Melahap Galaksi : Bintang Menelan Planet dalam Satu Tegukan Raksasa

oleh The Associated Press

Untuk pertama kalinya, para ilmuwan berhasil menangkap basah sebuah bintang yang sedang menelan sebuah planet, bukan hanya skedar gigitan, tapi satu tegukan raksasa.

Para astronom pada Rabu (3/5) melaporkan hasil pengamatan mereka tentang apa yang tampak sebagai planet gas raksasa seukuran Jupiter atau lebih besar dari itu yang sedang dimakan oleh bintang induknya. Bintang yang mirip matahari itu mengembang seiring bertambahnya usia selama ribuan tahun dan akhirnya menjadi sangat besar hingga menelan planet yang mengorbitnya.

Ini adalah pratinjau mencekam tentang apa yang akan terjadi pada Bumi ketika matahari kita berubah menjadi raksasa merah dan menelan empat planet di dalamnya.

“Jika ini bisa menghibur, ini akan terjadi sekitar 5 miliar tahun lagi,” kata salah satu penulis, Morgan MacLeod dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics.

Pesta galaksi ini terjadi antara 10.000 dan 15.000 tahun yang lalu di dekat rasi Aquila ketika bintang itu berusia sekitar 10 miliar tahun. Ketika planet ini memasuki palka bintang, terjadi ledakan cahaya panas yang cepat, diikuti oleh aliran debu yang bersinar terang dalam energi inframerah dingin, kata para peneliti.

Meskipun sebelumnya ada tanda-tanda bintang lain yang menggigit planet dan hasil pencernaannya, ini adalah pertama kalinya burung layang-layang itu sendiri diamati, menurut penelitian yang muncul di jurnal Nature.

Peneliti Massachusetts Institute of Technology, Kishalay De, melihat semburan cahaya tersebut pada 2020 ketika sedang meninjau pemindaian langit yang diambil oleh Observatorium Palomar milik California Institute of Technology. Dibutuhkan pengamatan tambahan dan analisis data untuk mengungkap misteri ini: Alih-alih bintang melahap bintang pasangannya, bintang yang satu ini justru melahap planetnya.

Mengingat usia bintang mencapai milyaran tahun, proses menelan itu sendiri berlangsung sangat singkat, yakni hanya dalam satu kali gerakan, kata Mansi Kasliwal dari Caltech, yang juga terlibat dalam penelitian ini.

Temuan ini “sangat masuk akal,” kata Carole Haswell, seorang ahli astrofisika di Universitas Terbuka Inggris, yang tidak memiliki peran dalam penelitian ini. Haswell memimpin sebuah tim pada tahun 2010 yang menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble untuk mengidentifikasi bintang WASP-12 dalam proses memakan planetnya.

“Ini adalah jenis makan yang berbeda. Bintang ini melahap seluruh planet dalam sekali telan,” kata Haswell dalam sebuah email.

“Sebaliknya, WASP-12 b dan Jupiter panas lainnya yang sudah kita pelajari sebelumnya dijilat dan digigit dengan lembut.”

Para astronom tidak tahu apakah ada planet lain yang mengitari bintang ini pada jarak yang lebih aman. Jika demikian, De mengatakan bahwa planet-planet tersebut mungkin memiliki waktu ribuan tahun sebelum menjadi lintasan kedua atau ketiga bintang.

Setelah mengetahui apa yang harus dicari, para peneliti akan mencari lebih banyak tegukan kosmik. Mereka menduga ribuan planet di sekitar bintang lain akan mengalami nasib yang sama seperti yang dialami planet ini dan, pada akhirnya, begitu juga dengan tata surya kita.

“Semua yang kita lihat di sekeliling kita, semua yang kita bangun di sekeliling kita, semua itu akan lenyap dalam sekejap,” kata De.

Kanada Resmi Mendeportasi Diplomat Tiongkok  yang Dinyatakan Sebagai Persona Non Grata 

oleh Jin Shi

Kanada pada Senin (8/5/2023) mengumumkan pengusiran terhadap Zhao Wei, seorang diplomat dari Konsulat Jenderal Tiongkok di Toronto. Zhao Wei dituduh telah membantu Partai Komunis Tiongkok (PKT) mengumpulkan informasi seorang anggota parlemen Konservatif Kanada.

“Kanada telah memutuskan untuk menyatakan Mr. Zhao Wei sebagai persona non grata”, kata Menteri Luar Negeri Kanada Melanie Joly dalam sebuah pernyataan.”Keputusan ini dibuat setelah mempertimbangkan dengan cermat semua faktor yang mempengaruhi”.

Alasan insiden ini adalah pada tahun 2021, anggota parlemen dari Partai Konservatif Kanada Michael Chong mengusulkan RUU untuk mengidentifikasi PKT sebagai pelaku genosida di Provinsi Xinjiang, yang kemudian disahkan oleh Kongres. Selanjutnya, PKT mengumumkan sanksi terhadap Michael Chong.

Media Kanada “Globe and Mail” melaporkan bulan ini bahwa badan intelijen PKT juga mencari informasi tentang kerabat Michael Chong yang berada di Hong Kong dalam upaya untuk mengancamnya. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Zhao Wei, pejabat Konsulat Jenderal Tiongkok di Toronto ikut berpartisipasi dalam operasi tersebut.

Setelah berita ini terungkap, Menteri Luar Negeri Kanada Melanie Joly menyatakan minggu lalu bahwa ancaman Kanada tidak akan pernah menoleransi anggota Kongres yang mendapat intimidasi dari PKT.

“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk campur tangan asing. Dan, karena kami mempertimbangkan konsekuensinya, kami mengajukan semua opsi, termasuk pengusiran terhadap diplomat tersebut”, kata Menteri Luar Negeri Kanada Melanie Joly.

Kedutaan Besar Tiongkok untuk Kanada memprotes perintah deportasi tersebut.

Dunia luar memperkirakan bahwa pengusiran tersebut akan semakin meningkatkan ketegangan hubungan antara Kanada dengan Tiongkok. (sin)

Misteri Candi Tawangalun : Legitimasi Raja-Raja Jawa Keturunan Majapahit?

YUAN MEI

Candi Tawangalun atau dikenal juga dengan nama Candi Sumur Windu terletak di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Berbeda dengan candi – candi lain yang ada di Jawa Timur yang umumnya berada pada pemukiman penduduk, Candi Tawang alun berada di area perbukitan. Hingga kini, Candi Tawangalun masih difungsikan sebagai tempat untuk ritual – ritual pengantin, hari – hari besar dan setiap malam purnama banyak seniman yang menenangkan diri dan mencari inspirasi disini.

Candi Tawangalun adalah Candi di Sidoarjo peninggalan masa klasik bercorak Hindu, candi ini masuk dalam cagar budaya. Candi ini merupakan candi peninggalan yang paling di tidak diurus oleh pemerintah, kata dari Pak Saiful yang merupakan juru kunci dan yang bertugas untuk merawat candi peninggalan dari kerajaan Majapahit ini.

“Bila  dilihat  tidak adanya papan nama, papan peringatan dan juga pagar,” ujar pak Saiful yang sudah 10 tahun mengabdi menjadi juru kunci candi.

Lokasinya berada di atas bukit yang sepanjang hari menyemburkan aliran lumpur. Sehingga tak heran jika tanah tempat Candi Tawangalun berdiri dulu juga pernah menyemburkan lumpur. Untuk menyelamatkan candi, sang juru kunci kemudian segera menutup sem- buran lumpur tersebut sehingga tidak berlanjut. Namun semburan lumpur kini masih terus berlangsung di area tanah sekitar candi.

Candi Tawangalun ini berbeda dari candi-candi  pada   umumnya   yang   ada di daerah Sidoarjo karena candi Tawang alun ini terletak di atas perbukitan dan tidak seperti candi yang lainnya yang terletak di area pemukiman warga. Candi ini memiliki bentuk seperti atap rumah yang berbentuk trapesium. Candi ini dilakukan pemugaran pada bagian atap candi yang sudah mulai banyak jatuh. Candi ini juga dilakukan pemugaran pada bagian dinding candi ini, walaupun bagian dinding masih sedikit yang rusak.

Ukuran Candi Tawangalun tidak terlalu besar, tingginya 2,5 meter, sementara panjang dan lebarnya adalah 5 x 5 meter. Diduga, ukuran dan bentuk candi yang tampak sekarang ini  bukanlah  ukuran dan bentuk candi yang sebenarnya.

Bentuk dan ukuran Candi  Tawang alun yang asli diduga jauh lebih besar namun mayoritas bangunannya telah hancur, hanya tinggal kakinya sedang badan dan atapnya sudah hilang. Tidak ada arca. Struktur Candi Tawangalun yang tersisa sekarang hanyalah struktur yang bentuknya mirip dengan atap rumah.

Di bagian tengah candi terdapat lobang sumuran atau bilik yang berbentuk persegi. Panjang dan lebar lobang sumur an atau bilik tersebut adalah 1 x 1 meter dan kedalamannya 2,2 meter. Menunjukkan ini adalah candi pendharmaan. Namun sayangnya, pintu masuk ke dalam ruang bilik tersebut kini telah tertutup.

Kondisi candi-candi di Sidoarjo memiliki kesamaan yakni terbuat dari bata merah dalam kondisi tidak berbentuk. Kesamaan lain adalah mitos yang dikaitkan dengan Prabu Brawijaya raja Majapahit.

