Kemungkinan Tiongkok Tidak Ada Deflasi Hanya Ada Kemerosotan

0

Frank Tian Xie, Ph.D

Pada forum ekonomi Tiongkok, banyak orang menggoreng isu bahwa Tiongkok telah terjebak dalam “deflasi”, serta tidak ada inflasi. Ini mungkin semacam cara berdalih untuk membebaskan Partai Komunis Tiongkok (PKT) serta melindungi PKT dari aksi mencetak dan mengedarkan uang secara besar-besaran, yang sebenarnya sangat merugikan ekonomi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan kesejahteraan rakyat Tiongkok. Jika dianalisa dan diamati secara rinci, mungkin tidak akan sulit mendapati, bahwa kemungkinan Tiongkok sama sekali tidak ada “deflasi”, melainkan hanya ada inflasi, dan kemerosotan ekonomi mungkin akan terus bertambah buruk.

Apa yang dimaksud deflasi, menurut definisi pada buku pelajaran, deflasi adalah semacam fenomena ekonomi dimana seluruh harga barang atau standar harga mengalami penurunan, kebalikan dari inflasi. Biasanya, jika inflasi sangat rendah, begitu rendahnya sampai menyentuh angka nol atau bahkan minus (negatif), maka akan terjadi deflasi. Inflasi menyebabkan daya beli nyata suatu mata uang menurun, sedangkan deflasi justru menyebabkan daya beli nyata suatu mata uang meningkat.

Dalam sejarah modern ekonomi, banyak negara pernah mengalami deflasi. Pada pertengahan era 1990 perekonomian sempat terjebak deflasi, sehingga deflasi pun menjadi mimpi buruk ekonomi Jepang. Saat mengalami deflasi, perekonomian Jepang juga terjebak dalam kemerosotan jangka panjang. Antara era 1960an hingga era 1980an, kecepatan pertumbuhan ekonomi Jepang pernah mencapai dua kali lipat dibandingkan AS. Tapi setelah tahun 1989, telah terjadi kehancuran bursa efek dan krisis perbankan, sejak saat itu inflasi di Jepang selalu bertahan di angka rendah, lalu di era tahun 2000an mulai memasuki deflasi; dan selama terjadi pandemi belum lama ini, perekonomian Jepang kembali terjerumus ke dalam deflasi.

Bagaimana dengan deflasi AS? Deflasi terakhir AS terjadi antara tahun 2007 hingga 2009, yakni masa dimana AS mengalami kemerosotan ekonomi pasca badai moneter. Selama 60 tahun terakhir, AS pernah mengalami dua kali deflasi, yakni di tahun 2009 dan tahun 2015, indeks harga barang konsumen (CPI) AS pada waktu itu telah jatuh menembus angka nol, yakni mencapai sekitar minus 0,1%. Deflasi terparah sepanjang sejarah AS terjadi antara tahun 1870 hingga 1890, waktu itu harga barang, bahan baku, dan tenaga kerja di AS dan seluruh dunia rontok, tapi besarnya penurunan tidak begitu besar, lebih kecil dari sekitar 2%.

Para ekonom berpendapat, deflasi lebih parah daripada inflasi, karena ketika terjadi deflasi, harga barang dan jasa turun, ekspektasi deflasi akan membuat konsumen mengharapkan penurunan harga yang lebih dalam, dan oleh karena itu menyebabkan penyusutan permintaan, serta mengakibatkan pertumbuhan ekonomi melambat. Deflasi lebih buruk akibatnya daripada inflasi, karena suku bunga maksimal hanya bisa turun hingga nol persen.

Saat terjadi deflasi, mata uang dengan jumlah yang sama membuat masyarakat dapat membeli lebih banyak barang, hal ini sepertinya baik, karena menguntungkan bagi konsumen. Tapi saat terjadi deflasi, konsumsi atas barang yang bersifat tahan lama (durable goods, red.) akan ditunda, karena masyarakat tidak ada kebutuhan mendesak, sekaligus juga menantikan harganya akan semakin menurun. Dengan demikian akan menyebabkan penyusutan belanja konsumen, sehingga dapat mempengaruhi pendapatan komersial perusahaan; sementara itu penyusutan pendapatan perusahaan komersil dapat mengakibatkan PHK dan kebangkrutan, yang sebaliknya menimbulkan peningkatan pengangguran serta penurunan daya beli konsumen. Jika kondisi ini terus menerus berlangsung, dapat mengakibatkan lingkaran setan, sampai ekonomi mengalami kemerosotan yang serius. Dengan kata lain, deflasi jangka panjang akan menekan investasi dan produksi, menyebabkan meningkatnya pengangguran dan merosotnya ekonomi. Tapi sepertinya bukan fenomena seperti ini yang terjadi di Tiongkok. 

Ahli ekonomi pada umumnya berpendapat, ketika indeks harga konsumen (CPI) anjlok selama dua musim berturut-turut, itu berarti telah terjadi deflasi. Deflasi adalah kondisi dimana harga barang, pangan, energi, upah buruh, suku bunga, dan lain-lain semuanya mengalami penurunan terus menerus, dan semua ini terjadi dalam kondisi pasokan lebih banyak daripada kebutuhan. Saat terjadi deflasi, para debitur akan mengalami pukulan yang paling keras, karena mata uang yang mereka gunakan saat membayar hutang, lebih bernilai, daya belinya lebih tinggi daripada pada saat mereka meminjam uang tersebut.

Saat ini Tiongkok tidak mengalami deflasi dalam makna yang sesungguhnya, produk konsumen umum warga Tiongkok, mulai dari sayuran, buah-buahan, daging, susu, telur, serta barang konsumsi keluarga sehari-hari, energi dan BBM, serta produk kebutuhan hidup lainnya, semuanya harganya terus meningkat.

Di pasar Tiongkok memang ada harga banyak barang yang turun harga, contohnya mobil dan rumah, barang mewah dan semacamnya, semua itu mengalami penurunan harga drastis. Tapi barang-barang itu hanyalah sebagian dari kalkulasi inflasi, bagi mayoritas masyarakat biasa, bukan merupakan bagian yang penting. Turunnya harga mobil mungkin berkat turunnya harga mobil listrik, sementara turunnya harga pasaran mobil listrik adalah berkat Tesla yang menguasai hampir setengah dari keseluruhan pangsa pasar mobil listrik di Tiongkok.

Tesla buatan Elon Musk turun harga menguasai pasar Tiongkok, menyebabkan banyak pabrik di Tiongkok gulung tikar, yang memicu semakin banyak pengangguran dan menurunnya daya beli konsumen. Turunnya harga di pasar properti Tiongkok adalah karena pasokan rumah jauh lebih banyak daripada kebutuhan, pasokan jauh lebih besar daripada permintaan, pihak pemerintah berupaya keras mempertahankan harga sehingga masih ada harga tapi tidak ada permintaan, penjualan sangat lesu. Mengesampingkan faktor inflasi akibat otomotif, rumah, dan barang tahan lama, level harga barang di Tiongkok masih sangat tinggi, sama sekali tidak terjadi deflasi!

Data tahun 2023 yang dilansir oleh Biro Statistik Nasional Tiongkok menunjukkan, selama dua tahun terakhir yakni antara Maret 2021 hingga Maret 2023, tingkat inflasi bulanan dari tahun ke tahun bertengger di atas 0,4%, dan pada November 2021 mencapai 2,3%, lalu pada bulan September 2022 melonjak ke 2,8%, pada bulan-bulan lainnya selama dua tahun mayoritas bergerak di kisaran 1%~2%. Pada Maret 2023 lalu, masih berada di angka 0,7%. Dilihat dari tingkat inflasi dari bulan ke bulan, selama 25 bulan dalam lebih dari dua tahun terakhir, hanya ada 9 bulan yang tingkat inflasi dari bulan ke bulan di angka negatif, selebihnya selama 16 bulan tingkat inflasi di angka positif. Dengan kata lain, dari laporan inflasi bulanan yang dipublikasikan oleh PKT, di Tiongkok sama sekali tidak terjadi deflasi seperti yang digembar-gemborkan!

Umumnya, deflasi menunjukkan ketika mata uang yang beredar di pasar berkurang, maka daya beli mata uang tersebut akan meningkat, sehingga masyarakat cenderung ingin menyimpan uang daripada menginvestasikan apalagi membelanjakannya, sehingga terjadilah deflasi. Sementara kredit yang baru muncul terutama mengalir ke sektor properti, mengalir ke pejabat pemerintah yang korup, sementara pejabat korup justru menyimpan uang di rumahnya sendiri, tidak masuk dalam peredaran uang, jadi walaupun pemerintah pusat mencetak uang dalam jumlah besar, tapi mengakibatkan fenomena aneh berupa pemerintah daerah berhutang karena kurang uang, perusahaan berhutang karena kurang uang, individu berhutang karena kurang uang.

Seperti yang pernah penulis jelaskan dalam acara “Pinnacle View” di kanal NTDTV, yang dialami Tiongkok saat ini adalah menyusutnya pondasi konsumsi, karena melonjaknya harga barang masih merupakan tekanan inflasi, ditambah lagi dengan beralihnya rantai industri, merosotnya ekonomi, pengangguran meningkat menyebabkan daya beli konsumen menurun. 

Di Tiongkok, saat ini masyarakat sangat mencemaskan masa depan, hal ini juga menyebabkan tingkat tabungan di Tiongkok meningkat, akibat dari lingkaran setan ini adalah, kemerosotan ekonomi di Tiongkok sekarang akan memasuki kemerosotan yang lebih besar dan lebih lama.

