum Brexit atau jajak pendapat tentang keluarnya Inggris dari penyatuan sistem ekonomi negara-negara Eropa atau Uni Eropa, kini ada referendum kemerdekaan Katalonia dari Spanyol.

Dunia politik di Eropa diramaikan oleh tuntutan Suku Bangsa Katalan kemerdekaan mereka dari Spanyol. Belum selesai permasalahan Katalan, kini dua provinsi di Italia juga menggelar referendum.

Rakyat dua daerah kaya di Italia utara menentukan sikap dalam sebuah jajak pendapat, Minggu (22/10/2017) waktu setempat. Bedanya, mereka menuntut status sebagai daerah otonomi dari Italia.

Lombardy dan Veneto adalah daerah yang selama ini menjadi lumbung suara bagi partai Lega Nord yang sekuler. Partai tersebut berharap tuntutan otonomi daerah bisa memberikan daya tawar atas negosiasi kesepakatan keuangan yang lebih baik dengan pemerintah pusat di Roma.

Referendum kawasan Lombardy Veneto sendiri memang diakui dalam konstitusi Italia. Seperti Katalonia, Lombardy dan Veneto mengeluh bahwa mereka membayar lebih banyak pajak daripada transfer keuangan yang mereka terima dari pemerintah pusat.
Lombardy, adalah rumah bagi pusat keuangan Milan. Mereka menyumbang sekitar 20 persen ekonomi Italia, terbesar ketiga zona euro. Veneto, yang dikenal sebagai magnet wisata Venesia, menyumbang 10 persen.

“Lombardy dan Veneto adalah dua pemerintahan daerah yang efisien dan pelayanan publik berjalan dengan baik, jauh lebih baik daripada di wilayah Italia lainnya. Inilah mengapa saya pikir perlu adanya otonomi yang lebih besar,” kata Massimo Piscetta, seorang warga berusia 49 tahun yang mendukung otonomi.

Lega Nord pada saat didirikan pada 1990-an berkampanye untuk sebuah negara merdeka Padania. Kawasan Padania membentang di utara Italia, dari sekitar Lombardy di barat ke Venesia di timur. Kini mereka tidak lagi berkampanye untuk pemisahan diri namun berpendapat bahwa pajak yang dikirim Utara kepada Roma dihambur-hamburkan oleh birokrasi nasional yang tidak efisien.

Hasil referendum ini memang tidak mengikat. DIsamping itu beberapa lawan politik Lega mengatakan bahwa ini adalah buang-buang waktu dan uang. Di bawah konstitusi Italia, daerah dapat mengadakan negosiasi kapan saja dengan Roma untuk mengambil lebih banyak bagian ekonomi dan kekuasaan daerah dari pemerintah pusat.

“Saya tidak akan memilih karena saya pikir referendum ini tidak ada gunanya, mahal, ambigu dan tidak adil,” kata Giovanni Casolo, seorang warga lainnya yang berusia 54 tahun.

Dia mengungkapkan kekhawatiran bahwa hasil referendum Lombardy tidak mewakili keinginan masyarakat di wilayah tersebut.

Pemimpin Lombardy, Roberto Maroni, mengatakan kemenangan besar bagi Pro-Otonomi akan memberinya mandat untuk dengan tegas meminta kenaikan persentase keuangan dari Roma.

“Sudah jelas bahwa semakin banyak kekuatan negosiasi yang saya miliki, semakin banyak uang yang dapat saya bawa pulang,” ujar Maroni kepada Reuters menjelang referendum.

Lombardy sendiri ingin menuntut tambahan 27 miliar euro ($US 32 miliar) pajak yang dikumpulkan dari wilayahnya. Pakar politik mengatakan bahwa kedua wilayah tersebut kemungkinan besar akan berhasil menuntut banyak uang dari pemerintah pusat tanpa menimbulkan masalah bagi daerah-daerah di wilayah selatan Italia yang miskin.

Giovanni Orsina, profesor sejarah di Universitas Luiss-Guido Carli di Roma, mengatakan bahwa kemenangan pro-otonomi berpotensi mendorong perpecahan Utara-Selatan yang telah berhasil diredam. Perpecahan itu dimulai sejak penyatuan Italia pada abad ke-19.

“Begitu Anda membuka masalah mengenai apa yang dibayar oleh wilayah utara, maka saya mengkhawatirkan sebuah serangan balik dari Italia selatan,” katanya. (waa)

Menang Telak di Pemilu Jepang, Shinzo Abe Mendorong Reformasi Konstitusi Pasifis Jepang

Epochtimes.id– Perdana Menteri Shinzo Abe meraih kemenangan telak dalam pemilihan Minggu (22/10/2017). Kemenangan ini memperkuat posisinya untuk menjadi perdana menteri terlama di negara tersebut. Kemangan ini juga memperkuat dorongannya untuk merevisi konstitusi pasifis.

Koalisi pimpinan Demokrat Liberal Abe (LDP) ditetapkan meraih sebanyak 311 kursi, mempertahankan dua pertiga “mayoritas super” di majelis rendah sebanyak 465 anggota, sebuah jajak pendapat oleh televisi TBS.

Siaran NHK juga mengatakan perolehan suara partai berkuasa mendekati mayoritas dua pertiga.

Kemenangan besar ini menjadikan kemungkinan Shinzo Abe, yang mulai menjabat sejak Desember 2012, akan menduduki masa jabatan di periode ketiga sebagai pemimpin LDP pada bulan September 2018. Abe akan menjadi perdana menteri terlama di Jepang.

Kemangan Abe juga berarti strategi pertumbuhan “Abenomiz” yang berpusat pada kemudahan kebijakan moneter kemungkinan akan berlanjut.

Hasil resmi final dari pemilihan tersebut, yang bertepatan dengan badai topan yang mendekat, diharapkan dimulai pada Senin.

Perubahan kosntitusi Jepang yang dimaksud pada Pasal 9, jika dibuat secara harfiah, melarang pemeliharaan angkatan bersenjata. Tapi pemerintah Jepang telah menafsirkannya untuk mengizinkan militer secara eksklusif membela diri.

Pendukung proposal Abe untuk mengklarifikasi status ambigu militer mengatakan bahwa hal itu akan mengkodifikasi status quo. Kritikus khawatir akan memungkinkan peran militer diperluas ke luar negeri.

Abe mengatakan bahwa dia tidak akan berpegang pada target yang telah dia luangkan untuk membuat perubahan pada 2020.

“Pertama, saya ingin memperdebatkan perdebatan dan memiliki sebanyak mungkin orang setuju, kita harus mengutamakan hal itu,” katanya kepada seorang penyiar TV.

Mitra LDP, Komeito, berhati-hati dalam mengubah konstitusi, disusun setelah kekalahan Jepang dalam Perang Dunia Kedua. Beberapa partai oposisi menyukai perubahan, namun tidak harus menyetujui rinciannya. (asr)

Sumber : Reuters

Wawancara Terbuka Pertama Guo Wengui Dibatalkan Karena Tekanan dari Tiongkok

Pada sore hari tanggal 3 Oktober 2017, Hudson Institute, sebuah kelompok pemikir non-profit Amerika yang konservatif secara politik, membatalkan pertemuan publik pertama dengan Guo Wengui, yang dijadwalkan pada hari berikutnya. Langkah ini, dilakukan tanpa penjelasan apapun, menimbulkan kekhawatiran publik tentang infiltrasi Partai Komunis Tiongkok (PKT) ke Amerika Serikat.

Dalam video langsung, Guo menyatakan bahwa dia mengetahui alasan utama pembatalan pidatonya adalah paparan tentang transplantasi ginjal oleh mantan putra Jiang Zhemin, Jiang Mianheng, dan pengaruh keluarga Jiang di Washington, D.C.