Candi ini kondisi kaki nya disangga batu bata dan masih ada pelipit-pelipit candi yang aus. Hiasan berbentuk miniatur candi juga tinggal kakinya, hiasan ini menunjukkan ada relung untuk arca. Sekaligus menunjukkan jika candi ini mengusung konsep Asta Dikpalaka, yakni delapan penjuru mata angin yang dikuasai Dewa-Dewa tertentu.

Berbeda dengan candi candi lainnya di Sidoarjo yang telah dipugar, kondisi fisik Candi Tawangalun hingga kini masih cukup memprihatinkan. Di sejumlah sudut candi struktur batanya telah hancur dan keropos. Jika tidak segera dilakukan pemugaran atau rekonstruksi tidak menutup kemungkinan kerusakan fisik candi Tawangalun akan semakin parah.

Relief   yang   dulu   menghiasi   candi Tawangalun kini juga hilang tak tersisa. Hingga kini belum diketahui pasti bagian apa yang tampak dari Candi Tawang alun sekarang, apakah batur, kaki atau tubuh candi.

Candi Tawangalun diperkirakan didirikan pada 1292 M pada masa Raja Brawijaya II (Resi Tawangalun). Terdapat kisah romantisme  dalam  pendirian  candi  ini dari tutur kata masyarakat sekitar. Candi Tawangalun dianggap sebagai monumen milik  warga   asli   Desa   Buncitan.   Mereka percaya bahwa cikal bakal dusun di tengah tambak tempat berdirinya Candi Tawangalun berawal  dari  candi  ini.  Setiap 1 Syuro warga beramai – ramai melakukan tasyakuran di kompleks Candi Tawangalun.

Meskipun sudah berusia ratusan tahun batu bata di Candi Tawangalun  tidak satupun yang mengalami kerusakan. Bahkan tim  kepurbakalaan  Trowulan juga heran ketika meneliti batu bata Candi Tawangalun.

Cerita mitos rakyat

Pada masa kerajaan Majapahit, ada seorang   penguasa    sakti    mandraguna di wilayah Tawangalun bernama Resi Tawangalun, ia berasal dari bangsa Raksasa/Jin. Resi Tawangalun mempunyai putri bernama Putri Alun.

Suatu   ketika   putri   Alun   menyukai Raja Brawijaya yaitu Raja Majapahit di masa itu. Demi mewujudkan keinginan putrinya, sang resi mengubah wajah Putri Alun terlihat sangat cantik. Dan akhirnya sang rajapun terpikat hati dan mempersunting Putri Alun sebagai istri selirnya.

Namun ada sifat asli sang putri yang suka makan daging mentah, hingga suatu saat sifat aslinya muncul dan diketahui oleh orang istana. Berita santer itu sampailah ke telinga sang raja, hingga murka dan mengusir Putri Alun dari istana dalam keadaan hamil. Putri Alun pun kembali ke ayahnya, dan melahirkan seorang putra diberi nama Arya Dillah/Damar.

Waktu berjalan, Arya Damar  beranjak dewasa dan putri Alun memberi tahu sang putra bahwa ayahandanya adalah Raja Brawijaya. Dengan izin sang Resi dan ibunya, berangkatlah Arya Damar untuk mencari ayahnya. Ketika Arya Damar sampai di Majapahit dan menghadap ke Raja Brawijaya, Arya Damar mengaku bahwa dia adalah anak Raja Brawijaya dari selir Putri Alun.

Namun bukannya sambutan yang ia dapatkan, malah ia diusir dari Majapahit, karena kecewa dengan perlakuan ayahandanya, Arya Damar pun akhirnya kembali ke Tawangalun. Putri Alun, sang Ibunda Arya Damar merasa prihatin dengan nasib putranya, lalu ia mendirikan sebuah candi sebagai wujud rasa kasihnya terhadap Arya Damar.

Lalu   Arya   Damar   masuk   ke dalam candi untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta alam semesta. Arya Damar merenungi tentang  makna  kehidupan dan bersemadi hingga moksa.

Legenda itulah yang hingga sekarang masih dipercaya oleh warga setempat. Setiap malam kamis  dan  bulan  purnama banyak orang yang datang  ditempat ini untuk melakukan meditasi di tempat sakral ini.

Masih misteri

Seperti halnya kondisi candi yang memprihatinkan, sejarah Candi Tawang alun hingga sekarang juga masih misteri. Kemisteriusan candi ini bisa dijelaskan dalam poin berikut:

1. Fakta bahwa orang-orang setelah era Majapahit lebih memilih bertapa di candi ini, ketimbang menyepi di gunung atau hutan, padahal lokasi candi ini di pesisir kurang tepat untuk bertapa.

2. Konon masa kolonial Belanda, tempat ini menjadi tempat persembunyian tokoh legendaris Jawa Timur, Sarip Tambak Oso.

3. Tempat ini ladang pembantaian, karena menurut juru kunci banyak ditemukan tulang tulang manusia.

4. Sosok Arya Damar yang merupakan keturunan raksasa pemakan daging mentah. Menurut juru kunci, di lingkungan itu ada masyarakat yang cara hidupnya seperti raksasa, sehingga dulu suguhan acara ruwat bumi di sini, ada daging yang masih dengan bercak darah. Hal ini mengingatkan kita pada buthayadna di Bali diantaranya macaru dan ngelawar yang menurut sejarawan merupakan jejak tantra bhairawa. Dikatakan dahulu area candi adalah tempat terpencil yang dijauhi manusia, dan terdapat tempat mandala bhairawa yang memiliki ritual makan daging mentah.

Cerita mitos Arya Damar hampir serupa dengan kisah Arya Damar dalam Babad Tanah Jawi, kitab induk yang disusun oleh juru tulis keraton pada abad ke-18, sehingga tak terbantahkan jika keduanya adalah tokoh yang sama.

Dalam Babad Tanah Jawi, Arya Damar diceritakan juga adalah sosok keturunan raksasa pemakan daging mentah. Yang kemudian oleh Raja Brawijaya dijadikan raja di  Palembang.  Arya  Damar  memiliki istri yang berasal dari Tiongkok (sebelumnya merupakan selir Raja Brawijaya dan kemudian memiliki anak darinya bernama Raden Patah).

Dari cerita Arya Damar dan Raden Patah inilah silsilah raja-raja berkembang dan mengklaim sebagai keturunan Majapahit sehingga melegitimasi untuk memerintah tanah Jawa.

Apakah Berbagi Tempat Tidur dengan Bunda Bermanfaat untuk Bayi Baru Lahir? Ini Kata Dokter

Louise Chambers

Moms, seorang dokter di Afrika Selatan mengatakan  berbagi tempat tidur dengan ibu dan bayi yang baru lahir bermanfaat bagi ibu dan bayinya. Manfaatnya,  dapat dengan mudah melebihi risikonya.

Nils Bergman dari University of Cape Town berpesan kepada para ibu baru bahwa tidur bersama bayi mereka yang baru lahir baik untuk kesehatan jantung bayi, kualitas tidurnya, dan bahkan untuk ikatan antara orangtua dan bayi.

Bergman mempelajari 16 bayi berusia dua hari selama penelitiannya di tahun 2011, yang diterbitkan dalam jurnal Biological Psychiatry. Pemisahan ibu dan bayi merupakan “norma Barat,” kata Dr. Bergman, tetapi dampak fisiologis dari praktik ini telah lama tidak diketahui.

Dalam penelitian ini, 16 bayi yang baru lahir tidur bersentuhan langsung dengan kulit di dada ibunya selama sejam dan di ranjang bayi di samping tempat tidurnya selama sejam sebelum dipulangkan dari rumah sakit. Selama waktu tersebut, pemantauan detak jantung secara konstan menunjukkan adanya peningkatan respons stres sebesar 176 persen saat bayi-bayi tersebut tidur sendirian.

Ilustrasi – Shutterstock | Yuganov Konstantin

Tidur sendirian di ranjang bayi juga memiliki dampak negatif yang sangat besar pada durasi tidur bayi. Bayi-bayi yang diteliti oleh Dr. Bergman mengalami penurunan 86 persen dalam durasi “tidur nyenyak” ketika tidur tanpa ibu mereka. Tidur yang tenang diperlukan untuk perkembangan yang normal dan sehat.

Namun, ketika bayi-bayi itu tidur di dada ibu mereka, mereka menunjukkan lebih sedikit tanda-tanda stres, tidur lebih nyenyak, dan tidur lebih lama dalam setiap siklus tidur. “Perpisahan dengan ibu mungkin merupakan pemicu stres yang tidak dapat diatasi oleh bayi baru lahir,” ujar Bergman. 

Dr. Bergman telah lama menjadi pegiat kontak dekat antara ibu dan bayinya. Namun, temuannya menjadi kontroversi di kalangan orangtua yang selama ini disarankan untuk tidur terpisah dari bayi mereka yang baru lahir.

Sejumlah penelitian mengaitkan berbagi tempat tidur dengan peningkatan risiko kematian bayi, dan banyak ibu menjadi takut akan potensi berguling dan membekap anak mereka di tengah malam.

Sebuah studi tahun 2016 oleh Per Möllborg dari University of Gothenberg menemukan bahwa “lebih banyak nyawa yang berpotensi diselamatkan jika lebih sedikit bayi yang tidur tengkurap atau miring, jika lebih sedikit ibu yang merokok selama kehamilan, dan jika bayi tidur di tempat tidur mereka sendiri di kamar tidur orangtua mereka selama tiga bulan pertama.”