“Penyusutan pendapatan bersifat hutang” di Barat, adalah karena pasokan uang bank sentral tidak cukup, tapi kita melihat Tiongkok tidak mengalami masalah tersebut. Pasokan uang di Tiongkok sangat banyak, bank sentral juga terus menerus mengedarkan uang, tapi uang-uang itu tidak masuk dalam peredaran, tidak masuk ke tangan konsumen, melainkan masuk ke sektor properti, masuk ke sejumlah BUMN milik PKT, sehingga membuat hutang perusahaan tersebut menjadi sangat berat, juga mengakibatkan krisis ekonomi “seperti deflasi” pada seluruh masyarakat. Tapi secara keseluruhan, inflasi di Tiongkok masih sangat parah, juga tidak terjadi deflasi dalam makna yang sesungguhnya, melainkan pada kenyataannya terjebak dalam situasi ekonomi yang merosot.

Ekonomi Tiongkok terus menerus merosot, mungkin telah mulai memasuki depresi, ini adalah kondisi yang sangat mengerikan bagi masa depan. Masalah inflasi tidak diselesaikan, sementara para akademisi yang tidak berhati nurani justru menghebohkan telah terjadi deflasi, hal ini hanya akan menyebabkan disuntikkan obat kuat dosis tinggi pada tubuh ekonomi Tiongkok yang gemuk semu itu, membuat gelembung ekonomi semakin besar dan semakin membahayakan. 

Jadi, semoga pembaca lebih cerdas, dari data yang dirilis pemerintah PKT dapat dilihat, besar kemungkinan Tiongkok sama sekali tidak mengalami deflasi, melainkan hanya kemerosotan ekonomi, kemerosotan yang sangat serius! (Sud/whs)

Taiwan Technical Mission Kembangkan Benih Padi Berkualitas Tinggi yang Diharapkan Meningkatkan Swasembada Produksi Pangan di Indonesia

ETIndonesia- Sejak 2018, Taiwan Technical Mission terus membantu pengembangan dan produksi benih padi untuk organisasi petani di  Sulawesi Selatan.  

Dikutip dari siaran persnya pada Kamis (4/5/2023), dengan meningkatkan hasil benih padi berkualitas tinggi, produksi dan kualitas beras secara keseluruhan meningkat. 

Tidak hanya meningkatkan pendapatan produsen benih, tetapi juga membantu mengurangi jumlah beras yang diimpor dari luar negeri, sehingga meningkatkan swasembada produksi pangan.

Saat ini Taiwan Technical Mission bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas)  untuk mempromosikan sawah seluas 400 hektar. 

Pada tahun 2022, TTM dan Unhas telah mengumpulkan 4.200 ton benih padi berkualitas sepanjang tahun, terhitung 29% dari produksi benih padi di seluruh provinsi dan memenuhi 12% kebutuhan benih padi di Sulawesi Selatan.

Selain itu, mereka juga menyelenggarakan pelatihan, merevisi manual budidaya padi, dan membantu memperkenalkan pertanian cerdas. Mereka berharap untuk mempromosikan penggunaan drone dan mendirikan stasiun cuaca sederhana untuk membantu memecahkan masalah kekurangan tenaga kerja di daerah pedesaan dan menggunakan data cuaca untuk memprediksi dampak buruk dari fenomena iklim terhadap produksi beras.

Taiwan Technical Mission juga bekerja sama dengan International Rice Research Institute (IRRI) cabang Indonesia untuk mengadakan konferensi internasional dan mengundang para ahli internasional untuk berbagi pengetahuan mereka tentang pertanian cerdas dan masalah serta aplikasi terkait ketahanan iklim. 

Keduanya juga membudidayakan dan mengamati varietas padi lokal Indonesia yang berpotensi tahan perubahan iklim untuk meningkatkan ketahanan iklim negara dan mempromosikan varietas padi lokal yang berbeda. (TETO Indonesia)

“Mata Uang Anda Tidak Bisa Membeli Minyak Saya ! Rusia Tidak Menghendaki Rupee”

Aboluowang

Kantor berita “Reuters” yang mengutip informasi dari pejabat India juga sumber yang mengetahui masalah melaporkan pada 4 Mei, bahwa Rusia dan India telah menangguhkan pembicaraan tentang penyelesaian perdagangan bilateral dengan mata uang rupee. Pihak Rusia berpendapat bahwa memegang rupee “bukan menjadi idaman” (not desirable) bagi Rusia, dan berharap dapat menggunakan renminbi atau mata uang lainnya sebagai pembayaran dalam perdagangan bilateral kedua negara.

“Reuters” menyebutkan bahwa ini akan menjadi hambatan besar bagi India yang mengimpor besar-besaran minyak dan batu bara murah dari Rusia. Selama beberapa bulan terakhir, India telah berupaya untuk membangun mekanisme pembayaran rupee permanen dengan Rusia untuk membantu mengurangi biaya penukaran mata uang.

Seorang pejabat pemerintah India yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa hal ini menjadi muncul ke permukaan karena defisit perdagangan India menguntungkan Rusia. Tetapi pihak Moskow berpendapat bahwa jika mekanisme penyelesaian rupee ditetapkan, maka Rusia akan menghadapi surplus mata uang rupee tahunan yang jumlahnya mencapai setara dengan USD. 40 miliar lebih. Sedangkan memegang rupee dalam jumlah yang begitu besar “bukan menjadi idaman” bagi pemerintah Rusia.

Dari seorang pejabat pemerintah India lainnya yang terlibat dalam diskusi tersebut diketahui bahwa Rusia lebih berharap dapat menggunakan renminbi atau mata uang lainnya sebagai pembayaran dalam perdagangan bilateral kedua negara.

Reuters menunjukkan bahwa rupee bukan mata uang yang dapat dikonversi secara bebas, karena volume ekspor komoditas India ke dunia hanya sekitar 2%. Faktor-faktor ini yang mengurangi minat negara lain untuk memegang mata uang rupee.

Seorang sumber yang mengetahui perkembangan tersebut secara blak-blakan mengatakan : “Kami tidak ingin mendorong penyelesaian transaksi perdagangan dengan mata uang rupee lagi. Mekanisme ini sudah sulit untuk difungsikan. India telah mencoba segalanya, tetapi tidak berhasil”. Pejabat India lainnya juga mengatakan bahwa kedua negara sudah mulai mencari alternatif penyelesaiannya, tetapi tidak ada detail yang diberitakan. Putaran kedua sanksi Eropa terhadap ekspor solar Rusia dan produk minyak olahan lainnya sudah mulai berlaku pada 5 Februari, tetapi beberapa ahli memperkirakan bahwa efeknya tidak akan signifikan, dan Rusia masih dapat mengekspor minyak ke India atau Tiongkok. 

Kementerian keuangan India, Reserve Bank of India (bank sentral) dan pihak Rusia tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Menurut Reuters, tak lama setelah Rusia meluncurkan “operasi militer khusus terhadap Ukraina” pada bulan Februari tahun lalu, India mulai menjajaki pembentukan mekanisme penyelesaian perdagangan dengan Rusia memakai mata uang rupee, tetapi hingga kini belum ada transaksi relevan yang dilaporkan. Namun ada berita beredar bahwa kedua belah pihak telah berbicara tentang promosi perdagangan dengan mata uang masing-masing, tetapi belum dapat menentukan pedoman praktiknya.

Perdagangan antara Rusia dan India masih terus berjalan meskipun ada sanksi dan masalah pembayaran, kata laporan itu. Impor India dari Rusia yang tercatat pada 5 April menunjukkan kenaikan dari setahun sebelumnya yang USD. 10,6 miliar menjadi USD. 51,3 miliar. Demikian menurut seorang pejabat pemerintah India.

Diantaranya, potongan harga minyak dari Rusia, telah menyumbang sebagian besar impor India, melonjak 12 kali lipat setelah perang Rusia – Ukraina pada bulan Februari tahun lalu. Sementara itu ekspor India mengalami sedikit penurunan dari USD. 3,61 miliar menjadi USD. 3,43 miliar YoY.

Menurut ungkapan pejabat India bahwa sebagian besar dari transaksi perdagangan ini masih diselesaikan dengan mata uang dolar AS, tetapi pembayaran dalam mata uang lain seperti dirham UEA juga mulai banyak dilakukan.

Selain itu, para pedagang India juga menyelesaikan sebagian pembayaran perdagangannya dengan Rusia di luar Rusia. Biasanya negara ketiga akan memanfaatkan pembayaran transaksi itu untuk menyelesaikan transaksi mereka dengan Rusia atas untuk perhitungan terkait hutang piutang dengan Rusia.

Masih banyak negara yang membeli minyak dan gas alam dari Rusia.

Mengungkap Kebenaran di Balik Populernya Shandong Zibo BBQ 

oleh Zhao Fenghua, Zhang Danxia dan Liu Fang 

Pasar konsumen di Tiongkok saat ini sedang lesu akibat ekonomi sedang mengalami depresi hebat. Namun, baru-baru ini, “Zibo BBQ” di kota Zibo, Shandong tiba-tiba menjadi populer dan menarik perhatian publik. Beberapa komentator percaya bahwa ini merupakan kasus independen yang tidak dapat ditiru, apalagi diharapkan untuk menyelamatkan ekonomi Tiongkok.

Baru-baru ini, “Zibo BBQ” Shandong menjadi populer di Internet Tiongkok.

Komentator urusan terkini Yu Luowen berpendapat bahwa Zibo BBQ yang sedang ramai dikunjungi para konsumen yang ingin menikmati kelezatan makanan barbekyu yang dihidangkan hanya bersifat kilat sehingga tidak mungkin diharapkan untuk mengatrol perekonomian Tiongkok yang sedang lesu.