Menurut sebuah pernyataan oleh juru bicara Hudson Institute, David Tell, mereka membatalkan acara tersebut karena perencanaan yang kurang baik; Namun, Tell juga mengakui bahwa mereka mendapat tekanan dari Tiongkok.

Tell mengkonfirmasi bahwa jaringan komputer think tank pernah di-hack oleh PLA Unit 61398 PKT, yang berbasis di Pudong New Area, Shanghai. Daerah ini telah lama terlibat dalam serangan hacking, dimana lima anggotanya didakwa pada tahun 2014 karena menanam malware di komputer perusahaan komersial A.S.

Mengenai pembatalan pidatonya, Guo Wengui mengutuk “bajak laut Tiongkok”, dan mengatakan bahwa Jiang Mianheng menggunakan pengaruh Jiang di Washington dan kekuatan rahasia mereka untuk menyusup ke Institut Hudson.

Guo menyebutkan telah diberitahu oleh orang Amerika bahwa Jiang Mianheng sangat tidak senang dengannya karena telah mengungkap transplantasi ginjalnya, yang seharusnya merupakan rahasia pribadi dan tidak boleh diungkapkan.

Untuk ini, Guo membantah bahwa jika ada yang ingin tahu tentang transplantasi organ, mereka dapat menanyakan Jiang Mianheng dari ginjal milik siapa yang dia ambil, dan apakah korban-korbannya masih hidup.

Guo bahkan mempertanyakan mengapa keluarga dokter yang melakukan transplantasi organ untuk Jiang Mianheng tewas dalam kecelakaan pesawat Malaysia.

Sebelum ini, dalam video langsung pada tanggal 1 September 2017, Guo mengekspos korupsi keluarga Jiang Zemin untuk pertama kalinya, yang melibatkan 1 triliun RMB, dan pembunuhan berdasarkan permintaan untuk pengambilan organ secara langsung. Dia menuduh bahwa antara tahun 2004 dan 2008, Jiang Mianheng telah menjalani tiga kali transplantasi ginjal, sehingga membunuh lima orang.

Dia juga menuduh bahwa seorang pejabat tinggi Tiongkok lainnya, Meng Jianzhu, juga membunuh tahanan atas organ mereka untuk memasok organ untuk transplantasi ginjal ibunya. Selama berada di Washington, D.C., Guo menemukan bahwa warna simbolis “biru, emas, dan kuning” Tiongkok telah benar-benar menyusup ke Amerika Serikat.

Perencanaan warna tersebut mengacu pada metode PKT untuk mengendalikan pejabat dan pengusaha luar negeri. Biru mewakili kontrol jaringan melalui akuisisi berbagai platform media untuk pencucian otak. Emas mewakili penggunaan uang dan kepentingan ilegal untuk membeli tenaga. Kuning mewakili penggunaan sex, perjudian, pornografi, dan industry lainnya dalam membuat bukti-bukti untuk upaya pemerasan atau fitnah.

Guo mengatakan bahwa setelah pembicaraan terbuka dibatalkan, orang Amerika dan bukan orang Tiongkok yang menyuruhnya untuk mengekspos Xi Jinping, karena Xi memberi perintah untuk membatalkan acara tersebut. Guo malah mengatakan bahwa dia sangat marah pada orang-orang Amerika, karena dia yakin bahwa mereka telah dibeli oleh para “bajak laut Tiongkok”. (ran)

Spanyol Desak Katalan Patuhi Madrid

EpochTimesId – Pemerintah Spanyol mendesak warga Katalonia untuk menerima kontrol langsung dari Madrid dan mengabaikan instruksi dari pemimpin separatis yang dicabut kekuasaan. Himbauan itu dikeluarkan sehari Madrid memutuskan untuk mengambil langkah konstitusional yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pemerintah Spanyol melucuti kekuasaan pemerintah otonomi Katalonia sebagai upaya terakhir untuk menggagalkan kampanye kemerdekaan Bangsa Katalan. Kebijakan tersebut juga diambil karena adanya kekhawatiran tentang kerusuhan dan gejolak ekonomi di jantung zona euro.

Menteri Luar Negeri Spanyol, Alfonso Dastis menyampaikan seruan bagai bangsa Katalan untuk mematuhi Madrid. Menurutnya, Semua yang pemerintah coba lakukan dengan sangat terpaksa, adalah untuk mengembalikan tatanan hukum, mengembalikan konstitusi, sekaligus juga peraturan Katalan.

“Kami akan mendirikan otoritas yang akan mengatur urusan sehari-hari Catalonia sesuai dengan hukum dan norma Catalan. Saya harap semua orang akan mengabaikan instruksi apapun yang akan mereka (pemerintah lama Katalonia) berikan karena mereka tidak memiliki hak legal,” kata Dastis, seperti dikutip TheEpochTimes dari BBC TV.

Sayangnya, keputusan Madrid membuat suasana semakin bergolak. Puluhan ribu demonstran pro-kemerdekaan turun ke jalan-jalan di Barcelona, Sabtu (21/10/2017) dan Minggu (22/10/2017).

Juru Bicara parlemen Katalonia, Carme Forcadell, mengatakan bahwa dia tidak akan menerima langkah Madrid. Forcadell bahkan menudiang Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy melakukan kudeta.

Para pemimpin Catalonia mengatakan bahwa mereka tidak akan menerima peraturan langsung yang dipaksakan oleh Madrid. Presiden Catalan, Carles Puigdemont mengatakan bahwa kondisi saat ini justru meningkatkan kemungkinan bahwa mereka dan para pendukungnya untuk melepaskan diri dari kekuasaan Spanyol.

Kebijakan yang diambil Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy masih membutuhkan persetujuan Senat. Setelah memperoleh persetujuan yang diharapkan, Madrid dapat menguasai sepenuhnya keuangan Catalonia, polisi dan media publik serta mengekang kekuasaan parlemen daerah hingga enam bulan, sampai pemilihan regional baru digelar.

Aksi protes jalanan pro dan kontra kemerdekaan di Katalonia telah melibatkan ratusan ribu orang. Meskipun sebuah tindakan keras oleh polisi nasional selama referendum kemerdekaan Catalonia 1 Oktober 2017 membuat ratusan orang terluka, namun demonstrasi tersebut tetap berlangsung hingga saat ini.

Namun rencana Rajoy yang belum pernah ada sebelumnya untuk menggunakan kekuatan konstitusional khusus telah membuat marah kedua belah pihak. Kebijakan itu juga menimbulkan kekhawatiran akan potensi kerusuhan jika para pemimpin CKatalan menolak dan menggalang pembangkangan sipil.

Ketakutan Ekonomi

Para investor mengaku khawatir tentang kemungkinan dampak dari gerakan kemerdekaan Katalan, yang menjadi kawasan dari seperlima ekonomi Spanyol. Ratusan perusahaan telah memindahkan kantor pusat mereka ke luar wilayah Katalan, termasuk ke Madrid. Pemerintah pusat pun telah menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonominya.

Mikel Lekue, pembalap Spanyol berusia 24 tahun yang belajar di Barcelona, mengatakan bahwa dia tidak mendukung kemerdekaan Catalan. Namun dia mengkritik taktik Rajoy dalam menyerukan pasal 155 dari konstitusi nasional untuk pertama kalinya guna mengendalikan wilayah Katalan.