National Childbirth Trust di Inggris mengakui kedua sisi argumen tersebut. “Tempat teraman bagi bayi Anda untuk tidur dalam enam bulan pertama adalah di Moses basket (keranjang bayi) yang terpisah atau ranjang bayi di kamar yang sama dengan Anda,” saran mereka.

Shutterstock | FamVeld

“Namun, pada beberapa bulan pertama setelah memiliki bayi,” kata mereka, “sekitar separuh dari semua orangtua di Inggris tidur bersama atau berbagi ranjang dengan bayi mereka yang baru lahir.” 

Cara terbaik untuk melakukannya, menurut mereka, ada empat.

1. Pastikan bayi Anda tidak bisa jatuh dari tempat tidur, atau terjebak di antara kasur dan dinding.

2. Jauhkan seprai dari bayi Anda untuk menghindari kepanasan atau menghalangi pernapasannya.

3. Hindari membiarkan hewan peliharaan atau anak-anak lain tidur di tempat tidur bersama ibu dan bayi secara bersamaan.

4. Selalu menidurkan bayi Anda dengan posisi telentang.

“Yang harus dilakukan ibu hanyalah menggendong bayinya dan menyayangi bayinya,” tambah Dr. Bergman, dalam sebuah video tentang teorinya pentingnya kontak kulit ke kulit di YouTube.

“Ketika bayi lahir, salah satu hal yang ingin disampaikan kepada para ibu dan ayah adalah bahwa bayi ini mengenal ibu […] ‘ibu memberitahu saya bahwa saya aman.’”

Hancurnya Mitos Rudal Hipersonik Rusia? Ukraina Tembak Jatuh Rudal ‘Kinzhal’ Rusia

Luo Tingting – NTD

Angkatan udara Ukraina mengatakan bahwa mereka telah berhasil menembak jatuh sebuah rudal hipersonik Rusia dengan menggunakan sistem rudal anti-pesawat Patriot buatan AS. Ini adalah pertama kalinya Ukraina berhasil mencegat salah satu rudal hipersonik tercanggih Rusia, yang dianggap sebagai “senjata pemusnah massal” dalam perang Rusia-Ukraina.

“Ya, kami menembak jatuh rudal yang ‘tak terkalahkan’. Komandan angkatan udara Ukraina, Mykola Oleshchuk, dalam sebuah siaran pers mengatakan  tentara Ukraina menembak jatuh rudal hipersonik tercanggih Rusia di atas Kiev pada  (4/5) malam. 

Oleshchuk mengatakan bahwa rudal Kinzhal diluncurkan dari wilayah udara Rusia oleh MiG-31K dan ditembak jatuh oleh pasukan Ukraina dengan menggunakan rudal Patriot.

Juru bicara angkatan udara Ukraina, Yurii Ihnat, mengatakan kepada televisi Channel 24 Ukraina bahwa keberhasilan pencegatan Kinzhal merupakan “tamparan langsung di wajah” Rusia, yang membuktikan bahwa sistem rudal anti-pesawat Patriot efektif melawan rudal hipersonik.

Rudal Patriot adalah sistem pertahanan udara dan anti-rudal AS yang tersedia dalam tiga versi utama – PAC-1, PAC-2, dan PAC-3 – dan telah digunakan dalam pertempuran serta berhasil mencegat rudal balistik.

Militer Rusia belum menanggapi berita tersebut.

“Kinzhal  ” adalah rudal hipersonik peluncuran udara tercanggih yang dikembangkan oleh Rusia. Jangkauannya dikatakan melebihi 2.000 kilometer, dapat terbang dengan kecepatan suara 10 kali lipat, dan dapat menghancurkan bunker bawah tanah dan terowongan gunung. Rudal hipersonik “Kinzhal  ” adalah senjata yang menarik banyak perhatian dalam Perang Rusia-Ukraina, dan dianggap oleh tentara Rusia sebagai “pembunuh besar”.

Pada 9 Maret lalu, tentara Rusia sekali lagi melancarkan serangan udara skala besar di seluruh wilayah Ukraina, meluncurkan 6 rudal hipersonik “Kinzhal  ” untuk pertama kalinya. Setelah itu, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menyatakan bahwa tentara Ukraina kekurangan senjata dan metode untuk mencegat “Kinzhal.”

Pada akhir April, Amerika Serikat, Jerman, dan Belanda mendukung Ukraina dengan gelombang pertama sistem rudal pertahanan udara Patriot untuk mencegat rudal “Kinzhal  ” Rusia. Namun, Ukraina tidak mengungkapkan jumlah “patriot” yang diterima dan di mana mereka ditempatkan.

Saat ini, Amerika Serikat dan Jerman telah mengakui bahwa mereka masing-masing telah mengirimkan satu set “Patriot” ke Ukraina, dan Belanda telah menyatakan telah mengirimkan dua set.

Setelah pasukan Ukraina memperoleh sistem rudal pertahanan udara “Patriot”, mereka juga menerima pelatihan yang sangat komprehensif, termasuk bagaimana menggunakan “Patriot” untuk mencari target, menggunakan radar untuk mengunci target, dan menembak target. Setiap sistem rudal membutuhkan sebanyak 90 orang untuk beroperasi.

Satu set peluncur sistem rudal pertahanan udara “Patriot” bernilai 10 juta dolar AS, dan sebuah rudal bernilai 4 juta dolar AS. Associated Press mengatakan bahwa karena “Patriot” mahal, Ukraina hanya dapat menggunakannya untuk melawan target bernilai tinggi seperti jet tempur Rusia atau rudal hipersonik. (Hui)

Pengusaha Taiwan OEM Apple Memimpin Pemindahan Rantai Pasokan dari Tiongkok

0

oleh Chang Chun

Perusahaan Taiwan mulai memasuki daratan Tiongkok pada era 1990-an dan memainkan peran kunci dalam mengubah daratan Tiongkok menjadi pabrik dunia. Namun 30 tahun kemudian, perusahaan Taiwan memimpin tren rantai pasokan global meninggalkan Tiongkok. Mari kita ikuti laporan berikut.

Perusahaan Taiwan Quanta Computer menandatangani perjanjian pada April tahun ini untuk menginvestasikan USD.120 juta dalam pembangunan pabrik pertamanya di provinsi Nam Dinh, Vietnam utara. Pabrik untuk tahap pertama ini akan dibangun pada area seluas 22,5 hektar.

Quanta, pabrik terbesar yang membuat laptop MacBook Apple telah menggunakan basis produksi yang terkonsentrasi di Tiongkok untuk mencapai pertumbuhan yang cepat. Namun setahun yang lalu, penguncian Kota Shanghai memaksa Quanta untuk menutup pabrik yang menggunakan sekitar 40.000 orang karyawan, dan menyebabkan keterlambatan pengiriman produk utamanya MacBook Pro sampai lebih dari 2 bulan lamanya. Hal mana merupakan pukulan besar bagi perusahaan.

Selain itu, iPhone Apple juga terpukul tahun lalu oleh wabah di pabrik Foxconn di Kota Zhengzhou. Saat ini, Foxconn sedang berinvestasi besar-besaran di provinsi utara Bac Giang di Vietnam. 

Selain itu, Foxconn juga sedang merakit iPhone 14 di Chennai, India, dan telah mengakuisisi lokasi pabrik baru di Karnataka dan Telangana.

Pegatron, pembuat iPhone terbesar kedua Apple, juga berinvestasi besar-besaran di kota pesisir Haiphong, Vietnam. Perusahaan PC Taiwan Wistron akan mengoperasikan pabriknya di Vietnam tahun depan, sementara pemasok papan sirkuit cetak Apple Taiwan Unimicron Technology dan Compeq Manufacturing telah memasuki Thailand.

Ekonom Amerika Davy  J.Wong percaya bahwa hilangnya uang sewa penggunaan air dan listrik serta dividen demografis, bukanlah alasan utama bagi Apple dan produsen besar Taiwan lainnya untuk meninggalkan Tiongkok. Perang dagang antara Tiongkok dengan AS dan sanksi ekspor chip dalam beberapa tahun terakhir telah membuat banyak produsen peralatan kelas atas mulai khawatir.

“Dengan tegangnya situasi di Selat Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan saat ini. Jika terjadi konflik regional di Selat Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan, maka peran pengusaha Taiwan akan sangat memalukan peran pengusaha Taiwan. Mereka mungkin khawatir bahwa mereka akan dikenakan sanksi jika mereka terlibat.”

Davy J.Wong menunjukkan bahwa pengusaha Taiwan telah melihat bahwa Rusia dikenai sanksi karena menginvasi Ukraina, sehingga perusahaan Taiwan di Tiongkok juga khawatir terhadap sanksi yang mungkin dikenakan kepada mereka bila terjadi perang lokal (Tiongkok – Taiwan).

Kolumnis Epoch Times Wang He mengatakan bahwa alasan mendalam di balik penarikan modal perusahaan Taiwan dari Tiongkok adalah selain hubungan yang tegang antara Tiongkok dengan Taiwan, juga hubungan yang tegang antara Tiongkok dengan Amerika Serikat.

Wang He berpendapat bahwa Tiongkok mengandalkan teknologi dan komponen impor dari Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan, lalu menjualnya ke Uni Eropa, Amerika Serikat, dan negara lain usai perakitan guna menghasilkan uang. Sampai hari ini, beberapa perusahaan Taiwan menduduki sepuluh besar perusahaan ekspor di Tiongkok. Oleh karena itu, penarikan besar-besaran perusahaan Taiwan akan berdampak besar pada ekonomi Tiongkok, sedangkan konsekuensi dari dampak itu sangat luas.