Yu Luowen mengatakan : “Ekonomi barbekyu Zibo ini juga bukan garapan PM. Li Qiang, tetapi secara tidak sengaja mereka menemukan bahwa Zibo (BBQ) tiba-tiba menjadi populer untuk sementara waktu. Setelah melihat hal itu, muncullah ide untuk mencoba menggunakannya sebagai model guna meningkatkan perekonomian. Mampukah BBQ dijadikan motor untuk mendongkrak ekonomi ? Mimpilah ! Lalu pemerintah daerah juga berpikir bahwa apakah model ini perlu ditiru untuk memperbaiki kelesuan ekonomi ? Saya yakin siapa pun yang meniru itu pasti akan menemui kegagalan.”

Yu Luowen mengatakan bahwa mengharapkan ekonomi barbekyu untuk mengatrol perekonomian Tiongkok yang sedang runtuh adalah hal yang mustahil.

“Pada saat yang sama, kita dapat melihat bahwa PKT sekarang benar-benar kebingungan, sangat cemas karena ekonomi terus memburuk, bahkan mulai tidak mampu membayar gaji pegawai negerinya. Sudah sejauh itu keadaannya. Coba Anda bayangkan, bagaimana ia berharap bisa menyembuhkan penyakit serius lewat berobat asal-asalan ? Berharap ekonomi BBQ menjadi penyelamat ? Jelas tidak mungkin”, kata Yu Luowen. (sin)

Hujan Deras Landa 9 Provinsi Tiongkok, Proyek Rekonstruksi “Ubah Hutan Jadi Lahan Pertanian” Bakal Memicu Bencana Ekologi

oleh Luo Tingting

Libur 1 Mei baru saja berakhir, 9 provinsi di Tiongkok sekarang sedang menghadapi hujan lebat yang berpotensi mengakibatkan bencana ekologi bagi Tiongkok lantaran PKT sedang mempercepat proyek rekonstruksi “ubah hutan jadi lahan pertanian”. 

Akan ada hujan lebat di 9 provinsi Tiongkok

Observatorium Meteorologi Pusat mengeluarkan peringatan badai hujan biru pada 4 Mei, yang memperkirakan bahwa akan terjadi hujan lebat di Jianghan, Huanghuai, Jianghuai dan tempat lain, 9 provinsi Tiongkok akan dilanda hujan lebat, termasuk Hubei selatan dan timur, Anhui selatan, Hunan timur laut, Jiangxi tengah dan utara, Zhejiang barat, Jiangsu selatan, Semenanjung Shandong, Liaoning selatan, dan Hebei timur.

Diantaranya, hujan lebat (100-120 mm) bisa terjadi di beberapa bagian selatan Anhui dan utara Jiangxi.

Dalam tiga hari ke depan, 9 provinsi tersebut di atas akan terus mengalami hujan lebat, bahkan hujan dan salju berpotensi turun di Xinjiang, Tibet, dan tempat lainnya.

Selain itu, China Weather Network melaporkan bahwa dari mulai 4 hingga 5 Mei, badai pasir dapat muncul kembali di bagian timur Tiongkok Barat Laut dan Tiongkok utara karena pengaruh udara dingin dan angin kencang.

Video yang diposting di Internet menunjukkan bahwa pada 3 Mei, hujan lebat turun di banyak tempat di Hubei, dan beberapa jalan kota tergenang air.

Netizens mengeluh : “Cuaca Hubei sangat parah, sebentar dingin sebentar panas lalu badai angin dan hujan melanda. Membuat kehidupan semakin susah. Entah sampai kapan ?” “Badai hujan jalanan macet membuat terlambat tiba di stasiun KA cepat”. “Cuaca mendung 1 Mei sudah lewat, kini giliran memasuki 6 hari memasang batu bata untuk mencegah genangan banjir”.

Kegiatan “Ubah hutan menjadi lahan pertanian” di musim hujan dapat menyebabkan bencana ekologis 

Musim hujan semakin dekat, yang menimbulkan tantangan bagi proyek transformasi pengembalian hutan menjadi lahan pertanian di berbagai bagian Tiongkok, dan kemungkinan besar akan menimbulkan bencana ekologis.

Video online menunjukkan bahwa air berlumpur mengalir ke tanah pertanian yang baru dibuka di lereng bukit, karena tidak ada tumbuhan di tanah yang menahan, sehingga tanah mudah longsor ketika hujan lebat.

Netizen yang merilis video tersebut memperingatkan : “Proyek mengembalikan hutan ke lahan pertanian di lereng bukit akan menghadapi ujian, dan dapat menyebabkan bencana ekologis. Anda harus membayar dengan harga yang tinggi jika Anda bertindak ngawur dan mengabaikan ilmu pengetahuan”.

Beberapa netizen Twitter menanggapi dengan menuliskan pesan di bawah video yang berbunyi : “Banyak bencana geologis disebabkan oleh tangan manusia”. “Dulu saya bingung tetapi sekarang sudah mengerti bahwa segala sesuatu yang dapat mengurangi populasi dalam skala besar pasti merupakan kesenangan yang dilakukan mereka (PKT).”

Setelah air Sungai Yangtze meluap dan menyebabkan banjir besar pada tahun 1998, Perdana Menteri saat itu Zhu Rongji menginstruksikan pemerintah daerah untuk melakukan “menghijaukan kembali dengan reboisasi hutan”. Namun baru 20 tahun berlalu, otoritas PKT sekarang tiba-tiba membalikkan kebijakan masa lalu dan meluncurkan proyek “ubah hutan menjadi lahan pertanian”. Pada saat yang sama, para pelaksana dalam tim pengelola dinas pertanian PKT bersama petugas berwenang yang membawa alat perlengkapan menebang pepohonan seenaknya untuk mempercepat pengubahan jadi lahan pertanian. Hal mana menyebabkan keluhan publik.

Sebuah video yang diposting di Internet menunjukkan bahwa di daerah Nanning, Guangxi, polisi dan tim pengelola pertanian membasmi lebih dari 6.000 hektar tanaman tembakau. Di daerah Taiping, Distrik Qingxin, Kota Qingyuan, Provinsi Guangdong, ratusan hektar tebu yang ditanam petani dihancurkan tanpa ganti rugi.

Di Leping, Provinsi Zhejiang, seorang kontraktor kebun bambu dalam video yang dipostingkan mengatakan : “Pemerintah telah mengeluarkan pemberitahuan, jadi bambu yang telah saya tanam secara susah payah selama tiga tahun harus ditebang, aduh ! sayang…”

Dunia luar percaya bahwa pemerintah Tiongkok yang tiba-tiba memperkuat kemampuan “mengelola pertanian” dan menggencarkan pelaksanaan proyek “ubah hutan menjadi lahan pertanian” di satu sisi adalah akibat menghadapi krisis pangan, dan di sisi lain sebagai persiapan untuk menyerang Taiwan.

Dalam wawancara eksklusif dengan The Epoch Times pada 28 April, Xu Chenggang, seorang peneliti senior di Pusat Ekonomi dan Institusi Tiongkok di Universitas Stanford mengatakan, bahwa PKT khawatir jika terjadi perang, akan ada masalah dengan impor bahan pangan, sehingga perlu mempertimbangkan soal pengamanan “urusan perut.”

Dia percaya bahwa penyebaran tim pengelola dinas pertanian PKT memiliki tugas ganda, yakni untuk mengendalikan para pekerja migran yang kembali ke kampung halaman tetapi menganggur, agar mereka tidak berontak. Yang lainnya adalah bertujuan untuk menggantikan hasil pertanian yang beragam menjadi padi-padian yang merupakan makanan pokok. Padahal program “Lompatan Jauh ke Depan” di era Mao Zedong yang mengutamakan penanaman tumbuhan padi-padian di awal tahun 1960-an telah menyebabkan puluhan juta penduduk pedesaan Tiongkok mati kelaparan. Apakah PKT akan membiarkan bencana ini kembali terulang ? (sin)

Tingkatkan Imun Tubuh Anda dengan 6 Metode Tradisional untuk Mencegah Wabah

Kane Zhang dan Teresa Zhang

Pandemi COVID-19 belum sepenuhnya berakhir, namun virus menular lainnya seperti influenza A-atau yang lebih umum disebut flu-terus menyebar. Bagaimana cara kita melindungi diri kita sendiri dan keluarga kita dari penyakit epidemi?

Dalam sebuah program online, Hu Naiwen, seorang tabib pengobatan tradisional Tiongkok (PTT) dari Klinik Pengobatan Tradisional Tiongkok Shanghai Tongdetang di Taipei, memperkenalkan beberapa cara untuk mencegah wabah. Dia menunjukkan bahwa cara yang paling penting untuk mencegah penyebaran penyakit adalah dengan membangun imun tubuh, dan membuat diri sendiri tidak terlalu rentan terhadap semua virus.

Makan secara teratur

Hu menunjukkan bahwa jika Anda ingin menjaga tubuh Anda tetap kuat, Anda bisa mulai dengan makan secara teratur.

Menurut teori PTT, energi dalam tubuh mengalir dari jeroan di sepanjang meridian dan bersirkulasi ke seluruh tubuh. Ke-12 meridian berhubungan dengan 12 jeroan. Baik jeroan maupun meridian memiliki waktu masing-masing untuk menjadi paling aktif dalam sehari.

Antara pukul 7:00 dan 9:00 pagi disebut “chen”. Ini adalah waktu ketika energi mulai mengalir ke perut dan dengan demikian merupakan waktu untuk sarapan. Makanan yang dikonsumsi pada waktu ini akan dicerna dan digunakan secara efektif.

Antara pukul 11.00 hingga 13.00 adalah waktu “wu”, waktu jantung. Pada waktu ini, makanan yang dimakan akan diubah menjadi energi dan menuju ke jantung, yang kemudian memasok ke seluruh tubuh melalui vitalitas (aksi pemompaan darah) jantung. Ini adalah waktu yang tepat untuk makan siang, yang bermanfaat untuk menyehatkan jantung, tetapi berhati-hatilah untuk tidak makan terlalu banyak.