“Saya tidak setuju dengan pasal 155. Atas semua kesalahan yang telah dibuat oleh pemerintah Catalan, dan mereka telah membuat banyak, saya tidak berpikir solusinya adalah untuk menghapus otonomi Catalan. Saya rasa mereka perlu duduk dan bicara,” katanya saat ditemui di Barcelona.

Presiden Katalan Puigdemont, yang telah membuat sebuah deklarasi simbolis kemerdekaan pada 10 Oktober 2017 usai referendum menyebut kebijakan Rajoy sebagai serangan terburuk terhadap orang-orang Katalonia sejak kediktatoran militer Spanyol. Puigdemont mengatakan bahwa dia akan membuat ancamannya untuk terus maju dengan sebuah suara parlemen mengenai kemerdekaan sebelum peraturan langsung diberlakukan.

“Saya meminta parlemen (Catalan) untuk bertemu dalam sebuah sidang pleno, di mana kita, wakil-wakil kedaulatan rakyat, akan dapat memutuskan untuk melikuidasi pemerintah dan demokrasi kita, dan bertindak sebagai konsekuensinya,” kata Puigdemont.

Rajoy, yang bertindak dengan dukungan dari Raja Felipe dan partai oposisi utama di Madrid, mengatakan bahwa krisis tersebut membahayakan pemulihan ekonomi terbesar keempat zona euro.

“Tujuan kami adalah untuk memulihkan hukum dan persekutuan normal antara warga negara, yang telah memburuk; kemudian melanjutkan dengan pemulihan ekonomi, yang kini berada di bawah ancaman Katalonia, dan merayakan pemilihan dalam situasi normal,” katanya.

Komite regional diperkirakan akan mengambil sikap pada Senin (23/10/2017) ini. Mereka akan mengadakan sidang untuk memutuskan secara resmi apakah akan mengumumkan kemerdekaan Republik Katalonia.

Media Katalan mengatakan Puigdemont bisa membubarkan parlemen regional dan melakukan pemilihan pada Jumat depan. Menurut hukum Catalan, pemilihan tersebut akan berlangsung dalam waktu dua bulan.

Itu akan memungkinkan Puigdemont untuk melakukan pemungutan suara lebih awal dari yang diperhitungkan oleh Rajoy, yang menargetkan jadwal pemilihan selama enam bulan. (waa)

Dubes AS Minta Maaf Gara-gara Insiden Ditolaknya Panglima TNI

Epochtimes.id– Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph Donovan secara resmi menyampaikan permohonan maafnya atas insiden ditolanya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk masuk ke wilayah Amerika Serikat.

“Dubes AS Joseph Donovan Jr telah meminta maaf kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Panglima TNI,” demikian pernyataan resmi Kedubes AS melalui situs resminya, Minggu (22/10/2017).

Dalam keterangan resminya, Kedubes AS menyebutkan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS Jenderal Joseph Dunford mengundang Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo untuk menghadiri konperensi kepala staff angkatan bersenjata Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremism di Washington, D.C, 23-24 Oktober.

Namun demikian, Jenderal Gatot tidak dapat melakukan perjalanan sesuai rencana. Kedutaan Besar AS terus berkomunikasi dengan staf Panglima TNI sepanjang akhir pekan, berusaha untuk memfasilitasi perjalan Jenderal Gatot ke AS.

Atas insiden ini, Kedubes AS telah siap untuk memfasilitasi perjalanan Panglima TNI ke AS. Dubes AS juga menyatakan tetap menjaga komitmen pihaknya untuk Kemitraan Strategis dengan Indonesia sebagai cara untuk memberikan keamanan dan kemakmuran baik bagi bangsa maupun masyarakat di kedua negara.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto mengatakan Panglima TNI  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo untuk menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Country Violent  Extremist Organization (VEOs), Panglima TNI mendapat undangan secara resmi yang dikirim oleh Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Jenderal Joseph F. Durford, Jr.

Namun demikian,  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tidak jadi hadir pada acara tersebut. Saat ke Amerika Serikat, delegasi yang ikut bersama Panglima TNI adalah Asisten Intelijen TNI, Kepala Bagian Staf Intelijen, Asisten Teritori dan Sekretaris Pribadi Panglima TNI Letkol Kukuh.

Pada Sabtu 21 Oktober 2017, Panglima TNI siap berangkat menggunakan maskapai penerbangan Emirates. Namun demikian, beberapa saat sebelum keberangkatan ada pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI beserta delegasi tidak boleh memasuki wilayah AS oleh US Custom and Border Protection. (asr)

Peneliti Amerika Sebut Polusi Lebih Mematikan Daripada Perang

0

EpochTimesId – Peneliti dari Icahn School of Medicine di Mount Sinai, New York, Amerika Serikat menyebut bahwa angka kematian akibat polusi lebih besar daripada perang. Ketua penelitian, Philip Landrigan menyebut kematian akibat polusi juga lebih banyak daripada kematian akibat merokok, kelaparan atau bencana.

Angka kematian akibat polusi juga lebih banyak dari kematian akibat AIDS, TBC dan malaria. Bahkan, jika korban dari ketiga penyakit tersebut digabungkan.

Pencemaran lingkungan yang dimaksud adalah udara kotor sampai air yang terkontaminasi. Satu dari enam kematian dini di dunia tahun 2015 bahkan ditimbulkan oleh pencemaran atau polusi beracun. Jumlah tersebut mencapai sekitar 9 juta kematian.

Penelitian yang yang dimuat dalam jurnal kedokteran, Lancet pada Kamis (19/10/2017) pekan lalu juga mengungkap bahwa biaya dari kematian akibat pencemaran, penyakit dan kesejahteraan juga tidak kalah besar. Angkanya sekitar 4,6 triliun dolar setahun atau kira-kira 6,2 persen dari ekonomi global.

“Ada banyak studi mengenai polusi. Sayangnya, penelitian tersebut tidak pernah mendapat perhatian yang sama seperti hasil penelitian AIDS atau perubahan iklim,” kata pakar epidemiologi, Philip Landrigan.

Dekan kesehatan global dari Icahn School of Medicine ini menambahkan, jumlah 9 juta kematian dini dalam penelitian ini hanyalah perkiraan awal. Jumlah korban akibat polusi dipastikan lebih tinggi.

Penulis utama dari laporan awal penelitian itu mengatakan jumlahnya akan bisa pastikan setelah penelitian selesai dan metode baru untuk menilai dampak-dampak buruk bisa dikembangkan.

“Polusi adalah masalah yang sangat besar yang tidak dilihat orang karena mereka melihat sebagai bagian yang terpisah-pisah,” imbuh Landrigan, seperti dikutip dari VOA, Senin (23/10/2017).

Asia Afrika adalah kawasan yang paling berbahaya bagi manusia. Sedangkan negara yang memuncaki daftar korban dan potensi korban jiwa adalah India. (voa/waa)

MU Kalah Dari Klub Promosi City Kokoh di Puncak Klasemen

EpochTimesId – Manchester United memperoleh kekalahan perdana pada lanjutan Liga Premier Inggris pada pekan ke-9. MU kalah dari dari tim promosi, ketika bertamu ke Huddersfield Town, Sabtu (21/10/2017).

Ini adalah kekalahan perdana mereka, setelah delapan laga sebelumnya tanpa kekalahan. Dari delapan laga sebelumnya, MU mengoleksi enam kemenangan dan dua hasil imbang.

The Red Devils kalah dengan skor 2-1 pada laga yang digelar di Stadion John Smith. Tuan rumah unggul lebih dulu melalui Aaron Mooy pada menit ke-28. Laurent Depoitre menggandakan keunggulan Huddersfield pada menit ke-33.

