Bulgaria Segera Miliki Pesawat Tempur Canggih F16 Amerika

ETIndonesia — Anggota NATO, Bulgaria, mengajukan anggaran kepada Amerika Serikat untuk membeli delapan jet tempur F-16 baru untuk angkatan udaranya. Bulgaria menyiapkan anggaran 1,2 miliar dolar AS, menurut kementerian pertahanan negara Eropa itu pada 4 Juni 2019.

Departemen Luar Negeri AS baru menyetujui rencana penjualan delapan pesawat F-16 dan peralatan terkait dengan perkiraan biaya lebih tinggi, yaitu 1,67 miliar dolar AS, menurut seorang agen Pentagon pada 3 Juni 2019.

Bulgaria, yang juga merupakan anggota Uni Eropa, sedang berusaha mengganti MiG-29 buatan Soviet yang sudah tua dan meningkatkan kepatuhan dengan standar NATO.

Kesepakatan pesawat buatan Lockheed Martin, F-16 Block 70 akan menjadi pengadaan militer terbesar di negara Balkan itu sejak jatuhnya pemerintahan Komunis sekitar 30 tahun yang lalu.

Kementerian pertahanan mengatakan persetujuan AS menguraikan batas atas biaya dan mengharapkan rancangan kontrak dari Washington dalam waktu dua minggu.

“Ada jangka waktu dua minggu dimana pemerintah AS akan memberikan kepada Bulgaria rancangan Surat Penawaran dan Penerimaan di mana harga yang diharapkan untuk delapan jet dengan paket peralatan terkait yang diperlukan akan berada pada angka 1,2 miliar,” kata kementerian itu, dalam sebuah pernyataan.

Harga penawaran datang di atas perkiraan awal. Namun parlemen Bulgaria telah memberikan lampu hijau kepada kementerian pertahanan untuk membahasnya.

Menteri Pertahanan Krasimir Karakachanov mengatakan bahwa penyimpangan dari anggaran awal seharusnya tidak terlalu besar.

“Sekitar 2 miliar levs ($ 1,2 miliar) adalah ambang batas atas dari harga yang wajar,” katanya kepada wartawan.

Kedutaan Besar AS di Sofia mengatakan bahwa Departemen Luar Negeri dan Pertahanan memungkinkan adanya margin dalam semua pemberitahuan ke Kongres AS dan bahwa biaya sebenarnya akan didasarkan pada persyaratan final Bulgaria.

Pembicaraan akhir tentang kesepakatan akan dimulai setelah Sofia menerima draft kontrak. Pengurangan biaya kemungkinan besar akan dicapai dengan mengurangi beberapa peralatan terkait, menurut analis lokal.

“Pada tahap itu, pemerintah Bulgaria mungkin melakukan re-scope dan mendefinisikan ulang persyaratan sebelum sampai pada kesimpulan biaya tertinggi,” kata kedutaan AS dalam sebuah pernyataan. (REUTERS/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/M_mC5lLx2Ow

Simak Juga :

https://youtu.be/rvIS2eUnc7M