Dari pukul 17:00 hingga 19:00 adalah “Anda”, yang merupakan waktu untuk ginjal. Ini adalah waktu terbaik untuk makan malam dan mengisi kembali air yang hilang di siang hari. Hal ini akan membantu sari-sari makanan masuk ke dalam tubuh, dan juga membantu Anda tidur di malam hari. Jika Anda masih belum makan pada pukul 7:00 atau 8:00 malam, dan hanya makan hingga pukul 9:00, nutrisi yang Anda peroleh dari makanan tidak akan terserap sempurna untuk menutrisi tubuh Anda sepenuhnya.

Aromaterapi

Ada sebuah sachet anti-epidemi yang disebut “Sachet Penolak Wabah” yang disebutkan dalam literatur Tiongkok kuno. Dikatakan bahwa sering mencium aroma tersebut dapat membantu mencegah wabah.

Ini dapat dibuat dengan menghancurkan enam jenis tanaman herbal: Bupleuri radix, Notopterygium incisum, Asari radix et rhizoma, Atractylodes iancea, Evodia rutaecarpa, dan rhubarb, menjadi bubuk halus. Masukkan semuanya ke dalam kantong kain kecil dan letakkan di atas ponsel Anda atau di samping tempat tidur, di mana Anda dapat menikmati aroma pengobatan Tiongkok.

Selain itu, minyak esensial aromaterapi juga dapat digunakan di rumah. Di antaranya, minyak esensial eukaliptus, minyak esensial cemara, rosemary, lavender, cengkeh, dan thyme, semuanya memiliki efek meningkatkan kekebalan tubuh.

Minyak esensial yang tersedia secara komersial memiliki kualitas yang berbeda-beda dan mungkin mengandung residu kimia dari proses ekstraksinya. Hu menyarankan agar Anda menggunakan pelarut campuran gliserin dan air untuk merendam lavender, rosemary, thyme, dan herba lainnya, lalu memasukkan larutan yang dihasilkan ke dalam pelembab udara, yang akan memenuhi ruangan dengan aroma.

Hu menunjukkan bahwa setelah menghirup aromanya, zat neurosekresi dan endokrin khusus akan diproduksi di dalam tubuh, sehingga meningkatkan kekebalan tubuh, dan mencapai efek pencegahan yang luas terhadap berbagai virus dan bakteri. Aromaterapi juga memiliki manfaat tambahan untuk mengusir nyamuk.

Teh dengan Peppermint dan Perilla Frutescens

Hu juga merekomendasikan untuk membuat teh dengan rempah-rempah seperti peppermint dan perilla.

Sebuah penelitian terhadap lebih dari 3.000 obat dan produk kesehatan yang ada yang dilakukan oleh Academia Sinica di Taiwan menemukan lima obat, di antaranya ekstrak peppermint dan perilla, yang memiliki potensi antivirus paling tinggi. Eksperimen juga menemukan bahwa memberi makan hamster yang terinfeksi COVID-19 dengan ekstrak peppermint dan perilla secara efektif mengurangi jumlah virus di paru-paru hewan.

Makanan Penutup Pembersih Paru-Paru

Rebusan bunga bakung dan jamur putih (jamur tremella) dapat menjaga qi (energi vital) tubuh dan memiliki efek memurnikan paru-paru.

Menurut teori PTT, organ yang berbeda berhubungan dengan warna yang berbeda. Dalam teori tersebut, kita memiliki paru-paru yang berhubungan dengan warna putih, dan oleh karena itu sebagian besar makanan berwarna putih memiliki efek menyehatkan paru-paru. Makanan kaya koloid juga dapat melembabkan paru-paru dan membantu membersihkan dahak dari saluran pernapasan. Selain bunga bakung dan jamur putih, almond, ubi, kacang tanah, dan akar teratai juga baik untuk paru-paru.

Bahan 10 gram (0,4 ons) bunga bakung, 10 gram (0,4 ons) jamur putih, 10 gram (0,4 ons) gula batu

Persiapan:

Cuci bunga bakung dan jamur putih, lalu rendam dalam air hingga lunak.

Masukkan bunga bakung dan jamur putih ke dalam panci, tambahkan air, dan didihkan. Nyalakan api kecil dan masak hingga jamur putih benar-benar lunak, lalu tambahkan gula batu untuk disajikan.

Hu mengatakan bahwa hidangan penutup ini kaya akan nutrisi, lezat, dan baik untuk anak-anak, serta untuk orang tua yang memiliki “tiga penyakit tinggi (kolesterol, gula darah, dan tekanan darah).”

Pengobatan Tiongkok untuk Mencegah Penyakit Parah

Jika Anda terserang penyakit, Anda dapat menggunakan pengobatan Tiongkok untuk perawatan. Namun, demi keamanan, yang terbaik adalah berbicara dengan dokter PTT yang dapat meresepkan formula yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Penelitian oleh National Research Institute of Chinese Medicine (NRICM) dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan (MOHW) telah menunjukkan bahwa mengonsumsi obat Tiongkok “NRICM101” (dikenal sebagai Qingguang No. 1 di Taiwan) secara efektif dapat mencegah pasien COVID-19 bertambah parah. Bahan obat yang digunakan dalam NRICM101 termasuk Schizonepeta tenuifolia, Saposhnikoviae radix (ubi), peppermint, daun murbei, Scutellaria , Radix isatidis, Houttuynia cordata, Trichosanthes, Magnolia officinalis, dan licorice.

Su Yi-chang, direktur NRICM, mengatakan bahwa dibandingkan dengan obat-obatan antivirus Barat, Qingguan No. 1 dapat memiliki efek terapeutik “multi-target”. Pada saat yang sama, dapat mengurangi gejala, mencegah infeksi virus, dan menstabilkan fungsi kardiopulmoner. Khasiatnya dapat diterapkan pada varian virus yang berbeda.

Jika Qi Vital Ada di Dalam, Qi Jahat Hampir Tidak Dapat Mengganggu

Buku klasik PTT “Kanon Kaisar Kuning tentang Pengobatan Internal” menulis: “Qi vital ada di dalam diri, kejahatan hampir tidak dapat mengganggu.” Ini berarti bahwa jika ada cukup energi vital di dalam tubuh, energi jahat tidak akan bisa masuk.

“Qi jahat” adalah materi dan energi yang menyebabkan orang jatuh sakit, sedangkan “Qi vital” berasal dari aspek materi dan spiritual. Ketika kondisi fisik seimbang dan pikiran bebas dari kekhawatiran dan ketakutan, dan ketika tubuh dan pikiran berada dalam kondisi normal, maka “energi jahat”, yang merupakan penyebab penyakit, tidak akan dapat mengganggu kesehatan Anda.

Sehubungan dengan penyebab penyakit, pengobatan modern hanya melihat pada tingkat material dan percaya bahwa kuman dan virus dapat membuat orang sakit, atau terlalu banyak atau terlalu sedikit vitamin dan mineral tertentu dapat menyebabkan penyakit.  PTT, bagaimanapun, melihat penyakit dari perspektif faktor internal dan eksternal. Penyebab eksternal meliputi “angin, api, panas, lembab, kering, dan dingin,” sedangkan penyebab internal adalah “kegembiraan, kemarahan, kekhawatiran, kemurungan, kesedihan, ketakutan, dan syok” pada tingkat spiritual. Ada faktor-faktor lain seperti cedera fisik, pola makan, kelelahan, dan sejenisnya, yang bukan merupakan penyebab internal maupun eksternal.

Kultivasi Spiritual

Selain perawatan kesehatan, Hu juga menunjukkan bahwa kultivasi spiritual sangat penting untuk pencegahan epidemi dan menceritakan kisah dua orang kuno yang menangani wabah.

Pada masa Dinasti Han Timur sekitar 2.000 tahun yang lampau, wabah penyakit merajalela di Tiongkok. Biksu Zhang Daoling meminta orang-orang yang terinfeksi untuk menuliskan kesalahan yang telah mereka lakukan dalam hidup mereka di selembar kertas, kemudian berdoa kepada Tuhan di tepi sungai dan bersumpah untuk tidak melakukan hal-hal yang salah ini lagi, atau terkena lebih banyak hukuman Tuhan. Para pasien membuang kertas-kertas tersebut ke sungai, bertobat dengan tulus, dan segera sembuh.

Zhu Yiqing, seorang cendekiawan dari Dinasti Qing, menulis dalam “Antologi Mengubur Kekhawatiran” bahwa selama wabah besar di akhir Dinasti Ming, lima anggota keluarga cendekiawan Chen Junshan meninggal karena wabah dalam semalam. Karena orang-orang sangat takut dengan penyakit tersebut, tidak ada yang berani mengambil jenazahnya. Hanya murid Chen, Wang Yuxi, yang dengan tegas menguburkan mereka. Melihat putra sang guru yang masih bayi masih bernapas dengan lemah, dia menggendong anak itu ke dokter, yang kemudian menyadarkannya. Wang tetap sehat selama wabah tersebut.

Penelitian modern juga telah mengkonfirmasi bahwa harapan orang terhadap dunia, kehidupan, dan kebahagiaan semuanya berbeda, dan dengan demikian, kekebalan antivirus mereka juga akan berbeda.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences (PNAS) Amerika Serikat pada tahun 2013 menemukan bahwa dibandingkan dengan mereka yang hanya mengejar kenikmatan hidup, orang yang memiliki tujuan hidup yang lebih tinggi memiliki ekspresi gen sel kekebalan yang lebih sehat, lebih sedikit peradangan di dalam tubuh, dan protein interferensi antivirus serta produktivitas antibodi mereka juga lebih kuat.