Anak asuh Mourinho baru bisa membalas melalui gol Rashford pada menit ke-78. Rashford berhasil memanfaatkan umpan Lukaku. Kedua tim gagal menambah gol, pada sisa waktu babak ke-dua.

Dengan kekalahan ini, Setan Merah gagal mengimbangi dan mendekati perolehan poin rival sekota mereka. Sebab, di saat yang hampir bersamaan, Manchester City berhasil mengalahkan Burnley di kandang mereka, Etihad Stadium.

Gol-gol Manchester biru disumbang Sergio Aguero, Nicolas Otamendi dan Leroy Sane. Manchester biru kini menjadi pemuncak klasemen dengan koleksi 25 poin. The Citizen unggul lima poin atas Manchester Merah. (waa)

Kronologi Panglima TNI Jenderal Gatot Dilarang Masuk ke Wilayah AS

Epochtimes.id – Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto mengatakan Panglima TNI  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sedianya akan menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Country Violent  Extremist Organization (VEOs) yang akan dilaksanakan tanggal 23-24 Oktober 2017 di Washington DC, Amerika Serikat.

Namun demikian,  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tidak jadi hadir pada acara tersebut.

Saat ke Amerika Serikat, delegasi yang ikut bersama Panglima TNI adalah Asisten Intelijen TNI, Kepala Bagian Staf Intelijen, Asisten Teritori dan Sekretaris Pribadi Panglima TNI Letkol Kukuh.

Lebih lanjut Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menjelaskan, Panglima TNI mendapat undangan secara resmi yang dikirim oleh Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Jenderal Joseph F. Durford, Jr.

Kemudian Jenderal TNI Gatot Nutmantyo membalas surat tersebut dan mengkonfimasi kehadirannya sebagai bentuk penghargaan dan perhatian.

“Panglima  TNI mengirim surat balasan tersebut, karena menghormati Jenderal Joseph F. Durford, Jr. yang merupakan sahabat sekaligus senior Jenderal TNI Gatot Nurmantyo,” kata Mayjen TNI Wuryanto di Jakarta.

Kronologinya, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta isteri dan delegasi telah mengurus visa dan administrasi lainnya untuk persiapan keberangkatan.

Kemudian pada Sabtu 21 Oktober 2017, Panglima TNI siap berangkat menggunakan maskapai penerbangan Emirates

Namun demikian, beberapa saat sebelum keberangkatan ada pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI beserta delegasi tidak boleh memasuki wilayah AS oleh US Custom and Border Protection.

Kapuspen TNI mengatakan bahwa terkait  peristiwa ini, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo telah lapor kepada Presiden RI melalui Ajudan, Menteri Luar Negeri dan Menkopolhukam  serta berkirim surat kepada Jenderal Joseph. F. Durfort Jr., dan saat ini masih menunggu penjelasan atas insiden ini.

Menurut Wuryanto, kepergian ke Amerika atas undangan Pangab dan atas hubungan baik dua negara serta hubungan baik antara Pangab Amerika dan Panglima TNI, oleh sebab itu Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta isteri dan delegasi memutuskan tidak akan menghadiri undangan Pangab Amerika Serikat sampai ada penjelesan resmi dari pihak Amerika. (asr)

Tiongkok Akan Terus Berbicara dengan Korea Utara Karena Trump Semakin Keras

0

Seorang pejabat komunis Tiongkok senior mengatakan pada hari Sabtu bahwa Tiongkok masih berbicara dengan rezim Korea Utara, meskipun telah memberlakukan sanksi terkuatnya di Korea Utara.

Tiongkok merupakan jalur penting bagi rezim Korea Utara, yang bergantung 90 persen pada  perdagangannya di Tiongkok. Namun, di bawah tekanan Presiden Donald Trump, yang berusaha untuk melakukan denuklirisasi Korea Utara, pemimpin Tiongkok Xi Jinping telah sepakat untuk meningkatkan tekanan terhadap Korea Utara dalam beberapa bulan terakhir.

Tiongkok telah melampaui PBB. Sanksi Dewan Keamanan disetujui bulan lalu, yang membatasi impor produk tekstil dan produk lainnya dari Korea Utara, dan membatasi jumlah minyak yang bisa dijual ke sana.

Bank Sentral Tiongkok juga menginstruksikan bank-bank Tiongkok untuk berhenti memberikan layanan keuangan ke Korea Utara. Tiongkok juga telah memberikan bisnis Korea Utara yang beroperasi di negara itu dengan ultimatum 120 hari untuk ditutup.

Namun, Guo Yezhou, wakil kepala departemen internasional Partai Komunis Tiongkok, mengatakan bahwa kedua negara komunis tersebut masih berbicara.

“Tiongkok dan Korea Utara adalah tetangga dan keduanya memiliki hubungan kerjasama persahabatan seperti biasanya,” kata Guo.

Departemen internasional Tiongkok bertanggung jawab atas hubungan partai dengan partai politik asing, dan secara tradisional berfungsi sebagai saluran untuk diplomasi Tiongkok dengan Korea Utara.

Presiden Trump akan berkunjung ke Asia bulan depan, termasuk berhenti di Korea Selatan dan Tiongkok.

Trump diperkirakan akan terus meningkatkan tekanan pada Xi untuk melakukan lebih banyak lagi untuk menekan Korea Utara.

Trump mencari solusi diplomatik untuk krisis nuklir Korea Utara, yang mengandalkan sebagian pada Tiongkok untuk meningkatkan sanksi ekonomi terhadap Korea Utara.

Bersamaan dengan itu, Trump telah memerintahkan pejabat militer paling seniornya untuk menyusun opsi militer terperinci selama konflik senjata dengan Korea Utara.

Trump mengatakan bahwa sementara Amerika Serikat memiliki kesabaran, jika dipaksa untuk membela diri atau sekutunya melawan Korea Utara, hal itu dapat menghancurkan negara tersebut sepenuhnya.

Ancaman kekuatan militer juga berfungsi untuk menekan Korea Utara ke meja perundingan.

Jack Keane, seorang pensiunan jenderal bintang empat dan mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata A.S., mengatakan bahwa opsi militer oleh pemerintah Trump membuat solusi diplomatik lebih realistis.

“Tim Trump mengerti bahwa ancaman kekuatan militer memperkuat opsi diplomatik. Upaya utamanya adalah diplomasi dan sanksi ekonomi,” kata Keane di Fox Business.

Tiongkok saat ini mengadakan Kongres Partai Nasional ke-19, di mana telah menjadi jelas bahwa Xi akan terus memimpin Partai Komunis Tiongkok untuk lima tahun ke depan.

Seorang pejabat mengatakan kepada Reuters bahwa Presiden Trump percaya bahwa Xi seharusnya lebih memiliki pengaruh untuk menangani masalah Korea Utara.

“Pandangan presiden adalah Anda bahkan memiliki sedikit alasan sekarang,” kata seorang pejabat. “Dia tidak akan melangkah dengan ringan.”

Sejak Xi menjadi pemimpin partai pada tahun 2013, hubungan dengan Korea Utara telah mendingin. Xi belum mengunjungi Korea Utara, namun telah mengunjungi musuh Korea Utara yang telah disumpahi.

Hubungan antara Tiongkok dan Korea Utara telah berkembang di bawah mantan pemimpin Partai Komunis Tiongkok Jiang Zemin. Sementara Jiang telah resmi absen sejak 2003, dia masih mempengaruhi kebijakan domestik dan internasional Tiongkok melalui loyalisnya di tingkat pemerintahan tertinggi.