Wang He mengatakan : “Kini pengusaha Taiwan angkat kaki, sedangkan Jepang serta Korea Selatan sedang terlibat dalam kerjasama untuk meningkatkan keamanan ekonomi yang tentu panahnya diarahkan ke PKT, mewaspadai PKT. Dalam keadaan seperti ini, rute siklus besar perdagangan internasional bisa terjadi guncangan. Ini dapat membuat PKT sakit kepala. Jadi sekarang tidak hanya pengusaha Taiwan yang angkat kaki dari Tiongkok, tetapi pengusaha Jepang, Korea Selatan juga demikian”.

Pada awal tahun 2020, ketika wabah COVID-19 mengganggu rantai pasokan global. Amerika Serikat telah mengusulkan konsep “Ally Shoring” dan “Friendshoring” untuk memastikan keamanan rantai pasokan. Oleh karena itu, reorganisasi rantai pasokan global telah menjadi bagian penting dari strategi besar global Amerika Serikat dalam melawan PKT.

Sebuah laporan Wall Street Journal pada bulan Mei tahun lalu menyebutkan bahwa perusahaan Apple telah memberitahu beberapa perusahaan OEM bahwa mereka berharap dapat meningkatkan jumlah produksi dari pabrik yang berada di luar daratan Tiongkok.

Pada awal tahun 2020, pemerintah Jepang telah memberlakukan pemberian kompensasi kepada perusahaan Jepang yang keluar dari Tiongkok, dan hampir 1.800 perusahaan Jepang telah mengajukan kompensasi. Sebuah survei yang dilakukan pada bulan Juni tahun lalu juga menunjukkan bahwa 55,3% perusahaan Korea Selatan di Tiongkok menyatakan niatnya untuk hengkang dari Tiongkok.

Davy J.Wong juga menunjukkan bahwa perusahaan Jepang adalah yang pertama menarik diri dari Tiongkok karena alasan geopolitik. Namun, meskipun perusahaan dari negara lain tidak seperti Jepang mengalihkan seluruh operasionalnya dari Tiongkok, tetapi mereka juga mempertimbangkan untuk mengalihkan sebagian untuk menghindari risiko. Ini jelas adalah kerugian bagi industri menengah ke atas Tiongkok.

Analisa Wang He juga sependapat bahwa untuk menyesuaikan diri dengan decoupling ekonomi antara Tiongkok dengan Amerika Serikat, sampai batas tertentu dan tren restrukturisasi rantai pasokan global, maka pengusaha asing mau tak mau harus angkat kaki.

Wang He mengatakan : “Jika ingin menarik dana Anda dari daratan Tiongkok. Anda perlu menjual perusahaan dan menukarnya dengan valuta asing. Selama proses ini, rezim PKT akan mempersulit. Sekarang banyak pengusaha asing telah disandera oleh rezim, Anda ingin menarik modal, Anda akan dipersulit sedemikian rupa sampai gagal menarik, tidak cuma dia tidak ingin Anda menarik modal, tetapi juga meminta Anda untuk menambah investasi, jika tidak, aset Anda tidak terjamin”.

Wang He menunjukkan bahwa PKT telah mencegah pengusaha asing mengambil uang mereka melalui kontrol devisa yang ketat, yang telah membuat banyak pengusaha asing merasakan kerasnya tangan besi PKT. (sin)

Wawancara Eksklusif  Pendiri Lembaga Think Tank “Center for Industrial Progress, Alex Epstein : Bahaya dan Tujuan Nyata dari Tren Pemikiran Hijau

The Epoch Times

Alex Epstein, pendiri wadah pemikir “Center for American Progress” mengatakan dalam sebuah wawancara eksklusif dengan The Epoch Times, bahwa bahan bakar fosil tidak akan membuat bumi tidak dapat dihuni, ia bahkan benar-benar berkontribusi pada kemakmuran dan keamanan manusia. Dia mengimbau masyarakat untuk memahami bahayanya tren  pemikiran hijau (green trend of thought) dan menggunakan sumber energi tradisional secara rasional.

Alex Epstein mengatakan : “Ide-ide yang dikatakan para ahli kepada kita bisa jadi adalah kesalahan fatal — bukan hanya sedikit salah, tapi salah fatal”.

Alex Epstein adalah pendiri lembaga think tank “Center for Industrial Progress”. Buku barunya “Masa Depan Fosil : Mengapa Perkembangan Manusia Global Membutuhkan Lebih Banyak Minyak, Batubara, dan Gas Bumi” (Fossil Future : Why Global Human Flourishing Requires More Oil, Coal, and Natural Gas) Alex menyebutkan : “Sains disalahartikan atau didistorsi untuk memajukan agenda politik tertentu”.

Alex Epstein mengatakan : “Kita tidak boleh membuat kesalahan dengan berpikir bahwa sekumpulan pakar tertentu dalam bidang tertentu dapat mendikte kebijakan. Kebijakan seringkali bergantung pada banyak bidang, dan pada nilai-nilai khusus Anda”.

Epstein telah memperingatkan terhadap tujuan nol emisi karbon dioksida, dengan alasan bahwa hal itu akan menjadi pukulan telak bagi kemakmuran manusia dan menghilangkan energi terjangkau yang sangat dibutuhkan oleh negara-negara berkembang.

“Energi berbiaya rendah, dan andal yang cukup serbaguna untuk memberi daya pada semua jenis mesin, dapat diskalakan, dan mampu memberi daya pada miliaran orang di ribuan tempat — ini benar-benar perbedaan antara kemiskinan dengan kemakmuran, dan antara bahaya dengan aman”, katanya.

Epstein mengatakan bahwa energi yang disediakan oleh bahan bakar fosil di masa depan berbeda dengan apa yang disebut sumber energi “hijau” seperti angin dan matahari. Dan menjadi benar-benar “hijau” berarti tidak hanya perlu meminimalkan polusi air atau udara, juga kerusakan keindahan alam yang tidak perlu, tetapi secara radikal perlu mengurangi pertanian, pabrik, dan konstruksi jalan.

Alex Epstein mengatakan : “Segala sesuatu yang ada telah membuat dunia cocok untuk ditinggali oleh 8 miliar orang. Jadi mereka dengan cerdik menutupi agenda anti-manusia dan anti-teknologi ini”.

“Lihatlah betapa glamor dan memikatnya (ideologi) hijau. Tapi apa artinya hijau ? Itu hanya berarti dampak yang lebih kecil. Sedangkan ‘planet hijau’ yang ideal adalah bumi di mana tidak pernah ada manusia yang tinggal”.

Bahan bakar fosil sebenarnya telah berkontribusi pada kemakmuran manusia, katanya, mengurangi kematian massal akibat kekeringan.

Alex Epstein mengatakan : “Karena semua orang peduli dengan iklim, bahan bakar fosil sebenarnya lebih aman dan melindungi kita dari iklim. Ini memberi kita kemampuan untuk mengimbangi bahaya iklim, tidak hanya pemanasan dan pendinginan, dan itu menyelamatkan jutaan nyawa hidup, juga mendirikan bangunan yang kuat, menggunakan mesin berenergi tinggi, dan mungkin yang paling penting, mengurangi kekeringan melalui irigasi dan transportasi tanaman. Kekeringan secara historis adalah pembunuh iklim terbesar, yang pernah membunuh jutaan orang setiap tahunnya, terkadang ribuan orang, tergantung pada populasi. Sekarang jumlahnya kurang dari 1%”.

Ia berharap masyarakat dapat memahami bahaya tren pemikiran hijau dan memanfaatkan sumber energi tradisional secara rasional. (sin)

Setelah 12 Tahun, Hubungan antara Jepang dan Korea Selatan Kembali Menghangat

NTD

Perdana Menteri Jepang kembali mengunjungi Korea Selatan setelah absen selama 12 tahun untuk melakukan pembicaraan antara pemimpin Jepang-Korea Selatan. Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengunjungi Seoul selama dua hari dengan menggunakan pesawat pemerintah dari Bandara Haneda Minggu (7/3) pagi dan akan bertemu dengan Presiden Korea Selatan Yoon Seok-yeol pada sore harinya.  Topik yang akan dibicarakan termasuk bagaimana bekerja sama dalam menanggapi pengembangan senjata nuklir dan rudal balistik Korea Utara, dan bagaimana memperkuat hubungan ekonomi antara kedua negara. 

Hubungan antara Jepang dan Korea Selatan telah jatuh ke titik beku di masa lalu, dan kontroversi yang telah berlangsung lama antara kedua negara mengenai masalah ‘wajib militer’ (perekrutan paksa pekerja Korea oleh perusahaan-perusahaan Jepang selama Perang Dunia II) telah diselesaikan. Pihak Korea telah mengajukan solusi untuk masalah ini. Kishida mengatakan sebelum keberangkatannya bahwa pertukaran pandangan yang jujur akan dilakukan berdasarkan hubungan saling percaya.

Kantor berita Jepang Kyodo melaporkan bahwa kunjungan Kishida ke Korea Selatan didasarkan pada “diplomasi antar-jemput” di mana kedua pemimpin sepakat untuk memulai kembali pertukaran kunjungan selama pertemuan mereka di Jepang pada  Maret.