Lalu siapa yang akan berumur panjang dan tetap sehat di usia tua? Hu mengutip lagi “Kitab Kaisar Kuning tentang Pengobatan Internal” dan mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang hidup dengan mengamati secara cermat prinsip siklus antara langit dan bumi. Dia percaya bahwa ada ribuan cara untuk mencegah penyakit, dan penting untuk menjaga keseimbangan dalam semua aspek tubuh dan pikiran untuk meningkatkan kekebalan tubuh secara mendasar.

*Beberapa herbal yang disebutkan dalam artikel ini mungkin tidak dikenal, tetapi umumnya tersedia di Toko Obat Tradisional Tionghoa.

Catatan: Karena setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli PTT.

Domba Ini Tak Dicukur Selama 6 Tahun dengan Menyandang 17 Kg Wol, Ia Kini Akhirnya Mendapatkan Kembali Kehidupannya

 LOUISE CHAMBERS

Seekor domba yang terabaikan dan kesepian yang tak pernah dicukur bulunya selama enam tahun hidupnya telah diserahkan ke tempat pencukuran bulu pertamanya-dan teman pertamanya-oleh sebuah penyelamatan hewan di Illinois. 

Ketika Laura Johnson, pendiri dan manajer Harmony Hill Farm Sanctuary (HHFS) di Oregon, Illinois, menerima telepon dari seorang anggota komunitas tentang seekor domba yang terlantar, ia pun menghubungi pemiliknya. Pemiliknya setuju untuk menyerahkan domba-domba tersebut ke penangkaran akhir tahun lalu.

“Seperti yang bisa Anda bayangkan, ketika seorang pemilik khawatir bahwa mereka akan dilaporkan atas penganiayaan, akan sangat sulit bagi mereka untuk menyerahkan hewan yang terabaikan,” kata Laura kepada The Epoch Times. 

Laura Johnson, pendiri Harmony Hill Farm Sanctuary, bersama Ellie Mae. (Courtesy of Harmony Hill Farm Sanctuary)

“Ellie Mae diserahkan kepada kami oleh pemiliknya dalam sebuah trailer. Mereka menolak tawaran kami untuk mengangkutnya, jadi kami tidak tahu secara spesifik kondisi kehidupannya sebelumnya.”

Sebelum diselamatkan, Ellie Mae hidup sebagai domba tunggal tanpa nama selama bertahun-tahun setelah teman kawanannya dibunuh oleh anjing hutan dan tidak memiliki kontak dengan hewan lain atau manusia selain menerima jerami dan air dari pemiliknya.

(Courtesy of Harmony Hill Farm Sanctuary)

Ketika Ellie Mae pertama kali keluar dari trailer ke lahan suaka, Laura “terkejut dan sedih” dengan kondisinya. Tidak pernah dicukur, domba berusia 6 tahun ini begitu terbebani oleh bulu yang tebal sehingga dia hampir tidak bisa berjalan. Bulu tubuhnya melebar, bulunya dipenuhi dengan tumpukan bulu selama bertahun-tahun, dan bulunya tumbuh menutupi wajah dan matanya.

“Dia sangat penakut dan gelisah. Jelas sekali dia menggunakan indra penciumannya untuk mencari jalan,” kata Laura, yang memberi nama domba itu.

“Karena bulunya juga menggantung di tanah, Ellie Mae tidak dapat berjalan dengan benar. Dia beradaptasi dengan mengubah cara berjalannya untuk menendang wol dari kakinya agar tidak menarik kulitnya saat dia menginjaknya. Dengan ini, kakinya tumbuh dengan cara yang tidak biasa, dan dia terus berjalan secara tidak normal.”

Prioritas Laura adalah mencukur sebagian bulu Ellie Mae yang berlebih. Dengan bantuan asisten manajer peternakan, Cat Austin, ia mencukur bulu-bulu di sekitar mata domba dan melihat perubahan kepribadiannya secara langsung.

“Dia menjadi penasaran dan mulai merespons kami,” kata Laura.

Mereka mencukur lebih banyak lapisan bulu dengan tangan menggunakan gunting pertanian, sebelum dua teman dari suaka Jeanne dan Jon Griffin membawa peralatan dan keahlian mereka untuk mencukur lebih banyak lagi. Mereka membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Laura berkata : “Hal ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Tidak hanya terdapat banyak sekali serpihan wol, tetapi juga sangat penting untuk menahan beban wol agar tidak menarik atau merobek kulit Ellie Mae. Ellie Mae dengan tenang dan sabar berdiri sementara kami menyelesaikan pencukuran. Seolah-olah dia tahu bahwa kami membantunya.”

Ellie Mae (kiri) bersama teman-teman suakanya Yammy (tengah) dan Bella pada April tahun ini. (Courtesy of Harmony Hill Farm Sanctuary)

Mereka menghasilkan 17 kilogram wol dari Ellie Mae, menyisakan dua inci wol untuk menjaganya tetap hangat selama musim dingin di Illinois. Bersama domba, alpaka, dan llama HHFS lainnya, Ellie Mae akan dicukur habis pada musim semi.

Laura mulai menghabiskan waktu dengan domba yang baru dicukur, duduk di sampingnya dan menyentuhnya, serta mengawasinya perlahan-lahan dengan rileks.

Selanjutnya, Ellie Mae berteman dengan hewan-hewan lainnya. Dia bergabung dengan dua domba lain dan seekor alpaka betina dan, meskipun awalnya berhati-hati.

“Segera, setelah menyadari bahwa ia telah bebas dari beban dan kakinya tidak lagi terperangkap, ia mulai berlari dan tidak hanya berlari tetapi juga melompat, melambung ke udara dan mendarat dengan posisi merangkak… melompat kegirangan!” Kata Laura. 

“Dia mulai memulai interaksi dengan kami, mengizinkan kami duduk bersamanya, mengusap telinganya, dan memberikan biskuit hewan. Ia mulai merespons namanya, dengan melihat dan membalas ‘baa-ing’. Dia mulai merasa aman.”

Ellie Mae bersama Bella dan teman-teman lainnya di tempat penangkaran. (Courtesy of Harmony Hill Farm Sanctuary)

Dalam beberapa hari, ia dan temannya  bermain, makan, dan tidur bersama seolah-olah mereka adalah keluarga. Transformasi Ellie Mae benar-benar total dan luar biasa.

Laura yang berasal dari Wisconsin pindah ke Oregon, Illinois, enam tahun yang lalu setelah membeli peternakan kuda seluas 11 hektar untuk mengejar mimpinya menjalankan tempat perlindungan nirlaba bagi hewan-hewan yang terabaikan, terlantar, dan tunawisma. Dia mendirikan HHFS pada tahun 2018 dan secara resmi menjadi organisasi nirlaba pada tahun 2019, dilisensikan oleh negara bagian Illinois.

Laura suka menyebut hewan-hewan di suaka margasatwa sebagai “penghuni”, karena peternakan ini adalah rumah mereka selamanya-sebuah tempat yang penuh kasih sayang dan bebas di mana mereka dapat tumbuh dan berkembang. Saat ini ada 69 penghuni yang tinggal di suaka termasuk alpaka, kucing, anjing, ayam, domba, kalkun, llama, dan kambing.

“Kisah Ellie Mae tidaklah unik. Kami percaya bahwa kehidupan setiap hewan sangat berharga. HHFS adalah rumah bagi banyak hewan yang telah hidup melalui masa-masa pengabaian yang sangat traumatis dan mengerikan. Sayangnya, masih banyak lagi hewan-hewan ternak di luar sana yang disisihkan atau diperlakukan secara tidak manusiawi. Tidak ada satupun makhluk yang pantas menerima perlakuan seperti ini,” ujarnya. 

Heboh dengan Serangan Drone yang Meledak di Atas Udara Kremlin

oleh Shang Jing

Pada Rabu (3/5), sebuah drone meledak di atas udara Kremlin. Rusia mengklaim bahwa itu adalah upaya pembunuhan terhadap Presiden Putin yang dilakukan Ukraina. Siapa sebenarnya yang melancarkan serangan itu ? Kedua belah pihak masih bersikeras pada pendapat masing-masing.

Video menunjukkan sebuah benda terbang yang meledak di udara ketika mendekati kubah gedung Senat di “Kremlin” Moskow.

Rusia kemudian menuduh Ukraina yang melakukan serangan dengan drone itu ke Kremlin dalam upaya yang gagal untuk membunuh Presiden Vladimir Putin.

Kremlin mengatakan bahwa dua pesawat tak berawak digunakan untuk menyerang kompleks Kremlin Putin tetapi diganggu oleh sistem pertahanan elektronik yang terpasang.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membantah melancarkan serangan itu, dan mengatakan bahwa itu hanyalah alasan Putin karena tidak meraih kemenangan apa pun.

Presiden Ukraina Zelensky mengatakan : “Kami tidak menyerang Putin atau Moskow. Kami berperang di wilayah kami sendiri”.

Dalam sebuah pernyataannya Kremlin menyebutkan bahwa puing-puing dari pesawat tak berawak itu tersebar di wilayah Kremlin dan tidak menimbulkan korban manusia atau kerusakan bangunan. Tetapi Rusia akan menyitanya untuk “melancarkan serangan balik kapan dan di mana yang dianggap tepat”.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan pada hari yang sama bahwa dirinya tidak tahu menahu ikhwal usaha pembunuhan tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Blinken mengatakan : “Memang saya telah melihat laporannya tetapi saya tidak dapat memverifikasinya.’ (sin)

25 Eksekutif Pedagang Senjata AS Berkunjung ke Taiwan untuk Menjalin Kerja Sama

oleh Han Yaofeng

Pada hari ketiga kunjungan eksekutif dari 25 pedagang senjata Amerika Serikat mengadakan forum industri pertahanan dengan Taiwan Hanxiang dan perusahaan senjata lainnya di Pusat Konvensi Internasional Taipei untuk bersama-sama membahas kemungkinan bekerja sama di masa mendatang. 