Hal ini membuat Xi lebih sulit untuk mengambil tindakan yang lebih kuat terhadap Korea Utara dan untuk memecahkan beberapa penyakit masyarakat Tiongkok yang paling buruk, seperti penganiayaan terhadap 100 juta orang Tiongkok yang berlatih Falun Gong, penindasan yang secara pribadi diprakarsai oleh Jiang pada tahun 1999 dan berlanjut sampai hari ini.

Trump ingin mendapatkan kerja sama yang serius dari Tiongkok untuk meyakinkan Pyongyang agar mengubah pikirannya atau membantu mencabut begitu banyak sumber daya sehingga tidak memiliki pilihan selain mengubah perilakunya, kata pejabat tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan Maria Bartiromo  dalam Fox Business Network, Trump mengatakan bahwa dia ingin “menjaga segala sesuatunya sangat, sangat rendah nada” dengan Xi sampai pemimpin Tiongkok muncul dari Kongres Partai.

“Saya yakin dia punya kekuatan untuk melakukan sesuatu yang sangat penting sehubungan dengan Korea Utara. Kita akan lihat apa yang terjadi. Sekarang dengan yang dikatakan, kita siap untuk apapun. Kita begitu siap, seperti yang  Anda tidak akan percaya,” kata Trump dalam wawancara, yang ditayangkan pada hari Minggu. (ran)

Gerebek Persembunyian Teroris, Puluhan Polisi Tewas Ketika Baku Tembak di Mesir

Epochtimes.id– Setidaknya 54 polisi, termasuk 20 petugas dan 34 perwira militer, tewas ketika sebuah serangan pada tempat persembunyian militan di bagian barat daya Kairo, Mesir, Jumat (20/10/2017).

Pejabat tersebut kepada Associated Press mengatakan baku tembak terjadi pada Jumat malam di daerah al-Wahat al-Bahriya di provinsi Giza, sekitar 135 kilometer barat daya Kairo.

Pertempuran dimulai ketika pasukan keamanan bergerak setelah menerima laporan intelijen.

Saat itu para pasukan ini hendak menggerebek  tempat persembunyian militan di daerah tersebut.

Didukung oleh  personel lapis baja dan dipimpin oleh petugas senior kontraterorisme, kontingen polisi jadi sasaran tembakan dan granat berpeluncur roket.

Pejabat tersebut mengatakan apa yang terjadi selanjutnya tidak jelas, namun indikasi menunjukkan para tentara kehabisan amunisi dan militan menangkap beberapa polisi dan kemudian membunuh mereka.

Seorang petugas berhasil melarikan diri dengan kendaraan lapis bajanya.

Pejabat tersebut mengatakan polisi tampaknya terjebak ke dalam serangan militan yang direncanakan dengan hati-hati.

Jumlah korban tewas akibat peristiwa ini bisa bertambah.  Para pejabat ini mengatakan mereka berbicara dengan syarat anonim karena tidak diberi wewenang untuk berbicara kepada media.

Mereka yang tewas termasuk dua jenderal brigadir polisi, seorang kolonel dan 10 letnan kolonel.

Kementerian Dalam Negeri Mesir, yang bertanggung jawab atas polisi, mengumumkan jumlah korban tewas yang jauh lebih kecil.  Saat baku tembak 16 orang tewas. Pertempuran tersebut juga menewaskan atau melukai 15 orang militan.

Situs berita Mesir, Al-Ahram melaporkan Jaksa Agung Mesir Nabil Sadek memerintahkan penyelidikan atas baku tembak mematikan di Gurun El-Wahat-Giza antara teroris dan pasukan keamanan.

Sadek juga  memerintahkan High State Security Prosecution untuk memulai  “investigasi ekstensif” dalam baku tembak tersebut, menugaskan Kementerian Dalam Negeri untuk menangkap mereka yang terlibat.

Sebuah tim jaksa mendengar pernyataan dari yang terluka dan menerima perawatan di rumah sakit polisi di Agouza, Nasr City dan El-Shorouk City.

Kementerian dalam negeri mengeluarkan sebuah pernyataan pada Jumat malam hanya mengatakan “sejumlah polisi” tewas setelah teroris melepaskan tembakan ke pasukan keamanan.  Saat itu pasukan keamanan berusaha menggerebek di tempat persembunyian teroris di Gurun Barat Mesir. (asr)

Sumber : alahram/associated press

Satu-satunya Delegasi Taiwan di Kongres Partai ke-19 Namun ‘Bukan’ Warga Negara Taiwan

0

Logik yang tidak terbantahkan: Rezim Tiongkok mengklaim bahwa Taiwan adalah propinsinya, dan semua propinsi di Tiongkok harus diwakili pada Kongres Partai Nasional ke 19 yang saat ini sedang berlangsung di Beijing. Memproduksi perwakilan dari Taiwan ternyata tidak semudah itu.

Karena rezim Tiongkok tidak memiliki kontrol yang nyata atas rakyat Taiwan, rezim tersebut harus mencari orang-orang Taiwan yang bersedia naik ke panggung untuk mewakili “Propinsi Taiwan.”

Dan di antara rakyat Tiongkok yang hampir 1,4 miliar orang, rezim tersebut hanya menemukan satu orang: Lu Li-an, seorang akademisi 49 tahun yang lahir di Kota Kaohsiung

Lu lahir di Taiwan, itu adalah lebih dari apa yang dapat diungkapkan atas sembilan delegasi Partai Komunis Tiongkok lainnya yang dikemas dengannya untuk membentuk sebuah delegasi dari “Propinsi Taiwan.” Delegasi-delegasi ini telah “dipilih” pada sebuah pertemuan “Propinsi Taiwan Bagian dari Partai Komunis Tiongkok” yang diadakan di Beijing awal bulan Juni.

Liberty Times Taiwan telah mengkonfirmasi pemeran utama daratan untuk delegasi “Propinsi Taiwan” tersebut. Menurut Times, para pejabat di Kongres Partai sangat cerdik tentang identitas sepuluh anggota delegasi tersebut dan tidak mengizinkan media luar untuk mewawancarai mereka dalam sebuah konferensi pers yang dijadwalkan.

Lu dilaporkan bertemu dan menikahi seorang pria Tiongkok saat belajar di luar negeri di Inggris selama tahun 1990an. Dia akhirnya pindah kembali ke Tiongkok pada tahun 1997 melalui “pengaturan khusus” pemerintah Tiongkok dan mulai mengajar di Universitas Fudan di Shanghai.

Berita bahwa orang kelahiran asli Taiwan menjadi delegasi di Kongres Partai menarik banyak perhatian media di Taiwan.

Menanggapi kekhawatiran publik bahwa partisipasi Lu dalam rezim Tiongkok sebagai delegasi Partai Komunis akan membatalkan kewarganegaraan Taiwannya, Badan Imigrasi Nasional Taiwan pada hari Rabu mengkonfirmasi bahwa Lu telah memperoleh kewarganegaraan Republik Rakyat Tiongkok beberapa tahun yang lalu. Menurut undang-undang imigrasi Taiwan, “tempat tinggal” Taiwan-nya telah dicabut.

Dalam sebuah wawancara dengan Media Storm Taiwan pada hari Jumat, Lu terdengar seperti pejabat PKT. Dia mengatakan bahwa dia telah mengamati selama karir mengajarnya bagaimana rezim Tiongkok “membuat Tiongkok kuat” dan akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Partai Komunis Tiongkok pada tahun 2015. Tidak diketahui seberapa sering Lu kembali mengunjungi Taiwan hingga hari ini, apakah sama sekali.

Lu juga meminta orang muda Taiwan untuk datang ke daratan untuk mendapatkan keuntungan dari “pasar besar” di sana. “Anda bisa membiarkan seluruh dunia melihat Anda jika Anda datang ke daratan [Tiongkok],” kata Lu. “Kedua sisi Selat [Taiwan] dapat memanfaatkan manfaat koeksistensi damai bersama-sama.”