Setibanya di Seoul, Kishida mengunjungi Hyeonchungwon, pemakaman nasional Korea Selatan, di mana ia meletakkan karangan bunga. Setelah pertemuan kepemimpinan dengan Yoon Seok-yeol pada sore hari, keduanya akan mengadakan konferensi pers bersama dan kemudian menghadiri jamuan makan malam.。

Kantor berita Jepang NHK melaporkan bahwa Kishida dan Yoon Seok-yeol diperkirakan akan bertukar pandangan dalam pertemuan itu mengenai isu-isu seperti kerja sama keamanan ekonomi di sektor semikonduktor dan manajemen ekspor bilateral, di samping mengonfirmasi peningkatan kerja sama di tingkat keamanan dalam menanggapi pengembangan senjata nuklir dan rudal Korea Utara.

Pada isu “perekrutan tenaga kerja”, pihak Korea Selatan telah mempresentasikan status pelaksanaan solusi dan pihak Jepang diharapkan untuk berbagi informasi yang relevan.

Selain itu, Jepang adalah ketua bergilir Kelompok Tujuh (G7) tahun ini, dan Jepang akan mengundang Yoon ke Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemimpin G7 yang akan diselenggarakan di Hiroshima, Jepang, pada l 19-21 Mei ini, dan juga pada pembicaraan pemimpin Jepang-AS-Korea Selatan yang akan diselenggarakan pada saat itu, dan Kishida serta Yoon juga akan mengoordinasikan hal tersebut dalam pembicaraan hari ini.

Pertemuan antara Fumio Kishida dan Yoon Seok-yeol akan menjadi yang ketiga kalinya dalam kurun waktu dua bulan terakhir, seiring dengan memanasnya hubungan antara Jepang dan Korea Selatan yang sempat berada di titik beku. (Hui)

Kelelahan Bukan Berarti Anda Benar-Benar Lelah – Ada 5 penyebab utama dan solusinya

HEALTH 1+1 & DR. WU KUO-PIN

Orang modern yang sibuk memiliki banyak hal yang harus dilakukan dan dikhawatirkan setiap hari. Banyak dari kita bekerja berjam-jam dan kurang tidur. Bagi banyak orang, bahkan sulit untuk makan tiga kali sehari dengan benar. Berbagai tekanan hidup melelahkan tubuh dan pikiran, dan masalah-masalah seperti insomnia, kehilangan ingatan, kecemasan, ketakutan, dan depresi semakin melemahkan banyak orang.

Kelelahan menghantui kita.

Banyak orang berpikir bahwa lebih banyak tidur dan istirahat adalah jawaban untuk semua penyakit ini, tetapi sebenarnya, ini bukanlah jawaban untuk kelelahan, seperti yang kita pelajari dari Dr. WuKuo-Pin, direktur Klinik Pengobatan Tiongkok Hsinyitang Taiwan.

Tapi bukankah tidur obatnya-semua yang kita yakini?

“Ada banyak penyebab kelelahan. Kami perlu memahami jenis kelelahan yang kita alami sehingga kami dapat meresepkan obat yang tepat untuk mendapatkan hasil terbaik,” jelas Dr. Wu.

Kelelahan Fisiologis

Kelelahan fisiologis adalah kelelahan fisik yang disebabkan oleh tubuh yang terlalu banyak bekerja dan tidak mampu menangani dengan baik metabolit yang dihasilkan dari kerja keras.

“Semakin banyak limbah yang terkumpul di dalam tubuh, semakin banyak nyeri otot,” kata Dr. Wu. Kurangnya pasokan nutrisi yang cukup ke jaringan dan organ akan menyebabkan kelemahan dan kelelahan pada anggota badan.

Kelelahan fisik semacam ini seringkali merupakan penyakit akibat kerja, yang mungkin disebabkan oleh mempertahankan postur tertentu atau melakukan tindakan tertentu dalam waktu lama, jelas dokter tersebut.

“Oleh karena itu, untuk meningkatkan kelelahan fisiologis, kita harus memperhatikan apakah ada penyimpangan atau kelebihan dalam postur atau gerakan, dan melakukan beberapa latihan peregangan untuk melonggarkan serta mencegah dan menghilangkan kelelahan fisiologis.”

Kelelahan Mental

Penyebab utama kelelahan mental adalah stres mental yang berkepanjangan. Istirahat atau tidur saja tidak cukup untuk menghilangkan kelelahan jenis ini.

“Diperlukan solusi menyeluruh dari tubuh dan pikiran untuk melepaskan tekanan atau emosi yang tertekan,” kata Dr. Wu. Itu sebabnya banyak orang mencari terapis. “Dengan kata lain, kita harus melepas- kan beban dari pikiran kita dan menyelesaikan serta melepaskan gangguan secara menyeluruh untuk benar-benar menghilangkan kelelahan mental dan memutihkan kesehatan.”

Kelelahan Otak

Kelelahan otak disebabkan oleh berjam-jam berpikir atau fokus pada sesuatu, yang menimbulkan perasaan kelelahan.

“Penggunaan  otak   yang   berlebihan akan menyebabkan otak banyak mengonsumsi oksigen, sehingga terjadi kekurangan suplai oksigen ke otak. Dengan demikian, karbon dioksida tidak dapat dimetabolisme dengan lancar, dan kelelahan otak akan terjadi, terkadang disertai pusing, sakit kepala, mual, kehilangan ingatan, dan gejala lainnya,” jelas Dr. Wu.

Dalam kasus ini, terkadang solusi sederhana dari latihan pernapasan dapat memberikan hasil yang bagus.

“Saat kelelahan ini terjadi, Anda bisa berdiri dan melakukan latihan membusungkan dada dan pernapasan dalam untuk menghirup oksigen dalam jumlah besar ke paru-paru,” lanjut Dr. Wu.

“Kemudian gerakkan tulang belakang leher, dan sisir rambut agar darah cepat dan lancar mengalir ke otak, menghilangkan kelelahan otak.”

Tapi ini adalah solusi jangka pendek dan segera, bukan yang tahan lama.

“Namun, cara terbaik adalah menyesuaikan kembali laju kehidupan, meninjau kembali beban kerja dan waktu istirahat Anda, serta mencapai keseimbangan di antara keduanya,” kata Dr. Wu.

Kelelahan Subjektif

Kelelahan subyektif dapat digambarkan sebagai “kelelahan”, keadaan merasa tidak berdaya tentang diri sendiri atau hal lain. Kelelahan subyektif biasanya disebabkan oleh emosi pribadi.

“Situasi umum  adalah  Anda  sangat berkomitmen pada pekerjaan Anda selama

periode waktu tertentu, tetapi upaya Anda tidak dihargai atau diakui. Setelah beberapa waktu, antusiasme dan motivasi Anda berangsur-angsur hilang,” kata Dr. Wu.

Ini berbeda dari kelelahan mental yang mungkin lebih berkaitan dengan kewalahan, karena kelelahan subyektif lebih disebabkan oleh hilangnya motivasi daripada keadaan cemas.

“Antusiasme itu perlu dihidupkan kembali. Coba alihkan sebagian perhatian Anda ke aktivitas lain, atau ubah gaya kerja dan metode belajar Anda,” kata Dr. Wu, seraya menambahkan bahwa ini adalah waktu untuk mempelajari pentingnya “melepaskan” sesuatu.

“Jangan terlalu peduli tentang apa yang orang lain pikirkan tentangmu, dan ikuti jalan hidupmu sendiri untuk benar-benar menghilangkan rasa sakit ini.”

Kelelahan yang Disebabkan Pola Makan yang Tidak Seimbang

Kelelahan ini disebabkan oleh preferensi jangka panjang terhadap jenis makanan tertentu atau tidak mengonsumsi jenis makanan tertentu, yang mengakibatkan ketidakseimbangan nutrisi dan masalah kesehatan. Persentase besar orang Amerika saat ini kekurangan nutrisi dalam banyak mineral dan vitamin esensial.

Dr. Wu menjelaskan pandangan kuno tentang asupan seimbang.

“Sebuah buku medis Tiongkok kuno— ‘Huangdi Neijing,’ yang diterjemahkan menjadi ‘Pengobatan Klasik Kaisar Kuning’—berbicara tentang pentingnya diet seimbang dan cara menggabungkan berbagai jenis makanan secara seimbang.”

Buku itu mengatakan, “Lima biji-bijian adalah sumber utama pertumbuhan; lima buah memberikan makanan pelengkap; lima hewan ternak merupakan sumber energi utama; dan kelima sayuran tersebut merupakan sumber suplemen utama. Asupan keduanya dikombinasikan secara seimbang akan membantu tubuh tetap sehat dan energik.”

Penelitian modern juga menunjukkan bahwa variasi sangat penting untuk mikrobioma usus yang sehat.

“Huangdi Neijing mewujudkan kebijaksanaan dan pemahaman Tiongkok kuno tentang alam semesta dan hubungannya dengan manusia. Ini adalah teks kuno terpenting dalam pengobatan Tiongkok serta buku utama teori dan gaya hidup Taois,” kata Wu.

“Mengikuti kebijaksanaan Tiongkok kuno, kita perlu makan makanan seimbang sesuai dengan fisik masing-masing individu untuk menghilangkan rasa lelah dan tetap sehat.” (jen)

Artikel Epoch Health adalah untuk tujuan informasi dan bukan pengganti saran medis individual. Silakan berkonsultasi dengan profesional tepercaya untuk saran, diagnosis, dan perawatan medis pribadi.

