Setidaknya 10.000 Kawanan Burung Menari Balet Udara yang Mempesona di Irlandia.

Video yang diambil oleh West Cork Branch, salah satu kelompok pengamat burung Birdwatch Ireland, menunjukkan bahwa burung-burung kecil terbang bersama dalam harmoni yang sempurna saat mereka bergerak mengarungi langit dalam apa yang dikenal sebagai ‘bergumam’.

Gumaman burung-burung yang bernyanyi tersebut memukau tetapi membuat para ahli bingung mengenai tujuannya.

formasi udara burung jalak
Dari kejauhan, foto tampak hitam tetapi saat close-up mereka sangat mengkilap dengan kemilau ungu dan hijau. Mereka lebih kecil dari burung hitam dengan ekor pendek, kepala runcing dan sayap segitiga.

Beberapa orang mengatakan bahwa burung-burung tersebut bersikap demikian untuk bersosialisasi dan bertukar informasi, sementara yang lain berpikir itu bisa menjadi cara bagi teman berbulu untuk tetap hangat.

Video ini, yang diambil awal bulan ini, bisa memberi lebih banyak jawaban saat elang peregrine tiba-tiba muncul dan mulai melacak gerakan mereka.

Elang-elang peregrine adalah burung pemangsa yang biasanya memakan burung kecil lainnya seperti merpati dan burung dara.

formasi udara burung jalak bergumam
Jalak biasanya membentuk gumaman selama bulan-bulan musim gugur dan musim dingin namun jumlah mereka merosot dalam beberapa dekade terakhir, terutama di Inggris.

Menurut Birdwatch Irlandia, burung elang peregrine ini tiba di tempat kejadian dengan harapan bisa menangkap salah satu jalak dari jalinan tersebut sebagai makanannya.

Gelombang dan arus jalak-jalak tersebut, bagaimanapun, tidak cocok untuk elang, yang terbang dengan tangan hampa.

Sebuah studi tahun 2017 dari University of Gloucestershire menemukan bahwa munculnya predator seperti elang peregrine mungkin merupakan penjelasan untuk gumaman jalak-jalak tersebut, sebagai usaha untuk menangkal binatang pemangsa.

formasi udara burung jalak
Gumaman bisa berlangsung 26 menit tapi beberapa akan memutar dan berbelok mengarungi langit hingga 50 menit, dengan hingga 750.000 burung dalam satu massa.

Penelitian tersebut menemukan bahwa hanya jenis-jenis predator tertentu yang memicu perubahan perilaku ini, burung elang gereja dan burung elang peregrine, burung-burung yang berburu di saat terbang, adalah beberapa di antaranya.

Profesor Anne Goodenough, ahli ekologi terapan di University of Gloucestershire yang memimpin penelitian tersebut, mengatakan kepada MailOnline, “Tampaknya gumaman telah menjadi norma, cara umum bagi jalak untuk tetap aman dari predator.”

Ketika burung pemangsa hadir di sekitar kawanan, penelitian tersebut menemukan, burung-burung jalak cenderung mendarat sekaligus dalam gerakan ke bawah yang dramatis, dan bukannya perlahan hanyut.

Studi ini didasarkan pada lebih dari 3.000 penampakan selama dua tahun. Sebagian besar berada di Inggris, tetapi juga mencakup beberapa tempat dari Australia, Kanada, Amerika Serikat dan Yordania.

Burung-burung jalak lebih kecil dari burung-burung hitam, dengan ekor pendek, kepala runcing dan sayap segitiga.

Dari kejauhan mereka tampak hitam, tapi saat close-up mereka sangat mengkilap dengan kemilau ungu dan hijau.

formasi udara burung jalak
Elang peregrine, seperti yang ada di video, bisa jadi penjelasan lain untuk gumaman burung jalak sebagai alat untuk menangkal predator.

Jalak biasanya membentuk gumaman selama bulan-bulan musim gugur dan musim dingin. Namun jumlah tersebut telah anjlok dalam beberapa dekade terakhir, dengan populasi di Inggris turun hingga 80 persen sejak tahun 1960-an.

Meskipun spesies tersebut tetap menjadi salah satu burung kebun yang paling umum, kemundurannya di tempat lain menjadikannya sebagai spesies daftar merah sebagai burung dengan perhatian konservasi tinggi.

Para ilmuwan berharap bahwa memahami gumaman dapat membantu mencegah angka jatuh lebih jauh.

Mengapa burung jalak terbang dengan bergumam?

Sebuah gumaman adalah ketika seekor burung meniru gerakan tetangganya, akhirnya menyebar ke semua burung di kawanan tersebut.

Sedikit yang diketahui tentang mengapa aksi udara massal ini terjadi meski sekarang banyak orang percaya bahwa hal itu bisa terjadi untuk menangkal beberapa predator.

Gumaman bisa berlangsung 26 menit tapi beberapa akan memutar dan berbalik melalui langit hingga 50 menit, dan bisa mencapai hingga 750.000 burung dalam satu kumpulan.

Pola terang dan gelap, terbentuk karena burung berusaha mencapai kerapatan yang diperlukan, inilah yang memberikan informasi penting bagi burung individu di dalam kawanan tersebut. (Dailymail/ran)

ErabaruNews