Lu adalah satu-satunya orang Taiwan asli di antara 2.287 delegasi tangguh pada Kongres Partai ke-19  tersebut yang mengajukan pertanyaan mengapa rezim Tiongkok gagal dalam upayanya untuk merekrut lebih banyak orang “asli” Taiwan untuk berpartisipasi dalam acara propaganda terpentingnya. Setiap saat ada sekitar 1-2 juta orang Taiwan yang melakukan bisnis atau bepergian di daratan Tiongkok.

Meskipun undang-undang Taiwan mengizinkan kewarganegaraan ganda dengan negara-negara lain, hal ini membatalkan kewarganegaraan setiap orang Taiwan yang memperoleh “tempat tinggal”, yang biasanya disebut kewarganegaraan  di dalam Republik Rakyat Tiongkok. Ini juga melarang warga Taiwan untuk memegang jabatan di pemerintahan atau militer Tiongkok, atau menjadi pejabat Partai Komunis Tiongkok. (ran)

Aturan Tenaga Kerja Brazil makin Riskan Timbulkan Perbudakan

0

EpochTimesId – Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membidangi perburuhan, Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organisation/ILO) menilai peraturan baru tentang ketenagakerjaan di Brazil melemahkan perlindungan terhadap para pekerja.

ILO khawatir, peraturan ketenagakerjaan baru itu akan menimbulkan definisi baru mengenai kondisi kerja yang mirip perbudakan. Mereka pun meminta otoritas Brazil meninjau ulang peraturan tersebut.

Sebelumnya Brazil mendefinisikan perbudakan dalam peraturan sebelumnya adalah pekerjan-pekerjaan yang merendahkan martabat dan memiliki beban kerja berlebihan. Namun, dalam peraturan baru yang dikeluarkan pemerintah pekan ini, perbudakan adalah apabila pekerja dipaksa untuk terus melakukan pekerjaan mereka.

ILO menyatakan peraturan baru itu membahayakan upaya Brazil memberantas kondisi kerja yang tidak manusiawi. Seperti dikutip dari VOA, Jumat (20/10/2017).

Peraturan baru tersebut dinilai sebagai upaya Presiden Michel Temer untuk memperoleh dukungan dari kalangan pengusaha pertanian. Dia menggalang dukungan rakyat karena menghadapi kemungkinan diadili atas tuduhan korupsi.

“Kondisi kerja yang mirip praktek perbudakan menjadi hal yang umum di Brazil. Para pekerja miskin diiming-imingi untuk melakukan pekerjaan berat. Mereka kemudian terpaksa berhutang kepada pemilik perkebunan atau pabrik untuk biaya-biaya pokok seperti makanan dan transportasi,” rilis ILO melalui VOA.

Akibat dari peraturan baru ini tidak ada sangsi bagi perusahaan atau majikan yang mempekerjakan karwayan dalam kondisi mirip perbudakan. Mereka hanya akan diumumkan kepada publik, itu pun jikalau Kementerian Tenaga Kerja memutuskan untuk mengumumkan daftar nama majikan dan perusahaan tersebut. (voa/waa)

Video Blog Ini Menunjukkan Semangat Dalam Keterbatasan

0

EpochTimesId – Setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tidak ada individu yang benar-benar sempurna.

Sebuah video blog mencoba menunjukkan semangat dalam keterbatasan yang ada. Seorang pemilik anjing, Craig Mosher, terinspirasi untuk menciptakan perangkat mobilitas murah dan unik untuk membantu anjing pitbullnya yang cacat, agar tetap bisa menikmati suasana jalan-jalan di pagi hari.

Video dedikasinya untuk membantu sang anjing yang lumpuh ini sangat menyentuh hati.

Pada tahun 2004, anjing jenis pitbull milik Craig, Loois, menjalani operasi tulang belakang karena mengalami tulang tumbuh lebih. Namun, karena kecelakaan selama pelaksanaan prosedur operasi, Loois pun harus mengalami kelumpuhan di kedua kaki belakang.

Sejak saat itu, Loois selalu memakai kursi roda Eddie’s Wheels. Terlepas dari kecacatan Loois, Mosher berkomitmen untuk tidak akan meninggalkan teman berkaki empatnya itu.

Dia berusaha memberi kehidupan yang baik bagi anjingnya, dengan selalu mengajaknya berkeliling setiap hari.

Mosher ingin Loois bisa menikmati hidup seperti anjing normal lainnya. Saat itulah Mosher menemukan harness khusus, yang harganya hanya $ 35 (sekitar 470 ribu rupiah).

Sebuah alat pengaman pun dipasang di kaki belakang Loois dan membantunya bergerak lebih mudah saat berjalan kaki.

Setiap pagi, Mosher akan mengenakan harness khusus tersebut pada Loois sebelum berjalan-jalan. Dengan cara ini, kaki belakang Loois bisa menapak ke tanah, dan dia bisa berjalan dengan mudah menggunakan kaki depannya.

Loois pun tampak sangat antusias dan bersemangat saat ia bisa berjalan di atas kakinya sendiri. “Saya bersedia untuk mengantarkan dia kemanapun dia pergi,” kata Mosher dalam video tersebut .

Setelah berjalan-jalan, Loois akan berjalan menuju garasi, di mana mereka akan bermain bola bersama. Dia pun berimprovisasi, sehingga bisa berlari dan mengejar bola dengan keempat kakinya. Latihan harian juga membantu otot belakang Loois agar tetap kuat dan sehat.

Sebagai gantinya, Loois terus membuat badan Mosher tetap sehat dan bugar dengan semua latihan yang menyenangkan itu.

Selain itu, pertemanan Loois juga telah memperkaya hidupnya. “Dia menjaga saya sebagai orang baik, karena dia teman terbaik saya,” kata Mosher.

Sayangnya, Loois meninggal pada tanggal 18 Maret 2011. “Saya selalu merindukannya setiap hari,” ujar Mosher. (int/yant/waa)

Operasi Trisula: Rontaan Terakhir Partai Komunis Indonesia

Oleh : Iswahyudi

PKI telah memberontak sebanyak 3 kali di Indonesia

Epochtimes.id– Pertama tahun 1926 yang dipimpin oleh Semaun dan Darsono ketika itu aksi berbentuk pemogokan  buruh yang ditujukan kepada pemerintah Hindia Belanda.

Kedua, pemberontakan pada  tahun 1948 dipimpin oleh Muso dan Amir Syarifuddin yang ditujukan kepada pemerintah Republik Indonesia yang hampir bersamaan dengan Agresi Militer Belanda.

Ketiga, pemberontakan pada 1965 yang biasa disebut G30S – PKI. Dan inilah pemberontakan komunis terbesar dengan jumlah korban yang sangat masif di kalangan rakyat jelata. Aksi kudeta ini dimulai dengan pembunuhan 7 petinggi Angkatan Darat oleh pasukan Cakra Birawa yang sudah disusupi oleh komunis yang dipimpin oleh Letkol Untung.

Kudeta ini bisa dibilang gagal karena tidak berhasil mewujudkan misinya untuk hendak mengubah Indonesia dengan UUD’45 dan ideologi Pancasila menjadi negara komunis. Aksi ini dengan sigap dapat dipatahkan oleh jendral Soeharto, PKI yang memulai dengan revolusi kekerasan untuk mewujudkan tujuan gerakannya akhirnya harus membayar buah yang ditanamnya dengan sangat mahal.