Wu Kuo-pin adalah pengawas Klinik Jantung Xinyitang Taiwan. Pada tahun 2008, beliau mulai mempelajari pengobatan tradisional Tiongkok dan memperoleh gelar sarjana dari China Medical University di Taiwan.

Langkah Darurat ? Beijing, Shanghai, Guangzhou, Shenzhen Menggalakkan Ekonomi Emperan

0

oleh Luo Ya

Meskipun pada liburan 1 Mei tahun ini lokasi wisata di Tiongkok penuh dengan turis, tetapi konsumsi pariwisata per kapita mengalami penurunan. Beberapa analis menunjukkan bahwa meskipun jumlah turis saat ini naik 20% dibandingkan dengan liburan 1 Mei 2019 sebelum epidemi, tetapi kenaikan pendapatan pariwisata cuma 0,66%. Tampaknya tahun ini adalah “wisatanya para turis miskin”.

Perekonomian Tiongkok sedang lesu, tampaknya otoritas PKT telah mengincar “hiruk pikuknya suasana perkotaan” sebagai salah satu target peningkatan pertumbuhan ekonomi yang sedang amburadul. Otoritas Shenzhen baru-baru ini melonggarkan larangan bagi para pedagang kaki lima untuk menjajakan dagangan, dan masyarakat juga diizinkan untuk berdagang emperan di tempat-tempat yang tidak mengganggu lalin mulai 1 September.

Beijing, yang sebelumnya secara agresif mengusir populasi kelas bawah, malah pada bulan Januari tahun ini membiarkan pedagang berjualan di emperan kawasan bisnis utama. Otoritas Shanghai telah mengeluarkan peraturan penampilan kota dan pengelolaan sanitasi lingkungan pada September tahun lalu, yang tidak lagi menerapkan larangan penuh terhadap pedagang kaki lima.

Kolumnis Epoch Times Wang He mengatakan : “Di masa lalu PKT selalu mementingkan penampilan wajah kota, tetapi sekarang mengabaikannya yang mencerminkan bahwa situasi ekonomi dan situasi ketenagakerjaan sangat buruk. Di kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Shenzhen, banyak orang tidak dapat menemukan pekerjaan, Daya beli masyarakat menurun. Apa yang bisa diperbuat sekarang ? PKT terpaksa membiarkan pedagang kaki lima untuk meringankan tekanan pada lapangan kerja dan mengatasi kesulitan mata pencaharian masyarakat. Ini hanyalah penyesuaian strategis dan sementara, yang tidak berarti PKT sekarang lebih memprioritaskan mata pencaharian rakyat”.

Zheng Xuguang, seorang ekonom yang tinggal di Amerika Serikat mengatakan : “Pedagang emperan itu adalah warga yang tidak memiliki modal, tidak memiliki kemampuan kerja, dan tidak memiliki kesempatan kerja. Kemudian mereka ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah ini. Maka bagi masyarakat setempat, mungkin saja mereka mampu membayar barang-barang dagangan yang dijajakan di pinggir jalan, Itu juga merupakan kekuatan konsumsi, tetapi pemerintah mungkin tidak dapat memungut pajak dari sana, jadi ini hanya merupakan langkah untuk menjaga agar tidak terjadi pergolakan”.

Akun publik WeChat “Cultural Industry Review” melalui perhitungan menemukan bahwa berdasarkan data konsumsi per kapita libur 1 May dalam lima tahun terakhir, konsumsi per kapita pariwisata menunjukkan tren menurun. Self-media finansial “Mars Observation” menunjukkan, bahwa epidemi tiga tahun telah secara serius merusak daya beli masyarakat.

Zheng Xuguang mengatakan : “Seperti apa pedagang emperan sekarang ? Mirip seperti pekerja yang di-PHK, tetapi dia tidak punya modal. Ini sama sekali berbeda dengan situasi yang terjadi di awal 1970-an dan 1980-an. Di awal 1980-an, Sekalipun Anda berjualan cakue di pinggir jalan, penghasilan Anda tidak kalah dengan karyawan kantoran. Tetapi itu tidak mungkin lagi sekarang. Sekarang, mereka (PKT) pada dasarnya hanya mengarang mitos, mengatakan bahwa betapa banyak uang yang dapat diperoleh dengan berdagang di pinggir jalan”.

Media resmi PKT, Kantor Berita Xinhua mengklaim dalam sebuah laporannya, bahwa pelonggaran peraturan bagi pedagang kaki lima diharapkan mampu memenuhi beragam kebutuhan konsumen, meningkatkan aktivitas bisnis dan kemakmuran, serta mendorong potensi konsumsi ke tingkat yang lebih besar.

“Saya pikir ekonomi emperan adalah fenomena yang dapat didiskusikan. Bahkan jika itu adalah penunjuk arah angin, otoritas terpaksa harus mengalah demi meringankan tekanan ekonomi, karena coba Anda pikirkan bahwa di masa lalu, pemerintah hidup dengan mengandalkan menjual tanah, dan menjual tanah itu setara dengan menghabiskan makanan yang diperuntukkan esok hari. Jadi setelah pemerintah tidak bisa lagi menjual tanah, bahkan menghadapi banyak proyek yang terbengkalai. Mempertahankan penampilan sudah tidak dimungkinkan, Citra kota terabaikan. Anda tidak bisa memperhatikannya lagi, polusi pun tidak lagi menjadi kepedulian mereka”, kata Zheng Xuguang.

Li Keqiang, mantan Perdana Menteri Tiongkok sebelum Li Qiang, pernah menganjurkan ekonomi emperan pada hari penutupan dua sesi tahun 2020 untuk mengurangi tekanan ekonomi. Tak lama kemudian ekonomi emperan muncul di mana-mana. Namun, hanya beberapa hari setelah itu, nada propaganda resmi berubah seketika, media resmi bahkan menulis artikel yang menyatakan bahwa “ekonomi emperan tidak cocok untuk Beijing. Laporan yang menyangkut “ekonomi emperan” langsung lenyap.

Wang He : “Epidemi telah berdampak sangat rumit terhadap ekonomi Tiongkok. Tentu saja, di satu sisi ekonomi terpukul, di sisi lain, bukankah ekspor Tiongkok masih terjadi pelonjakan ? Pertumbuhan pada tahun 2021 mencapai 2 digit hampir setinggi 30%. Dalam hal ini, tingkat pertumbuhan ekonomi tidak terlalu buruk. Sehingga PKT yang memiliki landasan ekonomi masih dapat menekan agar ekonomi emperan tidak muncul ke permukaan. Tetapi situasi ekonomi saat ini jauh lebih buruk daripada saat Li Keqiang berkuasa, jadi PKT terpaksa  membiarkan ekonomi emperan”.

Bloomberg mengutip data dari firma riset Sandalwood Advisors melaporkan bahwa epidemi telah mengubah kebiasaan konsumen Tiongkok dalam membeli barang mewah. Bulan lalu, lebih dari 60% konsumen yang suka berbelanja ke luar negeri cenderung memilih berbelanja di dalam negeri.

Lin Caiyi, Wakil Presiden Institut Riset Forum Kepala Ekonom Tiongkok menerbitkan sebuah artikel di media Caixin, tentang hasil analisis tren konsumsi masyarakat Tiongkok dalam 10 tahun terakhir.

Artikel tersebut menunjukkan bahwa tren penuaan penduduk Tiongkok menjadi semakin serius, ditambah dengan pengurangan jumlah penduduk, menghadapi ekspektasi pensiun, perawatan medis, pendidikan dan inflasi yang tidak pasti, dapat mengurangi kecenderungan konsumsi penduduk Tiongkok. Alasan utama lesunya konsumsi saat ini adalah pendapatan yang rendah dan tidak ada uang untuk konsumsi, dan sekelompok orang yang lain merasa pesimis terhadap jaminan hidup di masa depan. (sin)

Otoritas Tiongkok Menyusun UU Urusan Tionghoa Perantauan, Analis : Menipu Tionghoa Perantauan agar Berinvestasi di Tiongkok

0

 oleh Li Yun

Partai Komunis Tiongkok (PKT) bermaksud untuk memperkenalkan undang-undang urusan Tionghoa perantauan, mengklaim demi melindungi hak dan kepentingan orang Tionghoa perantauan, dan mewajibkan semua pemda di Tiongkok untuk menciptakan apa yang disebut lingkungan bisnis yang baik agar orang-orang Tionghoa perantauan tertarik untuk kembali dan mulai bisnis di Tiongkok. Menurut analis, PKT ingin memanfaatkan amandemen undang-undang melindungi orang Tionghoa perantauan untuk membujuk orang Tionghoa perantauan kembali ke Tiongkok dan berinvestasi, mendirikan pabrik di Tiongkok, untuk mentransfusi darah ke PKT yang sedang sekarat.

Pada 24 April, Dewan Negara Tiongkok dalam laporan yang disampaikan kepada Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional untuk dibahas, mengusulkan agar dapat disahkan secepat mungkin rancangan UU. tentang “Hukum Perlindungan Hak dan Kepentingan Orang Tionghoa Perantauan”. 

Laporan menghendaki semua pihak di Tiongkok untuk terus meningkatkan upaya dalam menarik investasi dari warga Tionghoa perantauan. Selain itu, juga meminta semua pihak dapat menyediakan kebijakan preferensial dan layanan fasilitasi yang baik guna menarik talenta tingkat tinggi Tionghoa perantauan agar mereka dapat kembali ke Tiongkok dan memulai berbisnis.