Max Lo, Direktur Jingwei Aerospace mengatakan bahwa dirinya sedang mengusahakan untuk melakukan pengembangan bersama dengan Amerika Serikat atau meminta mereka langsung menempatkan jalur produksi keperluan militer di Taiwan. Hu Kaihong, Direktur Hanxiang, juga menyatakan harapannya agar Amerika Serikat bersedia mendukung Taiwan untuk mengembangkan jet tempur generasi mendatang secara mandiri.

Pensiunan Letnan Jenderal Steven mengatakan di forum tersebut bahwa tidak ada kawasan yang lebih penting selain Indo-Pasifik untuk menjaga perdamaian global.

Pensiunan Letnan Jenderal Steven Rudd mengatakan : “Kami ingin menjadi bagian dari kemampuan pertahanan diri Taiwan. Kami ingin memastikan fleksibilitas rantai pasokan mereka untuk melindungi Taiwan. Kami dapat melindungi dan mengembangkan Taiwan di forum-forum internasional.”

Selama berlangsungnya Taiwan – US Defense Industry Forum, drone PKT kembali mengelilingi Taiwan. Kali ini adalah pesawat pengintai tak berawak jarak jauh yang dikenal sebagai Reaper BZK-005 versi PKT, yang mengitari Taiwan searah jarum jam selama satu putaran lalu kembali ke pangkalannya.

Asisten Sekretaris AS untuk Asia-Pasifik Daniel Kritenbrink mengatakan bahwa, stabilitas dan perdamaian Selat Taiwan adalah masalah global, bukan hanya urusan dalam negeri PKT. Dia juga berjanji bahwa selain menyediakan senjata pertahanan, dia juga akan menciptakan ruang internasional bagi Taiwan. (sin)

Hampir 10.000 Perusahaan Chip Tiongkok Tutup Usaha dalam 2 Tahun Terakhir, Situasi Lebih Tragis Masih Menguntit

NTD

Setelah gerakan “lompatan jauh ke depan di industri chip” menjadi proyek yang terbengkalai, PKT mengadvokasi apa yang mereka sebut sebagai penggalakan “kemandirian dalam bidang iptek”. Namun, di bawah situasi pertumbuhan ekonomi yang menurun, industri semikonduktor Tiongkok selain tak kunjung bangkit, bahkan hampir 10.000 perusahaan yang berkecimpung di sana mengalami tutup usaha dalam 2 tahun terakhir. Dan situasi lebih tragis masih menguntit.

Baru-baru ini, satu per satu perusahaan semikonduktor Tiongkok merilis laporan keuangan kuartal pertama tahun ini. Dari laporan keuangan mereka terlihat bahwa ada sekitar 80% dari perusahaan-perusahaan ini mengalami penurunan laba, bahkan banyak pula yang berubah dari untung menjadi buntung. Hanya ada kurang dari 20% perusahaan yang masih bisa meraih hasil operasi positif.

Media Hong Kong yang mengutip data dari Tiongkok melaporkan bahwa industri semikonduktor Tiongkok menghadapi kelesuan akibat resesi ekonomi dan penurunan daya konsumsi. Sehingga sejumlah besar perusahaan yang berkecimpung dalam design chip, pengemasan dan pengujian, manufaktur mengalami penurunan laba atau bahkan merugi. Hanya beberapa perusahaan peralatan semikonduktor yang masih mengukirkan laba positif.

Menurut laporan tersebut, hal ini menunjukkan bahwa dalam konteks industri semikonduktor global yang lesu, hanya perusahaan peralatan semikonduktor Tiongkok yang mendapat manfaat subsidi dari “kebijakan substitusi domestik” keluaran otoritas Beijing, yang masih mampu meningkatkan kinerjanya.

Data menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 5.746 perusahaan terkait semikonduktor Tiongkok yang mengajukan pencabutan atau pembatalan izin usaha pada tahun 2022, meningkat sebesar 68% dari tahun 2021 yang 3.420 perusahaan. Ini berarti bahwa hampir 10.000 perusahaan semikonduktor Tiongkok yang tutup usaha dalam waktu 2 tahun terakhir. Hal mana menunjukkan bahwa situasi secara keseluruhan pada industri semikonduktor di Tiongkok ternyata lebih parah daripada di negara lain.

Menurut laporan tersebut, banyak dari perusahaan yang dibatalkan atau minta dibatalkan izin usahanya merupakan perusahaan terbengkalai yang tadinya hanya menunjukkan antusiasme terhadap kebijakan pemerintah lalu ingin memanfaatkan subsidi yang diberikan. Namun juga tidak sedikit perusahaan yang gagal mendukung usahanya kemudian bangkrut. Hal ini menunjukkan bahwa tidak mudah untuk mendapatkan pijakan yang kokoh di industri semikonduktor Tiongkok yang persaingannya sangat ketat

Menurut laporan tersebut, masih ada lebih dari 170.000 perusahaan terkait semikonduktor di Tiongkok, tetapi situasi industri saat ini lebih sulit dari tahun-tahun sebelumnya, ditambah lagi dengan adanya kontrol ekspor teknologi Amerika Serikat, maka ada dugaan bahwa banyak perusahaan semikonduktor bakal tutup usaha pada tahun 2023, dan mereka akan segera memasuki babak penyisihan yang lebih besar.

Setelah berkobarnya perang teknologi AS – Tiongkok, PKT menurunkan sejumlah besar dana untuk meluncurkan gerakan “lompatan jauh ke depan di industri chip”. Akibatnya, satu per satu perusahaan itu terbengkalai setelah menerima dana subsidi yang sangat besar dari pemerintah. Yang kemudian memicu otoritas berwenang Tiongkok melakukan pemeriksaan besar-besaran terhadap penggunaan dana investasi semikonduktor tersebut. Banyak pejabat yang kemudian menjalani pemeriksaan lalu ditahan. Namun, menurut media AS, PKT baru-baru ini mulai menginvestasikan lagi sejumlah besar dana untuk mempromosikan apa yang mereka sebut “swasembada chip”.

Selama beberapa dekade terakhir, Partai Komunis Tiongkok hanya bersandar pada teknologi Eropa dan Amerika Serikat untuk mencapai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam beberapa tahun terakhir, ia tidak lagi menyembunyikan ambisinya untuk mendominasi dunia dan mengekspor politik otoriter. Khususnya Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, yang merasakan ancaman PKT telah mulai membatasi ekspor teknologi mutakhir mereka ke Tiongkok. Di antaranya teknologi dan produk chip kelas atas adalah yang paling terbeban.

Pejabat AS mengatakan bahwa kontrol ekspor teknologi tinggi didasarkan pada pertimbangan keamanan nasional dan hanya akan berpengaruh terhadap “teknologi sensitif khusus dengan implikasi keamanan nasional yang signifikan”. Jadi tidak sebagaimana yang dikatakan oleh Beijing “untuk mencegah Tiongkok berkembang”.

Reuters baru-baru ini melaporkan bahwa Amerika Serikat memberlakukan kontrol ekspor microchip tahun lalu untuk membatasi pengembangan superkomputer Tiongkok dan sistem kecerdasan buatan untuk mengembangkan senjata nuklir. Namun sejak saat itu, Nvidia telah menciptakan chip “varian” khusus untuk pasar Tiongkok. Varian ini memiliki kecepatan komputasi yang lebih lambat sehingga dapat menghindari larangan AS. Dan, bahkan chip Nvidia yang lebih lambat ini juga sudah merupakan peningkatan bagi perusahaan Tiongkok, karena perusahaan ini masih dapat menggunakannya untuk mengembangkan kecerdasan buatan.

Menurut Reuters, interaksi antara pemerintah AS dengan industri menunjukkan bahwa Amerika Serikat berusaha memperlambat perkembangan teknologi tinggi Tiongkok sekaligus meminimalkan kerugian yang dapat dihadapi oleh perusahaan-perusahaan Amerika Serikat. (sin)

Waspada! Kasus COVID-19 di Indonesia Meningkat Hingga Tingkat Keterisian Rumah Sakit Lebih dari 50%

ETIndonesia- Kasus COVID-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan. Per Rabu (3/5) tercatat sebanyak 2.647 kasus konfirmasi COVID-19 di Indonesia dengan 25 kasus kematian. Kenaikan kasus juga diiringi oleh peningkatan perawatan pasien di rumah sakit.

Dikutip dari berita yang disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI, data yang bersumber dari Rumah Sakit Online pada 3 Mei 2023 pukul 14.00 WIB dan Dinkes Provinsi menunjukan keterisian bed atau BOR di rumah sakit sebesar 8,1% secara nasional, baik bed isolasi maupun bed intensif, dari 42.293 tempat tidur yang ada.

Sebanyak lima rumah sakit mengalami peningkatan keterisian lebih dari 50% pada  3 Mei, yaitu RSUP Dr. M. Djamil di Padang, RS Dr. Tadjuddin Chalid, MPH di Makassar, RSP Dr. Ario Wirawan di Kota Salatiga, RSUP Prof Dr. R.D.Kandou di Kota Manado, dan RSUP Dr. kariadi di Semarang.

Masih berdasarkan data RS Online, pada 1 Januari sampai 3 Mei 2023 total pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit sebanyak 22.666. Sementara pasien yang masih dirawat hingga kemarin Rabu (3/5) berjumlah 2.696, terdiri dari 2.556 pasien isolasi dan 140 pasien intensif.