Aksi kontra komunisme yang dipimpin oleh jendral Soeharto juga menempuh jalan yang sama untuk menumpas PKI dan anasir-anasirnya bahkan orang- orang yang tidak terlibat langsung terutama rakyat kecil yang nimbrung suasana jadi sasaran gerakan kontra komunisme tersebut.

Sehingga peristiwa itu bagi bangsa Indonesia merupakan  tragedi kemanusiaan terburuk dalam sejarah. Sebuah perang sesama elemen bangsa sendiri yang terinspirasi oleh revolusi kekerasan ala komunis. Tak ada proses pengadilan terjadi pada waktu itu. Kejahatan dibalas dengan kejahatan.

Pembantaian dibalas dengan pembantaian. Banyak Ahli tentang komunisme berbicara, ini tak seberapa dibandingkan jika seandainya kaum komunis berhasil dalam melakukan kudeta.

Pelajaran sejarah gerakan komunisme dari Rusia, Tiongkok dan Kamboja yang menyebabkan puluhan juta orang tewas secara langsung karena dibantai atau tewas secara tidak langsung lantaran kegagalan policy ekonomi amburadul yang berakibat kelaparan besar.

Upaya menggeliat bangkit dari sisa sisa PKI

Setelah banyak pentolan PKI ditangkap, beberapa benturan horisontal antara PKI dan kontra PKI terjadi dimana-mana, cukup banyak pentolan lain yang berhasil melarikan diri, menyamar serta membaur dengan simpatisan PKI di wilayah yang basis PKI-nya kuat terutama di daerah terpencil yang tak tersentuh pembangunan dan angka kemiskinannya tinggi. Misalnya daerah Blitar Selatan.

Sebenarnya PKI sudah banyak membuat Compro ( Committe Project) di wilayah Jawa Timur, selain Blitar Selatan terdapat: Compro Raung Argopuro, Compro Semeru Selatan, Compro Malang Selatan, Compro Kelud Kawi Arjuno, Compro Gunung Kendeng, Compro Lawu, Compro Benjeng. Dari sejumlah Compro itu, Blitar Selatanlah yang sudah siap untuk melakukan perlawanan karena banyak eks anggota militer pro PKI yang bersembunyi di sana.

Selain itu ada beberapa hal yang dipertimbangkan kenapa memilih Blitar Selatan.

Pertama secara geografis Blitar Selatan merupakan daerah yang terisolasi yang terdiri dari perbukitan dan gunung kapur yang tandus dan banyak Goa kapur yang cocok untuk persembunyian dalam taktik perang gerilya melawan pemerintah RI.

Kedua, secara sosioekonomi, warga Blitar Selatan terdiri dari para petani miskin yang toleran, senang membantu, bergotong royong, lugu dan naif. Selain itu daerah tersebut luput dari perhatian pemerintah pusat sehingga merasa eksistensinya diabaikan. Situasi seperti itulah yang menjadi sasaran empuk bagi gerakan komunisme yang sepertinya menawarkan sebuah harapan akan perbaikan.

Ketiga, secara budaya sebagian warga Blitar Selatan kala itu masih memercayai animisme dan dinamisme, dengan tingkat pendidikan rendah, filsafat “asal selamat” dan permisif serta  inferior terhadap pendatang sehingga menjadi obyek propaganda dari pelarian PKI.

Bagaimana PKI meraih simpati dan dukungan? Dan aksi apa yang mereka lakukan?

Dalam rangka untuk come back pasca kegagalan G30S PKI, maka tokoh pelarian PKI seperti Munir, Rewang dan Letkol Pratomo menyamar dan membaur dengan masyarakat di daerah yang basis PKI-nya kuat seperti Blitar Selatan.

Agar Perjuangan mereka tetap eksis mereka selalu konsisten dengan Azas Tri Panji PKI yang menekankan pejuangan bersenjata (Perjuta). Mereka menyusun kembali kekuatan massa didasarkan pada penguasaan desa-desa dulu, baru kemudian menyepung Kota, ini sesuai dengan prinsip gerilya Mao Tse Tung (ejaan pin yin: Mao Zedong) “Dari desa menguasai Kota”.

Mereka membentuk Compro di berbagai daerah yang bertugas untuk membuat peta pergerakan dan intens menggalang simpati rakyat melalui BAGIPROP (Badan Agitasi dan Propaganda). Massa yang terpengaruh dan mendukung dimasukkan ke dalam Detga (Detasemen Gerilya) dan Gerda (Gerilya Desa).

Mereka dibekali dengan kemampuan tempur seperti manajemen perang dan pengenalan senjata. Mereka dididik dalam SPR (Sekolah Perlawanan Rakyat) dan KPR (Komite Perlawanan Rakyat). Semua itu dilakukan untuk mengantisipasi bila ada serangan dari pihak ABRI (sekarang disebut TNI. Red.).

Usaha mereka mengkomuniskan Blitar Selatan tergolong berhasil. Ini disebabkan oleh beberapa Faktor, pertama, warga Blitar Selatan adalah warga yang terlupakan dari perhatian pemerintah. Kedua, blitar selatan pada Pemilu 1955 adalah basis PKI, perolehan suara PKI mencapai 85%.

Ketiga, mereka adalah warga miskin dan kurang terpelajar sehingga mudah dipengaruhi. Keempat, daerah tersebut adalah sarang kejahatan dan perampok sehingga keamanan warga terganggu. PKI menawarkan rasa aman bagi warga padahal mereka sendiri yang merampok dan berbuat onar.

Setelah kader PKI baru terbentuk maka mereka ditugasi untuk mengumpulkan suplai logistik dari warga simpatisan, melindungi tokoh PKI, menjadi kurir, penunjuk jalan dan mencari informasi serta membuat laporan.

Setelah mereka merasa cukup kuat, dimulailah aksi bersenjata di berbagi tempat antara lain,

Pertama, aksi balas dendam pada penumpasan PKI seperti pembunuhan Kyai Abdul Fatah (Anggota DPR GR) dan Kyai Tasrifin (Ketua GP Anshor Bojonegoro). Kedua, penyerangan CO Kandangan dengan merebut 2 pucuk senjata (pada 20 Februari 1968).

Ketiga, penyerangan PUSKOPAD Kaligentong, Kalidawir Tulungagung yang menewaskan Kopda Sukarman dan Praka Samuin serta merampas 3 pucuk Sten Gun, 9 Karaben dan 1 pistol (pada 1 maret 1968). Keempat, penyerangan gudang Kopasgat/AURI jl. NIAS 82 Surabaya namun tidak berhasil (pada 14 April 1968). Kelima, penyerangan Regu CI (Corps Intel) Batalyon Infantri 511 Panggung, Jirak Blitar Selatan.

Tiga personil tewas dan berhasil merampas 2 Sten Gun (pada 28 April 1968). Keenam, menyerang Caretaker Kepala Desa Kedung Banteng dan Lorejo. Merampas 5 pucuk Sten Gun (pada 31 Mei 1968). Ketujuh, penyerangan pos polisi Kalibening dan merampas 5 pucuk senjata.

Selain ketujuh aksi di atas masih banyak sabotase yang mereka lakukan seperti pemutusan kabel telepon, pengerusakan rel di Baureno, Bojonegoro, dan pembobolan tanggul Truni Babad Lamongan.

Respon Pemerintahan Orde Baru

Berhubung aksi nyata PKI mulai bermunculan, pemerintah Orde Baru melalui Kodam V Brawijaya membentuk Satgas TRISULA  pada 18 Mei 1968. Dan operasi trisula itu dimulai pada 8 Juni 1968. Operasi melibatkan ABRI, wanra, Kamra, petugas Ronda Desa.