Menurut analisis, PKT memberlakukan undang-undang ini bukan untuk melindungi hak dan kepentingan orang Tionghoa perantauan, tetapi untuk membujuk orang Tionghoa perantauan agar kembali ke Tiongkok untuk berinvestasi.

Pengacara hak asasi manusia Tiongkok Wu Shaoping mengatakan : “Tujuan (PKT) adalah mencoba untuk menarik minat orang Tionghoa perantauan agar mereka bersedia kembali ke Tiongkok untuk berinvestasi, yaitu, untuk menarik investasi asing. Ia ingin melalui undang-undang seperti itu untuk membujuk orang Tionghoa perantauan kembali ke Tiongkok berinvestasi lebih banyak dan berkontribusi pada ekonomi PKT. Tentu saja, dengan latar belakang yang tidak kecil, yaitu ekonomi PKT sedang menghadapi masalah serius”.

Setelah PKT mengakhiri kebijakan Nol Kasus, perekonomian tidak menunjukkan pemulihan sebagaimana yang diharapkan. Menurut data yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Tiongkok pada 27 April : Dari bulan Januari hingga Maret, keuntungan perusahaan industri berskala besar di Tiongkok turun sebesar 21,4%. Di antara 31 dari 41 industri besar, total keuntungan mereka telah turun dari tahun ke tahun. Sementara itu, total keuntungan dari perusahaan yang diinvestasikan oleh asing, Hong Kong, Macao dan Taiwan, keuntungannya juga turun sebesar 24,9%, sedangkan perusahaan swasta turun 23,9%.

Lai Jianping, Magister Hukum Internasional dari Universitas Ilmu Politik dan Hukum Tiongkok mengatakan : “Undang-undang yang terkait dengan perlindungan hak dan kepentingan orang Tionghoa perantauan, baik merumuskan undang-undang baru atau merevisi undang-undang yang sudah ada, sebenarnya semacam pembalut mata saja. Akibat PKT sekarang sedang menghadapi masalah internal dan eksternal karena rezim otokratis Tiongkok secara agresif memperluas dominasinya ke dunia luar, yang menyebabkan kewaspadaan dunia selain menerapkan strategi penahanan terhadap PKT. Decoupling atau pemisahan ekonomi, transfer rantai industri, dan reorganisasi rantai pasokan terjadi sehingga menjadi pukulan besar berupa penurunan pertumbuhan ekonomi yang cepat bagi Tiongkok”.

Para analis percaya bahwa dalam keadaan seperti itu, PKT terpaksa mengalihkan incaran terhadap orang Tionghoa perantauan di seluruh dunia.

Wu Shaoping mengatakan : “Jikalau para pengusaha Tiongkok ini kembali ke Tiongkok untuk berinvestasi, maka mereka bisa berubah menjadi ‘ayam potong’. PKT itu selalu manis di depan pahit di belakang. Ketika membutuhkan Anda hari ini, ia berani menjanjikan apa pun agar Anda tertarik, tetapi suatu hari ketika ia tidak lagi membutuhkan Anda, mungkin Anda akan bernasib seperti anjing yang dipukuli dalam ruang tertutup, menyita kekayaan Anda di Tiongkok kapan saja ia mau. Jangan lupa, banyak kasus seperti itu telah terjadi sekarang”.

Dalam beberapa minggu terakhir, rezim PKT telah melakukan tinjauan keamanan terhadap pembuat chip Micron Technology dan menahan seorang eksekutif Jepang, selain menyelidiki kantor perusahaan AS yang berada di Beijing dan Shanghai.

Pada April, Amerika Serikat berhasil membongkar upaya pemerintah Tiongkok untuk menempatkan personel kantor polisi luar negeri di AS dan melumpuhkan front persatuan PKT di luar negeri. Tindakan ini segera diikuti oleh banyak negara Barat. Upaya PKT merumuskan undang-undang tentang urusan Tionghoa perantauan juga dianggap sebagai upaya untuk merayu Tionghoa perantauan dengan mengatasnamakan perlindungan terhadap orang  Tionghoa perantauan.

Lai Jianping mengatakan : “Tiongkok merevisi undang-undang yang relevan. Tidak peduli apa yang disebut perlindungan orang Tionghoa dan Tionghoa perantauan, PKT hanya dapat melindungi hak dan kepentingan mereka di Tiongkok. Karena apa yang disebut hak dan kepentingan hukum di luar negeri tidak mungkin dapat dilindungi oleh PKT. Ada begitu banyak orang Tionghoa di luar negeri, hak mereka tak perlu dilindungi oleh PKT, karena setiap negara memiliki hukumnya sendiri yang mampu melindungi hak hukum setiap warga negaranya tanpa diskriminasi”.

Jadi perlindungan PKT terhadap orang Tionghoa perantauan juga dianggap omong kosong. Ambil contoh ketika pecah konflik militer di Sudan, Afrika pada 15 April, berbagai negara segera datang untuk mengevakuasi warga perantauan mereka, tetapi evakuasi orang Tionghoa perantauan yang dilakukan PKT justru jauh terlambat. Ketika perang Ukraina – Rusia pecah tahun lalu, evakuasi PKT terhadap orang Tionghoa perantauan juga terjadi sangat ketinggalan, menyebabkan mahasiswa Tiongkok di Ukraina dan orang Tionghoa di Ukraina panik. (sin)

Pengajuan Nama-nama Bakal Calon Legislatif Pemilu 2024 Dibuka Mulai 1-14 Mei 2023

ETIndonesia- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan dibukanya tahapan pengajuan bakal calon (bacalon) legislatif oleh partai politik peserta Pemilu 2024, 1-14 Mei 2023.

Pengajuan nama-nama bacalon legislatif ini nantinya akan dilaksanakan secara serentak di setiap tingkatan baik pusat, provinsi juga kabupaten/kota.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari soal pencalonan mengatakan bahwa KPU sejak beberapa waktu lalu telah menjalin komunikasi dan bimtek dengan partai politik di berbagai tingkatan terkait penggunaan Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Demikian juga, kata dia, penyiapan helpdesk yang ada di KPU pusat, KPU provinsi dan KPU kab/kota yang bertujuan untuk mempermudah konsultasi bagi parpol yang hendak mendaftarkan calonnya.

“Sehingga apabila ada problematika ada solusi yang tepat,” kata Hasyim dalam keterangannya, Minggu (30/4/2023). dikutip dari situs KPU RI.

Soal pengajuan bakal calon anggota legislative, Anggota KPU Idham Holik menambahkan, kegiatan dilaksanakan serentak disetiap tingkatan (pusat, provinsi dan kabupaten/kota) mulai tanggal 1-14 Mei 2023.

Untuk 1 Mei 2023 pendaftaran dibuka 08.00-16.00 sedangkan 14 Mei 2023 mulai pukul 08.00-23.59.

Idham juga menyampaikan syarat administrasi apa saja yang perlu disiapkan partai politik saat mengajukan nama-nama bakal calon anggota legislatifnya. Juga peserta pemilu perseorangan (DPD) saat mendaftarkan dirinya.

“Terkait syarat administrasi ini kami sudah tuangkan di dalam PKPU 10 Tahun 2023 khususnya di pasal 12 hingga 23 yang mana aturan tersebut bisa diakses melalui JIDH.kpu.go.id,” terang Idham. (KPU/asr)

Foto Aurora “Malaikat di Langit” Saat Badai Matahari yang Luar Biasa di Minnesota Utara

0

MICHAEL WING

Sembari menerobos salju setinggi pinggang, dia melihat cahaya-cahaya di atas kepala, layaknya pita-pita zamrud menjuntai di cakrawala. “Itu akan menjadi malam yang fantastis,” kata sang fotografer, Nicholas Narog (35) kepada The Epoch Times.

“Tapi hal itu terus menjadi lebih indah dan lebih indah, dan akhirnya cahaya-cahaya itu berada tepat di atas kepala saya.”

Sebagai seorang akuntan di siang hari, Narog, dari Minneapolis, tahu dia harus bekerja keesokan paginya, jadi dia akan keluar beberapa jam sepanjang tengah malam dan akhirnya memotret sekitar 7.500 gambar aurora borealis. “Cahaya utara bisa menjadi pengalaman yang hampir mengubah hidup,” katanya.

“Melihat warna-warna melintasi langit dalam gelombang dan pita cahaya, dan terutama sebagai seorang fotografer, sangat menyenangkan bisa melihat dari belakang kamera.”
Sampai saat ini, Narog merasa dia tidak memiliki petualangan sebanyak yang dia inginkan. Apa yang sebenarnya dia inginkan adalah keluar ke dunia dan mendapatkan pengalaman.

Potret sang fotografer. (Courtesy of Nicholas J. Narog Photography)

“Sejak saya mulai melakukan itu (fotografi), saya memiliki begitu banyak kenangan in- dah berada di luar, berada di luar dalam cuaca dingin, dan berada di luar dalam kegelapan, dan melakukan hal-hal yang tidak pernah terpikirkan oleh saya, semua ini berkat pengalaman ke luar untuk melakukan fotografi.”

Dia baru saja kembali dari ekspedisi fotografi Alaska, yang menurutnya merupakan pengalaman yang luar biasa. “Sebenarnya, saya masih memiliki efek radang dingin di tangan saya.” Tahun depan, Narog berencana mengunjungi Islandia.