Dari 22.666 pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit, 34,5%nya atau 7.813 pasien belum mendapatkan vaksinasi COVID-19 dan didominasi oleh lansia.

“Dan selama periode tersebut sebanyak 1.423 pasien COVID-19 meninggal di rumah sakit, hampir separuhnya belum divaksinasi” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Mohammad Syahril Kamis (4/5).

dr. Syahril mengimbau masyarakat untuk waspada. Kendati belum terjadi lonjakan kasus, Peningkatan kasus terus terjadi dan diiringi oleh keterisian tempat tidur di Rumah Sakit.

“Masyarakat jangan lengah. Perketat kembali protokol kesehatan terutama memakai masker dan segera lakukan booster,” ujar dr Syahril. (asr)

Xi Jinping Tetapkan Standar Suksesi : Tolak Pejabat Muda Bertipe “Putra Mahkota”

 oleh Li Enzhen

Dalam jilid buku “Karya Pilihan Xi Jinping” (Karya Xi) yang diterbitkan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT), terdapat pembahasan mengenai masalah suksesi yang pernah disinggung oleh Xi dalam sebuah pidatonya. Xi mengatakan bahwa dirinya tidak menghendaki pejabat muda bertipe “putra mahkota” yang cuma duduk manis menunggu dipromosi. Sejak Xi Jinping berkuasa, Hu Chunhua yang dikenal dunia luar sebagai “putra mahkota” dan Sun Zhengcai telah tersingkir.

Pada April tahun ini, PKT memerintahkan warga Tiongkok di seluruh negeri untuk mempelajari pemikiran Xi Jinping lewat “Karya Xi”, dan mewajibkan semua perguruan tinggi untuk menggunakannya sebagai bahan pembelajaran. Pada saat yang sama, PKT mengumumkan bahwa jilid I dan II “Karya Xi” telah diedarkan ke seluruh negeri sejak 3 April tahun ini.

Media PKT melaporkan bahwa “Karya Xi” mencakup total 146 isi pidato, percakapan, dan instruksi Xi Jinping selama November 2012 hingga Oktober 2022. Disebutkan juga bahwa beberapa konten malah diterbitkan untuk pertama kalinya.

Dalam jilid kedua “Karya Xi”, disebutkan bahwa dalam sebuah Konferensi Kerja Organisasi Nasional pada 3 Juli 2018, Xi Jinping telah menyebutkan isu mengenai bagaimana memilih dan melatih pejabat muda untuk menjadi seorang calon suksesi.

Xi Jinping mengatakan bahwa ketika memilih dan melatih pejabat muda untuk menjadi suksesi, “hal pertama yang menjadi pertimbangannya adalah mendidik mereka agar setia kepada Partai Komunis Tiongkok, dan dengan tegas menolak orang yang bermuka dua dalam politik”.

Ketika berbicara tentang topik “suksesi”, Xi Jinping mengatakan bahwa penerus atau suksesi adalah sebuah konsep keseluruhan yang tidak boleh dipahami secara mekanis. Suksesi itu “bukan merujuk pada perorangan”. Penting bagi kita untuk mendidik dan membimbing pejabat muda agar bercita-cita untuk menjadi penerus, “tetapi bukan penerus yang diartikan dalam mengambil alih suatu posisi tertentu”. Pejabat muda “tidak dibenarkan untuk membuat rancangan sesuai kehendaknya”, karena “mudah melanggar prinsip organisasi jika terlalu banyak pertimbangan”.

Xi Jinping juga mengatakan : “Kader-kader muda berpotensi tidak dapat dijadikan kelompok khusus, dan mereka tidak dapat cuma duduk manis menunggu dipromosi, seperti ‘putra mahkota’. Mereka perlu berwatak dinamis, berani membandingkan diri demi penyesuaian, dan pada saat yang sama memperhatikan kader-kader baru yang berpotensi untuk menjaga supaya ‘air dalam kolam’ tetap segar”.

Sejak Xi Jinping berkuasa melalui Kongres Nasional ke-18 Partai Komunis Tiongkok, Hu Chunhua, Sun Zhengcai, dan Chen Min’er yang disebut-sebut sebagai “putra mahkota” atau “suksesi” oleh dunia luar, tetapi karier resmi mereka malahan diluar dugaan.

Chunhua adalah anggota Politbiro Partai Komunis Tiongkok ke-18 dan ke-19. Dia bersama Sun Zhengcai, anggota Politbiro lainnya pada saat itu, pernah dianggap sebagai “penerus” setelah Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok ke-19. Tetapi diluar dugaan, Sun tersingkir sebelum Kongres Nasional ke-19, dan jalan Hu Chunhua menuju “penerus” juga terhalang.

Pada Kongres Nasional ke-19 Partai Komunis Tiongkok, Hu Chunhua tidak masuk Komite Tetap seperti yang diprediksi, tetapi tetap menjadi anggota Politbiro dan menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Dewan Negara peringkat ketiga. Selama lima tahun sebagai wakil perdana menteri, Hu Chunhua tidak menonjolkan diri, aktif dalam kegiatan pengentasan kemiskinan, bahkan sering menyatakan kesetiaannya kepada Xi Jinping.

Sebelum Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok ke-20, Hu Chunhua dianggap sebagai kandidat populer untuk menjadi anggota Komite Tetap Politbiro, masuk jajaran di tingkat tertinggi Partai Komunis Tiongkok, bahkan dianggap sebagai calon pengganti PM. Li Keqiang. Tetapi hasil akhirnya diluar dugaan, Li Keqiang, Wang Yang, dan Hu Chunhua yang bergabung dalam satu faksi Tuanpai semuanya tersingkir, meski Hu Chunhua tetap dipertahankan sebagai anggota Komite Sentral.

Pada Maret tahun ini, Usai pertemuan Dua Sesi PKT, Hu Chunhua secara resmi menjadi Wakil Sekretaris Partai di Komite Nasional CPPCC. Ini juga berarti Hu Chunhua, yang belum mencapai usia pensiun, sudah “digeser dari jajaran primer” lebih cepat dari jadwal.

Tidak hanya Hu Chunhua yang tersingkir dalam Kongres Partai Komunis ke-20, Chen Min’er, yang dianggap sebagai penerus Xi Jinping, juga diluar dugaan “namanya tidak masuk buku.”

Ding Shuh-Fan, seorang profesor kehormatan dari Institute of East Asian Studies di Universitas Chengchi, pernah menganalisis dalam program “Global Connection” NTDTV bahwa saat ini Xi Jinping tidak berinisiatif untuk mencari penggantinya, tetapi sebaliknya, tidak ada yang berani menjadi penerusnya. Karena dalam sejarah PKT, penerus yang ditunjuk semuanya bernasib tragis.

Ding Shuh-Fan mengatakan : “Penerus sebenarnya adalah pekerjaan yang sangat berbahaya, jadi menurut saya tidak ada orang yang berani menjadi penerus (Xi)-nya”.

Li Yuanhua, seorang sejarawan yang tinggal di Australia, pernah mengatakan kepada media Epoch Times bahwa, baru-baru ini PKT terus berusaha mendorong agar anggota seluruh partai dan bahkan seluruh rakyat untuk mempelajari “pemikiran Xi Jinping”, hal ini memang dapat digambarkan sebagai bentuk lain dalam pengebirian spiritual rakyat Tiongkok, yaitu kasimisasi seluruh rakyat. Namun, hal mana juga menunjukkan kepada kita bahwa kematian PKT sudah mendekat. Selain sebagai sebuah peringatan bahaya kepada mereka yang masih belum memiliki pemahaman yang jelas tentang karakteristik PKT. (sin)

Mengonsumsi Sayuran Ini Dapat Menurunkan Tekanan Darah dan Mencegah Kanker


Dr. Teng Cheng Liang

Seledri memiliki cita rasa yang khas, nilai gizi yang tinggi, dan manfaat kesehatan seperti anti oksidasi, pencegahan kanker, dan penurunan tekanan darah. Ini adalah sayuran hijau yang termasuk dalam keluarga Umbelliferae.

Batang seledri berwarna hijau muda, berongga, dan bercabang banyak, dengan daun majemuk seperti bulu dengan warna yang lebih terang. Rasanya yang menyegarkan hadir dengan sedikit rasa pahit dan aroma. Seledri merupakan bahan yang umum digunakan dalam sup, salad, tumisan, dan acar. Kaya akan nutrisi dan vitamin, seledri juga mengandung mineral dan serat makanan.

Manfaat sehat seledri adalah sebagai berikut:

1. Menurunkan Tekanan Darah

Karena kaya akan kalium dan natrium, seledri mengatur keseimbangan elektrolit dalam tubuh dan membantu menurunkan tekanan darah.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Avicenna Journal of Phytomedicine pada tahun 2015 mengungkapkan bahwa ekstrak daun seledri mengurangi tekanan sistolik, kolesterol, dan trigliserida pada tikus percobaan dengan tekanan darah tinggi yang diinduksi fruktosa.

Sebuah studi dalam The Journal of Chiropractic Medicine pada tahun 2021 melaporkan hasil yang menarik dari penggunaan seledri untuk mengobati tekanan darah tinggi pada orang tua:

“Seorang pria berusia 74 tahun datang dengan nyeri leher dan riwayat hipertensi seperti yang didiagnosis oleh penyedia layanan kesehatannya. Dia telah mencoba berbagai obat untuk hipertensinya, tetapi dia melaporkan bahwa obat tersebut memberikan efek samping berupa rasa tidak nyaman di dada. Hasil pemeriksaan fisik awal tekanan darahnya adalah 150/80 mmHg.”

Sesuai saran staf klinis, pasien lansia tersebut minum jus seledri setiap hari dan memilih untuk menjalani terapi pijat tulang belakang leher untuk meredakan nyeri lehernya.