Seluruh sektor Blitar Selatan dikepung dengan Operasi Pagar Betis dari segala penjuru. Jarak antara pasukan adalah sekitar lima meter sepanjang 80 KM bersama-sama bergerak menuju selatan sampai mencapai samudra India.

Dari operasi terpanjang dalam sejarah indonesia, organisasi PKI baik taktis maupun moril bisa dilumpuhkan. Beberapa hasil dari operasi Trisula tersebut antara lain:

Pertama, ditemukan banyak Ruang Bawah Tanah (ruba) tempat persembunyian combatan PKI.

Kedua, tertangkapnya tokoh PKI seperti Suwandi (CC PKI), Lie A Tung, Ruslan Wijayasatra, M. Munir, Rewang, Letkol Pratomo, Sutarto, Sujipto Hadi. Ketiga, penemuan dokumen dokumen Penting PKI.

Operasi trisula juga menyisakan cerita tragis pada masyarakat sekitar. Disinyalair banyak  orang yang salah tangkap turut dieksekusi.

Tim Epoch Times juga mewancarai Pak Rasyid (70) dari desa Sumberdadi, sebagai saksi hidup peristiwa tersebut.

Waktu itu usianya hampir 20 tahun. Ia menceritakan bahwa pada operasi pagar betis tersebut seluruh warga di daerahnya dikumpulkan di desa Bakung untuk di-screening apakah mereka terlibat PKI atau tidak.

Bagi yang terlibat menurut penuturannya dibawa oleh aparat dan sampai kini tidak ada kabar beritanya, yang tidak terlibat bisa pulang. Menurut penuturan Rasyid seorang tokoh terkenal PKI yaitu Ali Surahman tertembak mati di daerahnya.

Risno (60) alias mbah Embul, warga desa Plandirejo yang pada waktu itu berumur 10 tahunan, dalam wawancara menyebutkan bahwa banyak warga yang mendukung PKI karena ter-intimidasi. “Ikut PKI atau mati,” ujar mbah Mbul.

Ia yang pada waktu itu masih bocah mengatakan pernah menjadi kurir logistik dan informan dari kedua belah pihak. “Saya biasanya disuruh mengantar singkong pada orang yang bersembunyi di Goa atau hutan. Pernah sesekali saya mengangkut sekarung senjata tajam untuk dibawa ke tempat persembunyian. Kalau nanti ada orang berbaju hijau (tentara, Red.) bilang ndak tahu kalau ada orang bersembunyi di goa,” pungkas mbah Embul. (YUD/whs/asr)

Kematian Mendadak Dokter Lembur Meningkat Dalam Enam Bulan Terakhir di Tiongkok

0

Selama masa liburan pada “1 Oktober”, seorang dokter muda yang bekerja shift malam di sebuah rumah sakit di Guangdong meninggal karena tugasnya, kasus tersebut menimbulkan perhatian masyarakat terhadap beban yang berlebih di pundak para dokter. Di waktu lalu, kematian mendadak biasanya terjadi pada orang tua, pasien lemah, namun dalam beberapa tahun terakhir, kematian mendadak dewasa muda meningkat. Beberapa orang meratapi: “Orang Tiongkok benar-benar lelah!”

Menurut media daratan yang dilaporkan pada 6 Oktober, ahli bedah Zheng Xuewen, 39 tahun, dari Rumah Sakit Chang’an Harbor di Kota Dongguan, Guangdong, meninggal karena sakit mid-arterial dissection abdominal saat shift malam pada 2 Oktober. Menurut rekan-rekannya, Zheng Xuewen masih harus merawat orang tua dan anak, putrinya yang baru berusia 6 tahun. Dr Zheng bekerja keras, dia terlibat dalam pekerjaan medis selama hampir 20 tahun.

Rekan kerja di departemen yang sama mengatakan bahwa Zheng Xuewen memberinya banyak pertolongan di masa lalu, sama seperti kakaknya. Mereka memiliki shift malam untuk setiap 3 hari, benar-benar lelah. Beberapa bulan yang lalu, ada sejumlah kematian mendadak dokter yang bertugas dilaporkan di Tiongkok.

Pada malam hari tanggal 26 Juli 2017, seorang ahli anestesiologi berusia 30 tahun di Rumah Sakit Rakyat Kedua Kota Deyang, Sichuan, meninggal saat bertugas.

28 Juni 2017, dokter pelatihan reguler berusia 26 tahun, Chen Deling, dari Rumah Sakit Shaw Yee, Zhejiang meninggal mendadak setelah shift malam berturut-turut.

Menurut statistik jurnal “China Circulation magazine”, ada 13 kasus kematian mendadak dokter yang dilaporkan dari Januari hingga Juli tahun ini. Kematian mendadak dokter kebanyakan ahli anestesi dan ahli bedah yang memiliki intensitas beban kerja lebih tinggi. Anggap saja anestesiologis sebagai contoh, lebih dari 60% di antaranya bekerja 50-60 jam per minggu, mereka terlibat dalam setidaknya 3-4 operasi setiap hari, kadang-kadang mencapai 7-8 operasi, atau bahkan 9, 10 atau lebih.

Beberapa netizens berkomentar, “Rumah sakit swasta yang tidak bermoral tidak melihat dokter sebagai pribadi, mereka hanya tahu bagaimana menghasilkan uang, membuat keuntungan adalah supremasi, jadi ini penyebab hasil akhirnya.”

Setelah kematian dokter muda Zheng Xuewen yang tiba-tiba, Rumah Dokter dan Perawat meminta perhatian pada masalah kerja paksa dokter, “Dokter Tiongkok sangat perlu untuk mengurangi beban, semoga departemen dan rumah sakit yang relevan dapat mengatur jadwal bagi para dokter. dengan cara yang wajar untuk meminimalkan kerja lembur.”

Sebuah artikel dari internet pada 2 Oktober mengatakan “Orang-orang Tiongkok benar-benar terlalu lelah!” Data menunjukkan bahwa pada tahun 2014, rata-rata lembur bulanan adalah 28,88 jam dan tingkat lembur 34,69% di Tiongkok. Persyaratan lembur untuk karyawan dari berbagai jenis pekerjaan sangat bervariasi, orang dewasa pada usia 30-44 tahun memiliki intensitas lembur yang paling serius, sedangkan intensitas lembur wilayah timur jauh lebih besar daripada di wilayah utara. Karyawan lembur dengan intensitas tinggi perlu bekerja lebih dari 80 jam per minggu, setara dengan 12 jam sehari selama 7 hari dalam seminggu.

Penelitian telah menunjukkan bahwa kerja intensitas tinggi jangka panjang dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan. Xu Wei, dokter dari Rumah Sakit Menara Genderang Nanjing melaporkan bahwa berdasarkan penelitian di rumah sakit, mayoritas kasus kematian mendadak adalah laki-laki, ini karena mereka sering bertanggung jawab dalam kehidupan dan pekerjaan, memiliki beban kerja yang berat dan tekanan yang lebih besar. Saat ini profesi medis tersebut menamai kematian mendadak seperti itu sebagai “sindrom kematian akut pada orang dewasa muda dan setengah baya.”

Di industri internet Tiongkok, tren lembur juga sangat populer. April 2015, seorang elite IT Tsinghua berusia 36 tahun Zhang Bin meninggal mendadak karena kelebihan beban di Shenzhen. Yan, istri almarhum mengatakan Zhang Bin sering bekerja sampai subuh, kadang sampai jam 5-6 pagi, dan pergi kerja seperti biasa keesokan harinya. Kalimat terakhir yang Zhang Bin katakan pada ibunya adalah: “Saya terlalu lelah.” (ran)