Cahaya utara di langit di atas Minnesota. (Courtesy of Nicholas J. Narog Photography)

Pada hari khusus ini, tanggal 23 Maret, kondisi angin matahari yang sempurna—ditentukan oleh cuaca matahari berlangsung hingga sore hari untuk melegakan Narog dan dia berkelana tiga setengah jam ke utara melewati Duluth ke Danau Boulder, tiba tepat sebelum matahari terbenam.

Berbekal tiga kamera, ia membuat semacam video dengan teknik time lapse. Dengan peluang latar depan yang luas di pantai yang menghadap ke utara, dia melihat di langit biru “pita lampu hijau di sekeliling” dan, “yang mengejutkan, banyak warna ungu dan merah, yang tidak terlalu umum.” Pada satu titik, dia bahkan melihat, apa yang tampak baginya, “malaikat di langit”. “Orang awam mungkin tidak tahu, tetapi mata manusia sebenarnya sangat buruk dalam melihat warna di malam hari,” kata Narog, berbicara tentang aurora. “Kamera dapat melakukan eksposur lebih lama dan mengambil lebih banyak cahaya.” Produk ini merupakan campuran warna yang hampir menyala yang tidak mungkin dilakukan sebelum munculnya fotografi digital.

Sepanjang perjalanan, Narog tidak sendirian. Karena sama-sama terjebak di salju sampai ke pinggang mereka, ada beberapa pemburu aurora lain di dekatnya. Dan mereka sama-sama “melompat kegirangan”, mengetahui bahwa pemandangan ini adalah hal yang tidak terlalu umum. (eko)

Peran Rusia dalam Konflik Berdarah Sudan

Antonio Graceffo

Oligarki Rusia Yevgeny Prigozhin dari kelompok tentara bayaran Wagner yang terkenal juga memiliki sebuah perusahaan yang mendapat sanksi dari AS bernama Meroe Gold. Perusahaan ini mengekstraksi emas dari Sudan, mendukung perang Presiden Rusia Vladimir Putin di Ukraina.

Pertempuran pecah di Sudan pada  15 April antara dua jenderal yang memimpin pertempuran kudeta sebelumnya untuk mengkonsolidasikan kontrol atas negara tersebut. Hingga 18 April, 180 orang terbunuh dan lebih dari 1.800 lainnya terluka, dengan warga sipil menjadi korban terbanyak. Para kombatan dituduh menembaki rumah sakit dan membunuh para pekerja bantuan.

Dua pemain utama dalam konflik ini adalah pemimpin militer Sudan, Abdel Fattah al-Burhan, dan Mohamed Hamdan Dagalo, komandan Pasukan Pendukung Cepat (RSF). Keduanya pernah menjadi rekan senegaranya dan berperan penting dalam penggulingan Presiden Sudan Omar al-Bashir pada tahun 2019, serta kudeta pada tahun 2021 yang mengarah pada pembentukan pemerintahan militer. Kini, keduanya bertarung untuk melihat siapa yang akan mendapatkan kendali penuh atas negara tersebut.

Bashir juga berkuasa melalui kudeta dan berkuasa selama 30 tahun (1989-2019). Pemerintahannya dilanda korupsi, pelanggaran hak asasi manusia, dan krisis ekonomi. Pertempuran pecah di wilayah Darfur pada tahun 2003, yang mengakibatkan 300.000 orang tewas dan lebih dari 2,5 juta orang mengungsi.

Baik Burhan maupun Dagalo memimpin pasukan di Darfur. Dagalo memimpin pasukan Janjaweed, yang menjadi terkenal dan berulang kali dituduh melakukan kejahatan perang dan kekejaman. Tanpa peduli dengan kemarahan internasional, Bashir meresmikan Janjaweed menjadi Unit Intelijen Perbatasan nasional. Dan pada tahun 2013, Bashir menugaskan transisi kelompok tersebut ke RSF. Pada tahun 2004 dan sekali lagi pada tahun 2010 dan 2015, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mendakwa Bashir atas kejahatan perang, termasuk genosida, yang berkaitan dengan konflik Darfur.

Burhan menghindari dakwaan ICC atas perannya di Darfur, tetapi pada 2007, ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Dagalo. Namun keduanya melanjutkan karier militer mereka, dan keduanya memimpin unit-unit pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman dari tahun 2015 hingga 2019. Pada tahun 2018, Burhan ditunjuk sebagai inspektur jenderal Angkatan Bersenjata Sudan.

Kerusuhan terus berlanjut sebagai akibat dari salah urus Bashir di negara itu. Pada tahun 2011, Sudan Selatan mendeklarasikan kemerdekaan dan diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai negara yang terpisah. Pada 2019, Bashir akhirnya jatuh pada saat tingkat inflasi mencapai 70 persen yang menyebabkan kerusuhan di negara tersebut karena masyarakat tidak mampu lagi membeli makanan.

Dagalo dan RSF berbalik menyerang Bashir,  hingga sampai menembak dan membunuh 118 pengunjuk rasa pro-demokrasi. Baik Dagalo maupun Burhan kemudian mengendalikan negara sebagai bagian dari koalisi militer-sipil yang dikenal sebagai Dewan Militer Transisi (TMC). TMC dimaksudkan sebagai pengaturan sementara sampai negara itu dapat beralih ke pemerintahan sipil. Namun, pada 2021, tentara dan RSF melakukan kudeta dan mendirikan pemerintahan militer penuh.

Pertarungan saat ini adalah pertarungan untuk memperebutkan kekuasaan tertinggi di negara ini. Burhan menyalahkan Dagalo atas kudeta tersebut. Tentara Sudan di bawah Burhan memiliki antara 210.000 hingga 220.000 tentara, sementara RSF hanya memiliki 70.000 tentara. Meskipun tentara memiliki jumlah yang lebih besar, RSF lebih terlatih dan dilengkapi dengan peralatan yang lebih baik, berkat bantuan Rusia.

Fakta bahwa Sudan kaya akan sumber daya dan letaknya yang strategis membuatnya menarik bagi kekuatan asing yang lebih besar. Tiongkok merupakan mitra dagang dan investasi utama di berbagai sektor, termasuk telekomunikasi, minyak, dan infrastruktur. Rusia, di sisi lain, tertarik untuk membangun pijakan militer dan mendapatkan keuntungan dari emas negara ini.

Rusia telah menyelundupkan emas dari Sudan selama bertahun-tahun, berkolusi dengan kepemimpinan militer Sudan. Sebagai imbalannya, Putin mengizinkan Putin untuk mengeluarkan emas dari Sudan, ia menyediakan senjata, pelatihan, dukungan intelijen untuk tentara, dan bagian dari hasil penjualan emas.

Di balik oligarki Rusia Prigozhin adalah operasi emas dan militer Rusia di Sudan. Dia adalah sekutu lama Putin dan pemimpin Grup Wagner, sebuah perusahaan militer swasta Rusia yang bertempur sebagai tentara bayaran di Sudan, Republik Afrika Tengah (CAR), Mali, Suriah, dan bagian lain di Afrika dan Timur Tengah. Wagner juga aktif di Ukraina. Tuduhan kejahatan perang, pemerkosaan, perdagangan manusia, penyiksaan, dan dengan sengaja menargetkan warga sipil telah dilakukan di mana pun Wagner beroperasi.

Prigozhin memiliki perusahaan yang mendapat sanksi dari AS bernama Meroe Gold, yang memiliki kontrak di Sudan sejak 2017. Pada saat itu, mantan diktator Bashir, yang takut akan kudeta, bertemu dengan Putin dan menawarkan Sudan sebagai pintu gerbang Rusia ke Afrika. Segera setelah pertemuan ini, para ahli Rusia dan pihak keamanan Wagner tiba di negara tersebut.

Emas yang diekstraksi oleh Meroe diterbangkan dari Sudan ke kota pelabuhan Latakia di Suriah, tempat Rusia memiliki pangkalan udara, dan kemudian ke Rusia. Emas juga diangkut melalui jalur darat melalui CAR, di mana Wagner mendukung rezim yang brutal.

Wagner menjalin hubungan dengan komandan RSF, Dagalo, dalam rangka menciptakan rute penyelundupan untuk mengangkut emas dari Sudan ke Rusia melalui Dubai. Sebagai gantinya, Dagalo dan RSF menerima pelatihan dan peralatan. Meskipun jumlahnya kecil, ini telah membuat mereka menjadi pasukan yang lebih tangguh daripada tentara reguler Sudan.

Operasi emas Sudan membantu Kremlin menghindari sanksi AS, dan sebagian hasilnya digunakan untuk mendanai operasi Wagner di Ukraina. Dagalo terbang ke Moskow sehari setelah Ukraina diinvasi tahun lalu untuk memperbarui hubungan antara RSF dan Wagner.

Selain kontrak emas, Rusia juga memiliki kesepakatan yang tertunda dengan Sudan untuk membangun pangkalan militer di Port Sudan di Laut Merah. Penyelesaian pangkalan ini akan meningkatkan taruhan keamanan bagi Amerika Serikat dan sekutunya, karena Rusia dapat menggunakannya sebagai pangkalan operasi di seluruh wilayah tersebut.

Antonio Graceffo, Ph.D., adalah seorang analis ekonomi Tiongkok yang telah menghabiskan lebih dari 20 tahun di Asia. Dia adalah lulusan Universitas Olahraga Shanghai, memegang gelar Tiongkok-MBA dari Universitas Jiaotong Shanghai, dan saat ini sedang mempelajari pertahanan nasional di American Military University. Dia adalah penulis “Beyond the Belt and Road: China’s Global Economic Expansion.”