Enam bulan kemudian, tekanan darahnya turun menjadi 118/82 mmHg.

Sebuah percobaan yang diterbitkan oleh Phytotherapy Research menemukan Apium graveolens dalam seledri bersifat anti-hipertensi, yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Dalam percobaan tersebut, 52 pasien dengan tekanan darah tinggi dibagi menjadi dua kelompok (kelompok seledri dan kelompok plasebo), dan tekanan darah mereka dinilai dengan menggunakan pemantauan tekanan darah dinamis 24 jam.

Tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, dan tekanan arteri rata-rata menurun secara signifikan pada kelompok seledri. Parameter di atas tidak berubah pada kelompok plasebo.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagai suplemen, ekstrak biji seledri adalah terapi untuk pasien dengan tekanan darah tinggi.

2. Membersihkan dan Mendetoksifikasi Panas

Seledri mengandung berbagai antioksidan yang membersihkan panas dalam tubuh sekaligus mendetoksifikasinya. Ini membantu meredakan demam, sakit tenggorokan, dan gejala terkait lainnya.

Sebuah artikel Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine menunjukkan bahwa seledri mengandung senyawa kimia seperti asam caffeic, asam p-coumaric, apigenin, tanin, saponin, dan kaempferol. Oleh karena itu, seledri dapat menangkal radikal bebas dan memiliki sifat antioksidan yang kuat.

3. Penurunan Berat Badan dan Pencernaan

Seledri kaya akan serat makanan dan enzim alami, merangsang pencernaan dan keteraturan pencernaan.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Food and Function menemukan bahwa jus seledri yang difermentasi (FCJ) secara signifikan mencegah penambahan berat badan, gangguan metabolisme lipid, dan hiperglikemia. Hal ini juga mengurangi akumulasi lemak visceral dalam tubuh.

Selain itu, analisis pengurutan 16S rRNA menunjukkan bahwa asupan FCJ mengubah komposisi flora usus dan meningkatkan jumlah bakteri menguntungkan, Lactobacillus, Ruminococcaceae UCG-014, Faecalibaculum, dan Blautia.

Oleh karena itu, ini mengurangi jumlah bakteri berbahaya (Alloprevotella dan Helicobacter pylori). Jus seledri yang difermentasi dapat mencegah obesitas yang disebabkan oleh diet tinggi lemak – juga memperbaiki gangguan flora usus dan gangguan metabolisme terkait obesitas yang disebabkan oleh diet tinggi lemak.

4. Pencegahan Kanker

Seledri mengandung flavonoid makanan yang disebut apigenin.

Penelitian dalam Biochemical and Biophysical Research Communications pada tahun 2001 menemukan bahwa pengobatan apigenin menghasilkan apoptosis yang signifikan pada sel adenokarsinoma prostat manusia (CA-HPV-10) yang terbukti dari (i) uji tangga DNA, (ii) mikroskop fluoresensi, dan (iii) uji TUNEL, yang mengindikasikan bahwa apigenin menunjukkan efek penghambatan pertumbuhan pada sel kanker prostat.

Journal of Cancer Prevention menyebutkan bahwa sifat anti-karsinogenik apigenin mengatur respons sel terhadap stres oksidatif dan kerusakan DNA serta mencegah peradangan dan angiogenesis.

Ini juga menunda proliferasi sel dan menginduksi autophagy dan apoptosis pada sel kanker.

5. Perbaikan Tidur

Magnesium dan kalsium dalam seledri mengendurkan saraf dan otot serta meningkatkan kualitas tidur.

Menurut Departemen Pertanian AS, seledri mengandung 11 mg magnesium dan 40 mg kalsium.

Di bawah ini adalah profil nutrisi untuk 100 gram seledri:

Total makanan (1,6 g)

Kalsium (40 mg)

Magnesium (11 mg)

Fosfor (24 mg)

Kalium (260 mg)

Natrium (80 mg)

Seng (0,13 mg)

Vitamin C (3,1 mg)

Vitamin E (alfa-tokoferol) (0,27 mg)

Vitamin K (filloquinon) (29,3 µg)

6. Peningkatan Kekebalan Tubuh

Vitamin C dan seng dalam seledri meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah masuk angin.

Sebuah studi pada  2023 mencatat bahwa butylphthalide, obat baru yang terbuat dari biji seledri secara aman melindungi dan menjaga otak dari kemungkinan kerusakan yang berkaitan dengan stroke pada model hewan dengan stroke yang disebabkan oleh gumpalan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa butylphthalide dapat membantu melindungi jaringan otak dari kerusakan ketika pasokan darah beroksigen terputus.

Secara umum, seledri adalah sayuran sehat yang tidak hanya lezat dan menyegarkan, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan, menjadikannya bagian ideal dari diet harian Anda.

Teng Cheng-Liang, adalah seorang praktisi pengobatan Tiongkok dan Barat dengan lebih dari 20 tahun pengalaman medis profesional. Beliau adalah Pengawas Klinik Medis Chi Teh & Klinik Medis Cheng-Liang di Taipei, Taiwan. Beliau lulus dari Fakultas Kedokteran di Universitas Kedokteran Taipei dan menyelesaikan gelar Doktor dalam bidang Pengobatan Tradisional Tiongkok di Universitas Pengobatan Tiongkok Nanjing.

Industri Kendaraan Listrik Tiongkok Mengalami Penurunan dengan Lebih dari 100 Perusahaan Tutup dalam 5 Tahun

NTD

Seiring dengan ekonomi Tiongkok yang terus menurun, industri kendaraan listrik yang pernah dielu-elukan oleh Pemerintah Tiongkok pun ikut terpuruk. Lebih dari 100 perusahaan telah tersingkir dari industri ini di tengah persaingan yang semakin ketat di negara tersebut.

Menurut laporan media Tiongkok, industri mobil listrik Tiongkok percaya bahwa pasar secara keseluruhan telah memasuki perlombaan menuju titik terendah. Pada kuartal pertama tahun ini, pasar mobil listrik Tiongkok telah mengalami perang harga dan persaingan untuk mendapatkan pangsa pasar. Banyak perusahaan mobil Tiongkok berjuang untuk mengatasi persaingan yang ketat, dengan subsidi dari Pemerintah yang berangsur-angsur surut, sementara keuntungan dan kerugian mereka sendiri semakin meningkat.

Menurut laporan, dikarenakan pasar domestik menjadi semakin berorientasi ke dalam, banyak produsen mobil baru berada di bawah tekanan dan menyesuaikan strategi mereka, menurut laporan tersebut.

Laporan tersebut mengutip He Xiaopeng, ketua Xiaopeng Motors yang menyebutkan bahwa pada tahun 2017, terdapat 400 perusahaan mobil di Tiongkok, di mana hanya 100 di antaranya yang memiliki volume penjualan yang stabil, sementara 300 lainnya adalah perusahaan baru yang belum memulai produksi dan hanya mengumpulkan modal dalam jumlah besar melalui penawaran umum. Pada tahun 2022, hanya 50 atau lebih perusahaan mobil yang akan memiliki volume penjualan yang stabil, “yang berarti bahwa jumlah perusahaan produsen mobil telah berkurang dari ratusan di masa lalu menjadi lebih dari 50 saat ini, dan sebagian besar dari mereka telah tersingkir dari pasar”.

Chairman & CEO of Nio, William Li mengatakan ambang batas minimum bagi produsen mobil untuk bertahan di masa depan adalah volume penjualan global tahunan sebesar 2 juta unit.

Sejumlah produsen mobil baru di Tiongkok telah menganalisis bahwa pasar mobil akan menghadapi perlombaan eliminasi yang brutal dalam beberapa tahun ke depan. Dia percaya bahwa pada akhirnya, hanya delapan produsen mobil utama yang memiliki skala produksi yang stabil. CEO Smart Car Solutions BU, Yu Chengdong, mengatakan bahwa pada akhirnya tidak akan ada lebih dari lima pemain utama yang tersisa.

Ketika ekonomi terus menurun dalam beberapa tahun terakhir dan pihak berwenang berusaha melindungi harga rumah, pasar mobil telah memimpin dalam gelombang penurunan harga. Para pejabat di banyak tempat telah menggunakan subsidi untuk mendorong dealer mobil untuk memangkas harga, sehingga memulai perang harga yang digambarkan sebagai “penurunan harga bunuh diri”. Puluhan merek mobil telah terlibat secara langsung atau tidak langsung, dan industri ini mulai “saling membunuh”.

Tang, seorang pengusaha swasta di Guangzhou, mengatakan kepada New Tang Dynasty bahwa alasan perang pemotongan harga di industri otomotif adalah lemahnya konsumsi domestik. Setelah tiga tahun pengendalian epidemi, banyak orang telah kehilangan pembayaran hipotek mereka dan bahkan tidak mampu untuk makan, apalagi membeli mobil. Konsumen tidak punya uang lagi, dan produsen mobil memiliki terlalu banyak inventaris, sehingga mereka harus memangkas harga untuk bertahan hidup.

Namun demikian, terlepas dari pemotongan harga yang signifikan, penjualan mobil di Tiongkok terus menurun.

Pada 17 Maret lalu, Asosiasi Dealer Mobil Tiongkok, yang  yang bertanggung jawab atas Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Milik Negara Partai Komunis Tiongkok, merilis data yang menunjukkan bahwa dari tanggal 1 hingga 12 Maret, penjualan ritel mobil penumpang mencapai 414.000 unit, turun 17% dari periode yang sama tahun lalu dan 11% dari periode yang sama bulan lalu.

Asosiasi tersebut mengatakan dalam sebuah artikel bahwa penurunan penjualan mobil dan bukannya peningkatan volume penjualan merupakan tanda tidak efektifnya pemotongan harga dan promosi lokal. (hui)